Sepi Pembeli Selama Pandemi, Pedagang di Magelang Ini Curhat ke Ganjar
Minggu, 13 September 2020 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
"Sepi pak, biasane saget 3 kwintal, sakniki namung pinten kilo mawon (biasanya bisa jual 3 kwintal, sekarang hanya beberapa kilo saja)," sebut Ida.
Ganjar pun langsung mencicipi keripik tempe buatan Ida. Sambil manggut-manggut, ia memuji keripik tempe Ida rasanya enak. "Kulo tumbas bu, kabeh niki (saya beli ya bu, semuanya ini)," ujarnya.
Tiga plastik besar keripik tempe Ida seberat 15 kg diborong Ganjar. Tak henti-hentinya, Ida mengucapkan terimakasih.
"Mboten nyongko niki angsal rejeki (tidak menyangka dapat rejeki). Maturnuwun pak Ganjar sampun rawuh lan mborong keripik kulo (terimakasih pak Ganjar sudah datang berkunjung dan memborong keripik tempe saya)," imbuhnya.
Ganjar sendiri mengatakan, bahwa banyak pelaku UKM yang terdampak akibat pandemi. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk membeli pada teman, tetangga atau kenalan untuk membantu mereka.
Ganjar pun langsung mencicipi keripik tempe buatan Ida. Sambil manggut-manggut, ia memuji keripik tempe Ida rasanya enak. "Kulo tumbas bu, kabeh niki (saya beli ya bu, semuanya ini)," ujarnya.
Tiga plastik besar keripik tempe Ida seberat 15 kg diborong Ganjar. Tak henti-hentinya, Ida mengucapkan terimakasih.
"Mboten nyongko niki angsal rejeki (tidak menyangka dapat rejeki). Maturnuwun pak Ganjar sampun rawuh lan mborong keripik kulo (terimakasih pak Ganjar sudah datang berkunjung dan memborong keripik tempe saya)," imbuhnya.
Ganjar sendiri mengatakan, bahwa banyak pelaku UKM yang terdampak akibat pandemi. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk membeli pada teman, tetangga atau kenalan untuk membantu mereka.
(msd)
Lihat Juga :