335 Ribu WNA Naik Kereta Cepat Whoosh pada 2025
Selasa, 04 November 2025 - 16:49 WIB
loading...
Jumlah warga negara asing (WNA) penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh mengalami peningkatan signifikan. Tercatat pada 2025 total mencapai 335.681 orang. Foto/Ari Sandiri Murti
A
A
A
JAKARTA - Jumlah warga negara asing (WNA) penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh mengalami peningkatan signifikan. Tercatat pada 2025 total penumpang WNA mencapai 335.681 orang.
"Selama periode Januari hingga Oktober 2025, jumlah penumpang asing mencapai 335.681 orang, naik 65,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 203.071 penumpang. Secara kumulatif sejak awal operasional pada Oktober 2023, layanan Kereta Cepat Whoosh telah digunakan oleh 600.958 wisatawan asing," ujar General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Menurutnya, peningkatan itu sejalan dengan tren pertumbuhan pariwisata Indonesia yang terus menunjukkan kinerja positif di berbagai daerah. Kehadiran Whoosh terbukti memperkuat konektivitas antardestinasi, mempercepat mobilitas wisatawan, dan mendukung pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan di koridor Jakarta-Bandung.
"Lonjakan penumpang asing menjadi bukti bahwa Whoosh tidak hanya berperan sebagai moda transportasi cepat, tetapi juga sebagai wajah baru pariwisata Indonesia di mata dunia. Wisatawan mancanegara kini dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman antara Jakarta dan Bandung," tuturnya.
Dia menerangkan, peningkatan jumlah wisatawan asing menunjukkan semakin kuatnya posisi Whoosh sebagai ikon transportasi modern Indonesia. Adapun Malaysia menjadi pasar terbesar dengan jumlah penumpang mencapai 264.569 orang atau 44,02% dari total wisatawan asing yang telah menggunakan Whoosh.
Di posisi berikutnya, kata dia, terdapat Singapura sebanyak 68.470 penumpang (11,39%), China 53.892 penumpang (8,97%), Jepang 28.881 penumpang (4,81%), serta Korea Selatan 19.729 penumpang (3,28%).
Baca juga: Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab
Sebagian besar wisatawan tersebut memanfaatkan Whoosh untuk perjalanan wisata maupun perjalanan bisnis di kawasan Jakarta dan Bandung.
Dia menambahkan, sebagai bagian dari komitmen memperluas akses layanan, KCIC tengah menyiapkan perluasan kanal penjualan tiket Whoosh ke pasar internasional. Saat ini, KCIC sedang dalam tahap finalisasi kerja sama dengan sejumlah mitra penjualan daring yang memiliki jangkauan di Asia Tenggara dan wilayah global lainnya.
"KCIC optimistis jumlah wisatawan mancanegara akan terus meningkat seiring dengan semakin dikenalnya Whoosh di kancah internasional. Dengan layanan cepat, efisien, dan berkelas dunia, Whoosh siap menjadi bagian penting dalam pertumbuhan pariwisata nasional dan ekonomi kreatif Indonesia," sebutnya.
"Selama periode Januari hingga Oktober 2025, jumlah penumpang asing mencapai 335.681 orang, naik 65,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 203.071 penumpang. Secara kumulatif sejak awal operasional pada Oktober 2023, layanan Kereta Cepat Whoosh telah digunakan oleh 600.958 wisatawan asing," ujar General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Menurutnya, peningkatan itu sejalan dengan tren pertumbuhan pariwisata Indonesia yang terus menunjukkan kinerja positif di berbagai daerah. Kehadiran Whoosh terbukti memperkuat konektivitas antardestinasi, mempercepat mobilitas wisatawan, dan mendukung pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan di koridor Jakarta-Bandung.
"Lonjakan penumpang asing menjadi bukti bahwa Whoosh tidak hanya berperan sebagai moda transportasi cepat, tetapi juga sebagai wajah baru pariwisata Indonesia di mata dunia. Wisatawan mancanegara kini dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman antara Jakarta dan Bandung," tuturnya.
Dia menerangkan, peningkatan jumlah wisatawan asing menunjukkan semakin kuatnya posisi Whoosh sebagai ikon transportasi modern Indonesia. Adapun Malaysia menjadi pasar terbesar dengan jumlah penumpang mencapai 264.569 orang atau 44,02% dari total wisatawan asing yang telah menggunakan Whoosh.
Di posisi berikutnya, kata dia, terdapat Singapura sebanyak 68.470 penumpang (11,39%), China 53.892 penumpang (8,97%), Jepang 28.881 penumpang (4,81%), serta Korea Selatan 19.729 penumpang (3,28%).
Baca juga: Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab
Sebagian besar wisatawan tersebut memanfaatkan Whoosh untuk perjalanan wisata maupun perjalanan bisnis di kawasan Jakarta dan Bandung.
Dia menambahkan, sebagai bagian dari komitmen memperluas akses layanan, KCIC tengah menyiapkan perluasan kanal penjualan tiket Whoosh ke pasar internasional. Saat ini, KCIC sedang dalam tahap finalisasi kerja sama dengan sejumlah mitra penjualan daring yang memiliki jangkauan di Asia Tenggara dan wilayah global lainnya.
"KCIC optimistis jumlah wisatawan mancanegara akan terus meningkat seiring dengan semakin dikenalnya Whoosh di kancah internasional. Dengan layanan cepat, efisien, dan berkelas dunia, Whoosh siap menjadi bagian penting dalam pertumbuhan pariwisata nasional dan ekonomi kreatif Indonesia," sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :