Mahasiswa Gelar Aksi di Ragunan, Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:00 WIB
loading...
Mahasiswa Gelar Aksi...
Aliansi Nasional Pemuda Mahasiswa menggelar aksi simbolik peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Aliansi Nasional Pemuda Mahasiswa yang terdiri dari BEM STH Jentera, FMN, GMNI, SMI, SEMPRO, PEMBARU, serta Barisan Solidaritas Rakyat menggelar aksi simbolik peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 di depan Taman Margasatwa Ragunan , Jakarta Selatan. Aksi tersebut sebagai ekspresi dari kekecewaan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menyerap aspirasi, evaluasi, serta kritik masyarakat.

Ketua Umum Front Mahasiswa Nasional (FMN) Muhammad Rizaldi menuturkan aksi ini dimaknai dengan kembali menggelorakan perjuangan pemuda dalam setiap butir sumpah yang dicengkram erat oleh pemuda dan mahasiswa Indonesia yakni Tanah Air, Bangsa, dan Bahasa.

Baca juga: Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat

“Namun, perjuangan mewujudkan keutuhan Sumpah Pemuda hari ini dirintangi berbagai masalah yang dihadapi pemuda dan mahasiswa yaitu mahalnya biaya pendidikan dan sempitnya lapangan pekerjaan,” ujar Rizaldi, Selasa (28/10/2025).

Dalam skala internasional, ancaman naiknya biaya pendidikan sebesar 62 persen. Sedangkan di Indonesia, para siswa dan mahasiswa harus menghadapi ancaman naiknya biaya pendidikan tinggi sebesar 282 persen, SMA sebesar 401 persen, SMP sebesar 438 persen, dan SD sebesar 467 persen.

Nasib pemuda dan mahasiswa juga harus digeser untuk mendahulukan kepentingan program prioritas seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap 44,2 persen anggaran subsidi BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri).

Selain itu, pemuda juga harus menghadapi pahitnya kenyataan bahwa janji 19 juta lapangan pekerjaan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kenyataannya, gelombang pengangguran masih nyata bagi rakyat Indonesia. Tawaran kerja informal dengan upah minim adalah satu-satunya harapan terakhir bagi pemuda untuk mempertahankan hidup dan hari depannya,” ungkapnya.

Hal ini akhirnya dilengkapi pula oleh warna tata kelola pemerintahan yang diisi para personel dan/atau satuan militer.

Di bawah kobaran api semangat perjuangan Sumpah Pemuda dalam tata perjuangan sejarah, Front Mahasiswa Nasional menuntut pengembalian Rp226 miliar anggaran pendidikan yang diambil untuk MBG.

Kedua, menjalankan kebijakan alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBN yang substansial, merata, dan tidak diskriminatif. Hentikan praktik liberalisasi, privatisasi, dan komersialisasi pendidikan. Gratiskan pendidikan dasar dan menengah baik swasta maupun negeri. Berikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi anak buruh dan kaum tani.

Ketiga, berikan lapangan pekerjaan yang telah dijanjikan negara secara layak, aman, dan terjamin bagi pemuda serta mahasiswa. Hentikan PHK massal, upah murah, dan berbagai pelanggaran hak ketenagakerjaan lainnya.

Keempat, bebaskan seluruh aktivis pemuda dan mahasiswa yang ditangkap selama eskalasi aksi tahun 2025. Hentikan seluruh bentuk kekerasan, intimidasi, provokasi, dan pembungkaman oleh aparat terhadap rakyat yang memperjuangkan hak demokratis.

Kelima, hentikan proses pengesahan gelar pahlawan yang diberikan untuk Presiden Soeharto. Enam, wujudkan pendidikan ilmiah, demokratis, dan mengabdi pada rakyat. Tujuh, wujudkan reformasi agraria sejati dan industrialisasi nasional.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved