Prabowo Apresiasi Mentan Berhasil Wujudkan Swasembada Pangan Dalam Setahun
Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:48 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian sektor pangan nasional di bawah kepemimpinan Mentan Andi Amran Sulaiman. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian sektor pangan nasional di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman . Dalam waktu setahun, Mentan berhasil mewujudkan swasembada pangan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun Kabinet Merah Putih, Prabowo menegaskan target swasembada pangan yang semula direncanakan tercapai dalam waktu empat tahun, berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun.
Presiden menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan tim pangan nasional yang telah menjalankan berbagai langkah strategis, mulai dari deregulasi kebijakan, intensifikasi lahan, hingga pengamanan ekosistem produksi pangan.
Baca juga: Prabowo Optimistis Swasembada Pangan, Mentan: 3 Bulan Lagi Tak Impor Beras
“Di bidang pangan ini prestasi kita yang sangat melegakan kita. Saya memberi waktu empat tahun untuk kita kembali swasembada, ternyata tim pangan kita berhasil, insyaallah swasembada dalam satu tahun. Kita punya produksi nasional Januari–Oktober mencapai 31.338.197 ton. Ini adalah produksi tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Jadi, ya boleh kita tegakkan kepala kita dengan penuh kehormatan. Saya kasih target empat tahun, mereka hasilkan dalam satu tahun,” ujarnya, dikutip Selasa (21/10/2025).
Capaian tersebut menandai tonggak sejarah baru sektor pertanian Indonesia. Data resmi menunjukkan produksi nasional dan indikator kesejahteraan petani berada pada posisi terbaik sepanjang sejarah Republik Indonesia. Di antaranya, produksi beras tertinggi nasional Januari–Oktober 2025 mencapai 31.338.197 ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Baca juga: Stok Pupuk Subsidi Aman, Mentan: Mimpi Swasembada Beras Dapat Terwujud Tahun Ini
Selain itu, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Maksimal di mana stok beras di Gudang Bulog mencapai 4,2 juta ton pada Juni 2025, jumlah tertinggi sepanjang masa. Kemudian, Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat hingga 124,36, tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Termasuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk pembelian Gabah Kering Panen naik menjadi Rp6.500 per Kg, sekaligus menindak tegas oknum dan perusahaan yang mempermainkan harga. Tidak hanya itu, pemerintah juga berhasil menghapus 145 aturan tidak efisien, mempercepat distribusi pupuk langsung dari pabrik ke petani.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan dan keberanian dalam mengambil langkah-langkah reformasi di sektor pangan. Reformasi tersebut tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani di tengah ketidakpastian global,” katanya.
Keberhasilan mencapai swasembada pangan dalam satu tahun menunjukkan sektor pertanian kini menjadi fondasi utama ekonomi nasional. Dengan sistem yang lebih efisien, produktif, dan berkeadilan bagi petani, Indonesia membuktikan kemampuannya untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyat.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun Kabinet Merah Putih, Prabowo menegaskan target swasembada pangan yang semula direncanakan tercapai dalam waktu empat tahun, berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun.
Presiden menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan tim pangan nasional yang telah menjalankan berbagai langkah strategis, mulai dari deregulasi kebijakan, intensifikasi lahan, hingga pengamanan ekosistem produksi pangan.
Baca juga: Prabowo Optimistis Swasembada Pangan, Mentan: 3 Bulan Lagi Tak Impor Beras
“Di bidang pangan ini prestasi kita yang sangat melegakan kita. Saya memberi waktu empat tahun untuk kita kembali swasembada, ternyata tim pangan kita berhasil, insyaallah swasembada dalam satu tahun. Kita punya produksi nasional Januari–Oktober mencapai 31.338.197 ton. Ini adalah produksi tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Jadi, ya boleh kita tegakkan kepala kita dengan penuh kehormatan. Saya kasih target empat tahun, mereka hasilkan dalam satu tahun,” ujarnya, dikutip Selasa (21/10/2025).
Capaian tersebut menandai tonggak sejarah baru sektor pertanian Indonesia. Data resmi menunjukkan produksi nasional dan indikator kesejahteraan petani berada pada posisi terbaik sepanjang sejarah Republik Indonesia. Di antaranya, produksi beras tertinggi nasional Januari–Oktober 2025 mencapai 31.338.197 ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Baca juga: Stok Pupuk Subsidi Aman, Mentan: Mimpi Swasembada Beras Dapat Terwujud Tahun Ini
Selain itu, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Maksimal di mana stok beras di Gudang Bulog mencapai 4,2 juta ton pada Juni 2025, jumlah tertinggi sepanjang masa. Kemudian, Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat hingga 124,36, tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Termasuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk pembelian Gabah Kering Panen naik menjadi Rp6.500 per Kg, sekaligus menindak tegas oknum dan perusahaan yang mempermainkan harga. Tidak hanya itu, pemerintah juga berhasil menghapus 145 aturan tidak efisien, mempercepat distribusi pupuk langsung dari pabrik ke petani.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan dan keberanian dalam mengambil langkah-langkah reformasi di sektor pangan. Reformasi tersebut tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani di tengah ketidakpastian global,” katanya.
Keberhasilan mencapai swasembada pangan dalam satu tahun menunjukkan sektor pertanian kini menjadi fondasi utama ekonomi nasional. Dengan sistem yang lebih efisien, produktif, dan berkeadilan bagi petani, Indonesia membuktikan kemampuannya untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyat.
(cip)
Lihat Juga :