Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bangunan Baru Stasiun Tanah Abang Besok
Senin, 03 November 2025 - 18:02 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk meresmikan bangunan baru Stasiun Tanah Abang besok. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk meresmikan bangunan baru Stasiun Tanah Abang besok. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.
"Rencananya besok. Jamnya belum tahu nanti saya dikabarin. Saya diminta persiapan saja. Agendanya besok peresmian, peresmian Stasiun Tanah Abang," ungkap Bobby usai pertemuan, Senin (3/11/2025).
Saat ditanya apakah Prabowo akan melakukan agenda menjajal KRL Commuter Line Jabodetabek juga, Bobby mengaku belum tahu. “Belum disampaikan detilnya, mungkin akhir hari ini akan jelas," ujar Bobby.
Sebagai informasi, revitalisasi Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhirnya tuntas setelah melalui tahapan pembangunan dan penyesuaian bertahap mulai Minggu, 29 Juni 2025, hall utama dan peron jalur dua dari gedung baru resmi dibuka untuk umum.
Baca juga: KRL di Stasiun Tanah Abang Akhirnya Kembali Beroperasi
Dengan wajah baru, stasiun ini kini menawarkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman bagi para pengguna kereta. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) juga melakukan penyesuaian operasional seiring dioperasikannya gedung baru tersebut. Area stasiun kini diperluas dengan penataan ulang jalur keluar-masuk penumpang serta pengaturan peron kereta. Switch over tahap kedua difokuskan pada optimalisasi penggunaan gedung baru, termasuk peron dua yang telah selesai dibangun.
PT KCI memberikan pilihan kepada penumpang untuk memilih jalur masuk. Saat ini penumpang bisa memilih menggunakan jalur lama atau jalur baru. Evaluasi akan dilakukan untuk menentukan sistem terbaik yang paling efisien dan nyaman bagi pengguna.
Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-Namanya
Desain baru stasiun juga memisahkan jalur naik dan turun penumpang. Di lantai bawah, area difungsikan khusus untuk penumpang yang keluar, sedangkan penumpang yang akan naik kereta diarahkan ke lantai atas. Pengaturan ini bertujuan memperlancar arus pergerakan dan mengurangi kepadatan di dalam stasiun.
Dengan pembaruan infrastruktur dan sistem operasional ini, Stasiun Tanah Abang ditargetkan mampu melayani hingga 300.000 pengguna per hari. Kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, efisiensi, serta keselamatan perjalanan bagi masyarakat pengguna jasa kereta komuter di Ibu Kota.
"Rencananya besok. Jamnya belum tahu nanti saya dikabarin. Saya diminta persiapan saja. Agendanya besok peresmian, peresmian Stasiun Tanah Abang," ungkap Bobby usai pertemuan, Senin (3/11/2025).
Saat ditanya apakah Prabowo akan melakukan agenda menjajal KRL Commuter Line Jabodetabek juga, Bobby mengaku belum tahu. “Belum disampaikan detilnya, mungkin akhir hari ini akan jelas," ujar Bobby.
Sebagai informasi, revitalisasi Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhirnya tuntas setelah melalui tahapan pembangunan dan penyesuaian bertahap mulai Minggu, 29 Juni 2025, hall utama dan peron jalur dua dari gedung baru resmi dibuka untuk umum.
Baca juga: KRL di Stasiun Tanah Abang Akhirnya Kembali Beroperasi
Dengan wajah baru, stasiun ini kini menawarkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman bagi para pengguna kereta. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) juga melakukan penyesuaian operasional seiring dioperasikannya gedung baru tersebut. Area stasiun kini diperluas dengan penataan ulang jalur keluar-masuk penumpang serta pengaturan peron kereta. Switch over tahap kedua difokuskan pada optimalisasi penggunaan gedung baru, termasuk peron dua yang telah selesai dibangun.
PT KCI memberikan pilihan kepada penumpang untuk memilih jalur masuk. Saat ini penumpang bisa memilih menggunakan jalur lama atau jalur baru. Evaluasi akan dilakukan untuk menentukan sistem terbaik yang paling efisien dan nyaman bagi pengguna.
Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-Namanya
Desain baru stasiun juga memisahkan jalur naik dan turun penumpang. Di lantai bawah, area difungsikan khusus untuk penumpang yang keluar, sedangkan penumpang yang akan naik kereta diarahkan ke lantai atas. Pengaturan ini bertujuan memperlancar arus pergerakan dan mengurangi kepadatan di dalam stasiun.
Dengan pembaruan infrastruktur dan sistem operasional ini, Stasiun Tanah Abang ditargetkan mampu melayani hingga 300.000 pengguna per hari. Kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, efisiensi, serta keselamatan perjalanan bagi masyarakat pengguna jasa kereta komuter di Ibu Kota.
(cip)
Lihat Juga :