Pameran Patung Perunggu Karya Ren Zhe Tampilkan Tokoh Cerita Silat Pendekar Rajawali

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:38 WIB
loading...
Pameran Patung Perunggu...
Deretan patung mahakarya seniman berbakat China, Ren Zhe bertema A Path to Glory dipamerkan di Townhall, Indonesia Design District, PIK 2. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Sebanyak 50 lebih patung mahakarya seniman fenomenal asal China, Ren Zhe dipamerkan di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2. Pameran tersebut diselenggarakn hingga Minggu, 19 Oktober 2025.

Pameran bertema ”A Path to Glory” ini menjadi etalase seni yang menyuguhkan karya patung Ren Zhe yang terlengkap, tidak hanya di Indonesia, tapi di dunia.

Pameran ini kian istimewa, karena pematung yang masuk dalam lima besar jajaran seniman top China paling dihormati itu mempersembahkan deretan patung yang terinspirasi dari karakter karya penulis Jin Yong. Pameran kali ini didominasi karya Ren Zhe sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun kelahiran Jin Yong, maestro Sastra Wuxia asal Hong Kong yang karyanya menjadi legenda lintas generasi.

Kisah trilogi "Pendekar Rajawali" karya Jin Yong mulai dari "The Legend of the Condor Heroes", "The Return of the Condor Heroes", hingga "The Heaven Sword and Dragon Saber" tersaji dengan apik dan estetik.

Baca juga: Satu Kuas, Satu Cerita: Lukisan Wajah dari Pinggir Jalan Kota Tua

Ren Zhe bisa menonjolkan karakter tersebut dalam aneka patung perunggu dan stainless buatannya. Guratan otot, ketokohan setiap karakter, bisa membuai setiap penikmatnya untuk menjelajah memori masa kecil dan masa muda, saat membaca komik silat dan menonton serialnya.

Sang penulis, melalui Jin Yong Foundation sejak awal memilih Ren Zhe sebagai satu-satunya seniman yang boleh membuat karakter tokoh-tokoh ciptaannya itu ke dalam karya seni. Mereka yakin, Ren Zhe bisa menghidupkan kembali tokoh-tokoh tersebut dalam karya patung yang fenomenal.

Tokoh-tokoh yang diciptakan Jin Yong senantiasa diuji antara ambisi pribadi, kehormatan keluarga, dan nilai kebajikan universal. Ren Zhe dengan sangat detail menangkap esensi itu dalam karyanya, figur-figur heroik yang tak hanya menampilkan kekuatan fisik, tetapi juga sisi kemanusiaannya.

Baca juga: Dukung Lahirnya Seniman Muda, SMA Labshool Jakarta Gelar Pameran Whispers From The Past

Pengunjung yang mengunjungi aula pameran takjub melihat patung setinggi 2-3 meter, diposisikan sedang menggenggam busur, merupakan tokoh Guo Jing (Kwee Ceng). Di sampingnya berdiri patung wanita berkuda yang bisa diduga adalah sang istri, tokoh Huang Rong (Oey Yong) yang sedang berkuda dengan tinggi tak kurang dari 2,5 meter.

Ada juga tokoh ”Yang Guo” (Yo Ko) dan ”Xiaolongnu” (Siauw Liong Lie) yang mengekspresikan asmara mereka. Tangan kanan Yo Ko yang buntung sehingga lengan bajunya kosong. Adapun Bibi Lung yang berpostur ramping menunggu dengan topi bercadarnya.

Pematung tersebut dengan lihai membentangkan patung-patungnya bagai drama atau teaterikal yang statis. Figur-figur dalam deretan novel Yong digambarkan dengan tubuh kekar sesuai imaji para pembaca atau penonton jika menyaksikan versi layar kaca atau filmnya.

”Pameran ini adalah jalan spiritual. Ren Zhe tidak sedang menyalin tokoh Jin Yong secara literal, melainkan menghidupkan spirit mereka dalam bentuk kontemporer. Memberi kita ruang untuk merenungkan arti sejati dari kejayaan," jelas Owner Linda’s Gallery, Linda Ma, ditemui disela-sela pameran, Rabu (15/10/2025).

Melalui serangkaian patung monumental karya Ren Zhe, pengunjung diajak menyusuri jejak heroisme, nilai moral, dan kebijaksanaan yang terpancar dari semesta ciptaan Jin Yong, terutama kisah-kisah dalam Trilogi Pendekar Rajawali (Condor Heroes Trilogy).

”Ini adalah pameran terlengkap karya Ren Zhe untuk tokoh-tokoh karakter penulis Jin Yong. Kami sudah memamerkan karya Ren Zhe di Singapura, tapi tidak selengkap saat ini. Jadi para kolektor dan penikmat seni wajib datang ke sini, karena ini kesempatan yang sangat langka,” ajak Linda.

Sebagai satu-satunya galeri seni yang mendapat kepercayaan untuk memamerkan karya Ren Zhe, pemilik Linda’s Gallery di Jakarta, Singapura, dan Beijing itu mengaku bangga.

”Pengunjung yang datang bisa merasakan energi positif dari karya sang seniman, sekaligus nostalgia dengan karya-karya legendaris Jin Yong. Tema 'A Path To Glory' yang diusung galeri kami bukanlah sekadar slogan, melainkan refleksi mendalam atas bagaimana seni patung bisa beresonansi dengan sastra," imbuhnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Jelang HUT ke-69, Astra...
Jelang HUT ke-69, Astra Gandeng Seniman Percantik Stasiun MRT Setiabudi
Cetak Seniman Muda,...
Cetak Seniman Muda, IKJ Gelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2025
Pramono Anung Sebut...
Pramono Anung Sebut Pembangunan Patung Fatmawati di Taman Bendera Pusaka Tak Pakai APBD
Proyek Taman Bendera...
Proyek Taman Bendera Pusaka Dimulai, Bakal Ada Lapangan Padel Gratis hingga Patung Fatmawati
Satu Kuas, Satu Cerita:...
Satu Kuas, Satu Cerita: Lukisan Wajah dari Pinggir Jalan Kota Tua
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
7 Seniman Indonesia...
7 Seniman Indonesia Ramaikan Venice Biennale 2026 lewat Pameran Printing the Unprinted
Rekomendasi
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
4 Pejabat dan Tokoh...
4 Pejabat dan Tokoh Indonesia Alumni Harvard University
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved