Terapis yang Tewas di Pejaten Dapat Info Loker Spa dari TikTok
Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:38 WIB
loading...
RTA memperoleh informasi lowongan kerja (loker) di Spa melalui media sosial (medsos) TikTok. Foto/TikTok
A
A
A
JAKARTA - Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tewasnya terapis wanita berinisial RTA yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Polisi menyebut, RTA memperoleh informasi lowongan kerja (loker) di Delta Spa melalui media sosial (medsos) TikTok.
“Sejauh ini kami baru dapat satu informasi yaitu dari kakaknya ya, dari kakaknya itu sebagai pelapor juga bahwa korban ini mendapatkan informasi terkait pekerjaan itu dari TikTok,” kata Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).
Citra menuturkan pihaknya juga masih mendalami terkait identitas dari korban. Dia mengatakan akan memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Indramayu untuk memastikan keaslian identitas yang dipakai oleh korban saat bekerja sebagai terapis.
Baca juga: Bareskrim Asistensi Kasus Tewasnya Terapis di Pejaten
“Kita kan sedang koordinasi sama Dukcapil di Indramayu. Nanti, minggu ini kan kita undang, nanti kita akan pastikan terkait identitas yang dia gunakan itu identitas palsu atau identitas keluarganya kah atau temannya, nanti kita akan pastikan," tutur Citra.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan identitas berupa KTP dari korban. KTP ini nantinya akan menjadi barang bukti yang akan dicocokkan dengan data dari Disdukcapil.
Sebagai informasi, pihak keluarga melaporkan pihak spa tempat korban bekerja atas dugaan eksploitasi anak. Kakak korban telah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan tersebut.
Laporan tersebut tercantum dengan nomor LP/B/ 3676/X/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Korban ditemukan pada Kamis (2/10/2025) di sebuah lahan kosong di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Saat pertama kali ditemukan, korban memakai baju berkelir abu-abu sudah berdebu. Sementara di sekitar jenazah juga ditemukan kain selendang dan dompet berisi dua ponsel mewah.
“Sejauh ini kami baru dapat satu informasi yaitu dari kakaknya ya, dari kakaknya itu sebagai pelapor juga bahwa korban ini mendapatkan informasi terkait pekerjaan itu dari TikTok,” kata Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).
Citra menuturkan pihaknya juga masih mendalami terkait identitas dari korban. Dia mengatakan akan memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Indramayu untuk memastikan keaslian identitas yang dipakai oleh korban saat bekerja sebagai terapis.
Baca juga: Bareskrim Asistensi Kasus Tewasnya Terapis di Pejaten
“Kita kan sedang koordinasi sama Dukcapil di Indramayu. Nanti, minggu ini kan kita undang, nanti kita akan pastikan terkait identitas yang dia gunakan itu identitas palsu atau identitas keluarganya kah atau temannya, nanti kita akan pastikan," tutur Citra.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan identitas berupa KTP dari korban. KTP ini nantinya akan menjadi barang bukti yang akan dicocokkan dengan data dari Disdukcapil.
Sebagai informasi, pihak keluarga melaporkan pihak spa tempat korban bekerja atas dugaan eksploitasi anak. Kakak korban telah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan tersebut.
Laporan tersebut tercantum dengan nomor LP/B/ 3676/X/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Korban ditemukan pada Kamis (2/10/2025) di sebuah lahan kosong di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Saat pertama kali ditemukan, korban memakai baju berkelir abu-abu sudah berdebu. Sementara di sekitar jenazah juga ditemukan kain selendang dan dompet berisi dua ponsel mewah.
(rca)
Lihat Juga :