Gunung Semeru Erupsi, Letuskan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:54 WIB
loading...
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi. Foto/SindoNews
A
A
A
LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (26/10/2025). Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur melaporkan, erupsi terjadi pukul 17.22 WIB.
Erupsi disertai letusan kolom abu tebal setinggi 1.000 meter di atas puncak kawah Jonggring Saloko yang mengarah ke utara atau ke arah Ranu Kumbolo. Erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimal 22 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 20 detik.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 17.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” tulis petugas PPGA Semeru, Mukdas Sofian, Minggu (26/10/2025).
Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 km dari puncak (pusat erupsi).
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak,” ujarnya.
Baca juga: 7 Kali Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Rawan Lontaran Batu Pijar
Kemudian, masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 2,5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” jelasnya.
Erupsi disertai letusan kolom abu tebal setinggi 1.000 meter di atas puncak kawah Jonggring Saloko yang mengarah ke utara atau ke arah Ranu Kumbolo. Erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimal 22 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 20 detik.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 17.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” tulis petugas PPGA Semeru, Mukdas Sofian, Minggu (26/10/2025).
Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 km dari puncak (pusat erupsi).
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak,” ujarnya.
Baca juga: 7 Kali Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Rawan Lontaran Batu Pijar
Kemudian, masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 2,5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” jelasnya.
(cip)
Lihat Juga :