Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas Tinjau Kegiatan Ketahanan Pangan di Lapas Warungkiara
Kamis, 09 Oktober 2025 - 15:46 WIB
loading...
Lapas Kelas IIA Warungkiara, Sukabumi mendapat kunjungan kerja dari Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Tatan Dirsan Atmaja, belum lama ini. Foto: Ist
A
A
A
SUKABUMI - Lapas Kelas IIA Warungkiara, Sukabumi mendapat kunjungan kerja dari Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Tatan Dirsan Atmaja, belum lama ini. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan.
Tatan meninjau langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Warungkiara, yang selama ini menjadi pusat kegiatan produktif warga binaan. Dia turut melakukan penanaman bibit pohon tomat dan terong sebagai simbol dukungan terhadap pengembangan pertanian di lingkungan pemasyarakatan.
Baca juga: Program MBG di Warungkiara Sukabumi Tingkatkan Partisipasi Ibu Hamil dan Menyusui ke Posyandu
Tak hanya menanam, dia juga berkesempatan memanen buah anggur dan terong ungu hasil kerja keras warga binaan. Aktivitas ini menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Warungkiara sekaligus memperlihatkan bagaimana lahan yang dikelola dapat produktif dan memberikan manfaat luas.
Mengakhiri rangkaian kunjungannya, Tatan melaksanakan salat Ashar berjamaah bersama warga binaan dan petugas, kemudian menyampaikan ceramah singkat penuh motivasi.
Dalam pesannya, dia menekankan pentingnya menjaga keimanan, kedisiplinan, serta memanfaatkan masa pembinaan seperti kegiatan UMKM dan pemanfaatan lahan dalam mendukung program ketahanan pangan Lapas yang nantinya sebagai bekal kehidupan yang lebih baik di masyarakat kelak.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas mengapresiasi kunjungan ini. “Kehadiran Tatan menjadi semangat baru bagi kami dan warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di bidang ketahanan pangan yang menjadi unggulan Lapas Warungkiara,” ujarnya.
Kunjungan ini semakin meneguhkan komitmen Lapas Warungkiara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta pembinaan warga binaan melalui kegiatan yang bermanfaat, produktif, dan berorientasi pada kemandirian.
Tatan meninjau langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Warungkiara, yang selama ini menjadi pusat kegiatan produktif warga binaan. Dia turut melakukan penanaman bibit pohon tomat dan terong sebagai simbol dukungan terhadap pengembangan pertanian di lingkungan pemasyarakatan.
Baca juga: Program MBG di Warungkiara Sukabumi Tingkatkan Partisipasi Ibu Hamil dan Menyusui ke Posyandu
Tak hanya menanam, dia juga berkesempatan memanen buah anggur dan terong ungu hasil kerja keras warga binaan. Aktivitas ini menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Warungkiara sekaligus memperlihatkan bagaimana lahan yang dikelola dapat produktif dan memberikan manfaat luas.
Mengakhiri rangkaian kunjungannya, Tatan melaksanakan salat Ashar berjamaah bersama warga binaan dan petugas, kemudian menyampaikan ceramah singkat penuh motivasi.
Dalam pesannya, dia menekankan pentingnya menjaga keimanan, kedisiplinan, serta memanfaatkan masa pembinaan seperti kegiatan UMKM dan pemanfaatan lahan dalam mendukung program ketahanan pangan Lapas yang nantinya sebagai bekal kehidupan yang lebih baik di masyarakat kelak.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas mengapresiasi kunjungan ini. “Kehadiran Tatan menjadi semangat baru bagi kami dan warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di bidang ketahanan pangan yang menjadi unggulan Lapas Warungkiara,” ujarnya.
Kunjungan ini semakin meneguhkan komitmen Lapas Warungkiara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta pembinaan warga binaan melalui kegiatan yang bermanfaat, produktif, dan berorientasi pada kemandirian.
(jon)
Lihat Juga :