Kunker di Dapil, Sarifah Harum Cek Langsung Jalan Rusak di Kaltim
Selasa, 04 November 2025 - 12:44 WIB
loading...
Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum. Foto/Istimewa
A
A
A
SAMARINDA - Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum melakukan kegiatan kunjungan kerja spesifik meninjau jalan lintas Sotek-Bongan, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), Oktober kemarin. Dalam kesempatan tersebut, wanita yang akrab disapa Bunda Harum ini juga banyak menerima keluhan warga bahwa selama ini mereka sangat mendambakan adanya perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan-jalan rusak di Kaltim.
Jalur lintas Sotek-Bongan merupakan ruas strategis yang menghubungkan empat kabupaten yakni Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat. Bahkan, menjadi akses penting pendukung menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini sangat penting, kita serap aspirasi warga Sotek-Bongan maupun warga Kubar, Mahulu, dan Kutim yang selama ini belum tersentuh pembangunan infrastruktur. Pembangunan ruas jalan antar wilayah di Kaltim harus menjadi prioritas untuk menunjang kegiatan perekonomian, pelayanan publik dan kesehatan,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Kaltim ini, Selasa (4/11/2025).
![Kunker di Dapil, Sarifah Harum Cek Langsung Jalan Rusak di Kaltim]()
Baca juga: Legislator Golkar Apresiasi Program Penghapusan Tunggakan KUR untuk UMKM
Sebelum meninjau ruas jalan Sotek-Bongan, Bunda Harum juga beberapa kali dalam kegiatan kunjungan kerja spesifiknya turun langsung melihat dari dekat jalan-jalan rusak di ruas Kutai Barat-Mahakam Ulu serta jalur poros Bontang-Kutai Timur-Berau. Ia optimistis, infastruktur jalan poros di wilayah Kaltim akan mendapat prioritas pembangunan dari APBN Pemerintah Pusat maupun APBN Pemprov Kaltim.
“Insya Allah dalam 3-5 tahun ke depan masyarakat di daerah Kaltim sudah bisa menikmati jalan mulus antar wilayah. DPR RI mendukung pembangunan infrastruktur secara merata dan berkeadilan bagi masyarakat agar bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi Kaltim,” kata Bunda Harum.
Diketahui, infrastruktur jalan lintas wilayah di Kalimantan Timur menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Banyak daerah di pelosok belum terhubung karena akses yang buruk sehingga menghambat pemerataan pembangunan.
Puluhan tahun masyarakat Benua Etam mendambakan sarana jalan lintas antar daerah yang mulus. Bunda Harum menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang berkomitmen untuk merealiasikan pembangunan infrastruktur merata dan berkeadilan agar masyarakat pedalaman juga bisa menikmati jalan yang mantap.
“Kasihan, bertahun-tahun jalan lintas yang menghubungkan wilayah di Kaltim seperti dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu, dari Kutai Timur ke Berau, kondisi infrastrukturnya rusak, berlubang, rawan banjir dan longsor. Mobilitas warga jadi terhambat, bahkan akses ke rumah sakit sangat sulit dan penuh perjuangan. Semoga bisa kita perbaiki secara bertahap,” kata Sarifah.
Jalur lintas Sotek-Bongan merupakan ruas strategis yang menghubungkan empat kabupaten yakni Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat. Bahkan, menjadi akses penting pendukung menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini sangat penting, kita serap aspirasi warga Sotek-Bongan maupun warga Kubar, Mahulu, dan Kutim yang selama ini belum tersentuh pembangunan infrastruktur. Pembangunan ruas jalan antar wilayah di Kaltim harus menjadi prioritas untuk menunjang kegiatan perekonomian, pelayanan publik dan kesehatan,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Kaltim ini, Selasa (4/11/2025).

Baca juga: Legislator Golkar Apresiasi Program Penghapusan Tunggakan KUR untuk UMKM
Sebelum meninjau ruas jalan Sotek-Bongan, Bunda Harum juga beberapa kali dalam kegiatan kunjungan kerja spesifiknya turun langsung melihat dari dekat jalan-jalan rusak di ruas Kutai Barat-Mahakam Ulu serta jalur poros Bontang-Kutai Timur-Berau. Ia optimistis, infastruktur jalan poros di wilayah Kaltim akan mendapat prioritas pembangunan dari APBN Pemerintah Pusat maupun APBN Pemprov Kaltim.
“Insya Allah dalam 3-5 tahun ke depan masyarakat di daerah Kaltim sudah bisa menikmati jalan mulus antar wilayah. DPR RI mendukung pembangunan infrastruktur secara merata dan berkeadilan bagi masyarakat agar bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi Kaltim,” kata Bunda Harum.
Diketahui, infrastruktur jalan lintas wilayah di Kalimantan Timur menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Banyak daerah di pelosok belum terhubung karena akses yang buruk sehingga menghambat pemerataan pembangunan.
Puluhan tahun masyarakat Benua Etam mendambakan sarana jalan lintas antar daerah yang mulus. Bunda Harum menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang berkomitmen untuk merealiasikan pembangunan infrastruktur merata dan berkeadilan agar masyarakat pedalaman juga bisa menikmati jalan yang mantap.
“Kasihan, bertahun-tahun jalan lintas yang menghubungkan wilayah di Kaltim seperti dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu, dari Kutai Timur ke Berau, kondisi infrastrukturnya rusak, berlubang, rawan banjir dan longsor. Mobilitas warga jadi terhambat, bahkan akses ke rumah sakit sangat sulit dan penuh perjuangan. Semoga bisa kita perbaiki secara bertahap,” kata Sarifah.
(rca)
Lihat Juga :