Kejar Target SDGs 2030, Perumda TB Bekasi Targetkan 16.000 Pelanggan Baru
Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:08 WIB
loading...
Dalam rangka mendukung pencapaian target SDGs 2030, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi menetapkan target penambahan 16.000 sambungan pelanggan baru setiap tahunnya mulai 2025. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya pada aspek pemenuhan akses air bersih dan sanitasi layak, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi menetapkan target penambahan 16.000 sambungan pelanggan baru setiap tahunnya mulai 2025.
BUMD Kabupaten Bekasi itu telah memiliki sekitar 330.000 sambungan langganan (SL) dengan cakupan layanan sekitar 40 persen dari total populasi Kabupaten Bekasi sekitar 3,2 juta jiwa.
Baca juga: Perumda Tirta Bhagasasi Incar 7.400 Sambungan Langganan Baru
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi menuturkan target tersebut telah dituangkan dalam rencana bisnis perusahaan. Untuk mencapainya, perusahaan akan mengoptimalkan berbagai peluang, termasuk penyertaan modal daerah serta kerja sama dengan pihak swasta dalam pembangunan jaringan perpipaan yang membutuhkan investasi besar.
“Karena keterbatasan anggaran APBD, kami perlu menjalin skema kerja sama saling menguntungkan dengan swasta untuk percepatan pembangunan jaringan,” ujar Reza, Selasa (21/10/2025).
Target nasional dalam SDGs 2030 menekankan bahwa akses air bersih melalui jaringan perpipaan harus mencapai 100 persen.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menuturkan Pemkab Bekasi juga menargetkan 60 persen penduduk Kabupaten Bekasi sudah dapat menikmati air bersih perpipaan pada 2029, termasuk di wilayah pedesaan dan pelosok di 23 kecamatan.
Ade juga meminta jajaran direksi Perumda untuk terus mencari solusi peningkatan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang kualitas air tanahnya telah tercemar intrusi air laut dan tidak layak konsumsi.
BUMD Kabupaten Bekasi itu telah memiliki sekitar 330.000 sambungan langganan (SL) dengan cakupan layanan sekitar 40 persen dari total populasi Kabupaten Bekasi sekitar 3,2 juta jiwa.
Baca juga: Perumda Tirta Bhagasasi Incar 7.400 Sambungan Langganan Baru
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi menuturkan target tersebut telah dituangkan dalam rencana bisnis perusahaan. Untuk mencapainya, perusahaan akan mengoptimalkan berbagai peluang, termasuk penyertaan modal daerah serta kerja sama dengan pihak swasta dalam pembangunan jaringan perpipaan yang membutuhkan investasi besar.
“Karena keterbatasan anggaran APBD, kami perlu menjalin skema kerja sama saling menguntungkan dengan swasta untuk percepatan pembangunan jaringan,” ujar Reza, Selasa (21/10/2025).
Target nasional dalam SDGs 2030 menekankan bahwa akses air bersih melalui jaringan perpipaan harus mencapai 100 persen.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menuturkan Pemkab Bekasi juga menargetkan 60 persen penduduk Kabupaten Bekasi sudah dapat menikmati air bersih perpipaan pada 2029, termasuk di wilayah pedesaan dan pelosok di 23 kecamatan.
Ade juga meminta jajaran direksi Perumda untuk terus mencari solusi peningkatan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang kualitas air tanahnya telah tercemar intrusi air laut dan tidak layak konsumsi.
(jon)
Lihat Juga :