1.743 Personel Dikerahkan Amankan Demo Aliansi BEM SI di Patung Kuda
Senin, 20 Oktober 2025 - 08:28 WIB
loading...
Personel Polri. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 1.743 personel gabungan dikerahkan mengamankan demonstrasi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI ) bertepatan dengan momentum satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Demonstrasi digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025) siang.
"1.743 personel pengamanan massa unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Susatyo menekankan pengamanan dilakukan humanis, tanpa senjata api. Rekayasa lalu lintas (lalin) akan diterapkan situasional melihat eskalasi massa.
"Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik," ucapnya.
Baca Juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, 4 Kali Reshuffle Dilakukan
Sebelumnya, Aliansi BEM SI menyerukan aksi turun ke jalan dalam momentum satu tahun Prabowo-Gibran dengan tujuan mendorong kebijakan yang tidak pro kepada rakyat dibatalkan.
"Melihat Momentum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang semakin hari semakin membuatkan kita cemas tentang keberlangsungan masa depan Indonesia. Oleh karena itu saatnya kita lakukan sebuah pergerakan untuk mengawal dan mendorong kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat untuk dibatalkan. Maka, BEM SI mengajak semua elemen untuk ikut serta membersamai melakukan Teknis Lapangan Nasional," tulis laman Instagram @bem_si.
"1.743 personel pengamanan massa unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Susatyo menekankan pengamanan dilakukan humanis, tanpa senjata api. Rekayasa lalu lintas (lalin) akan diterapkan situasional melihat eskalasi massa.
"Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik," ucapnya.
Baca Juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, 4 Kali Reshuffle Dilakukan
Sebelumnya, Aliansi BEM SI menyerukan aksi turun ke jalan dalam momentum satu tahun Prabowo-Gibran dengan tujuan mendorong kebijakan yang tidak pro kepada rakyat dibatalkan.
"Melihat Momentum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang semakin hari semakin membuatkan kita cemas tentang keberlangsungan masa depan Indonesia. Oleh karena itu saatnya kita lakukan sebuah pergerakan untuk mengawal dan mendorong kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat untuk dibatalkan. Maka, BEM SI mengajak semua elemen untuk ikut serta membersamai melakukan Teknis Lapangan Nasional," tulis laman Instagram @bem_si.
(zik)
Lihat Juga :