Mayat Laki-Laki di Toilet ITC Fatmawati Bersimbah Darah
Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:55 WIB
loading...
Seorang mayat laki-laki ditemukan tergeletak di toilet ITC Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025) siang. Foto/Ilustrasi/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Seorang mayat laki-laki ditemukan tergeletak di toilet ITC Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025) siang. Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Endy Mahandika menjelaskan, penemuan mayat itu bermula kala saksi berinisial IS melihat mayat tergeletak di toilet ITC Fatmawati.
Kondisi jenazah pun sudah tergeletak dengan posisi miring ke kanan. "Lalu saksi IS memberitahukan kepada saksi II YLL pada saat sedang berjaga di lantai dasar bahwa ada seorang laki-laki tergeletak di dalam toilet lantai I," kata Endy dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Kemudian IS dan saksi YLL langsung menuju ke toilet lantai I dan melihat korban dengan posisi tergeletak miring kanan. "Dan melihat darah di sekitar korban," ucap Endy.
Baca juga: Terapis yang Tewas di Pejaten Dapat Info Loker Spa dari TikTok
Melihat mayat itu, kedua saksi langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas, Kelurahan Cipete Utara. Lantas, polisi langsung memeriksa TKP.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin mengungkapkan, hasil olah TKP menunjukan tak ada kekerasan pada mayat tersebut. "Dari olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan setelah ketemu keluarganya, memang dia ada sakit," ucap Suparmin saat dihubungi, Rabu (15/10/2025).
Bahkan, kata Suparmin, keterangan itu diperkuat dari pengakuan rekan kerja korban. Ia berkata, korban telah tak masuk kerja 4 hari akibat sakit TBC.
"Temannya juga bilang dia sakit, sudah enggak masuk 4 hari. Kemarin baru masuk kerja itu. Keluarganya juga bilang pas keterangan dari keluarga juga sakit TBC," ucapnya.
"Muntah darah dia, muntah di situ. Di TKP banyak darah, kan, tahunya pikir pembunuhan, padahal enggak, bukan pembunuhan sih," katanya.
Kendati demikian, Suparmin memastikan, korban meninggal bukan dibunuh dan darah yang keluar bukan akibat tindak kekerasan, melainkan penyakit yang diderita.
"Enggak, darah banyak karena dia muntah, ya, darah, kelihatan darah, keluar darah, kan. Dari mulutnya banyak darah," ucap Suparmin.
"Karena terus dia jatuh, kan, mungkin lagi kencing, kan. Muntah, terus jatuh, nyangkut ke miring, kan. Sempat kena kayak gitu kali," pungkasnya.
Kondisi jenazah pun sudah tergeletak dengan posisi miring ke kanan. "Lalu saksi IS memberitahukan kepada saksi II YLL pada saat sedang berjaga di lantai dasar bahwa ada seorang laki-laki tergeletak di dalam toilet lantai I," kata Endy dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Kemudian IS dan saksi YLL langsung menuju ke toilet lantai I dan melihat korban dengan posisi tergeletak miring kanan. "Dan melihat darah di sekitar korban," ucap Endy.
Baca juga: Terapis yang Tewas di Pejaten Dapat Info Loker Spa dari TikTok
Melihat mayat itu, kedua saksi langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas, Kelurahan Cipete Utara. Lantas, polisi langsung memeriksa TKP.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin mengungkapkan, hasil olah TKP menunjukan tak ada kekerasan pada mayat tersebut. "Dari olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan setelah ketemu keluarganya, memang dia ada sakit," ucap Suparmin saat dihubungi, Rabu (15/10/2025).
Bahkan, kata Suparmin, keterangan itu diperkuat dari pengakuan rekan kerja korban. Ia berkata, korban telah tak masuk kerja 4 hari akibat sakit TBC.
"Temannya juga bilang dia sakit, sudah enggak masuk 4 hari. Kemarin baru masuk kerja itu. Keluarganya juga bilang pas keterangan dari keluarga juga sakit TBC," ucapnya.
"Muntah darah dia, muntah di situ. Di TKP banyak darah, kan, tahunya pikir pembunuhan, padahal enggak, bukan pembunuhan sih," katanya.
Kendati demikian, Suparmin memastikan, korban meninggal bukan dibunuh dan darah yang keluar bukan akibat tindak kekerasan, melainkan penyakit yang diderita.
"Enggak, darah banyak karena dia muntah, ya, darah, kelihatan darah, keluar darah, kan. Dari mulutnya banyak darah," ucap Suparmin.
"Karena terus dia jatuh, kan, mungkin lagi kencing, kan. Muntah, terus jatuh, nyangkut ke miring, kan. Sempat kena kayak gitu kali," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :