40 Jenazah Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi
Rabu, 08 Oktober 2025 - 23:16 WIB
loading...
BNPB menyatakan 40 korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo sudah terindifikasi. Masih 21 jenazah yang belum teridentifikasi. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
SIDOARJO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 40 korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Budur, Sidoarjo, Jawa Timur sudah terindifikasi. Dengan demikian masih 21 jenazah yang belum teridentifikasi.
Baca juga: Usai Tragedi Al Khoziny, Pemerintah Bentuk Satgas Pembangunan Pesantren
"Hari ini Rabu (8/10), sebanyak 40 nama dari 61 jenazah korban runtuhnya gedung musala empat lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025) malam.
Ia menjelaskan, jumlah itu termasuk dua dari tujuh bagian tubuh yang ditemukan tim SAR gabungan dari balik puing reruntuhan.
Baca juga: Kementerian PU Bakal Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Setelah teridentifikasi lanjut Muhari, diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.
"Selanjutnya, 40 jenazah yang telah dikenali itu diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke kampung halaman untuk dikebumikan," ujarnya.
Baca juga: Usai Tragedi Al Khoziny, Pemerintah Bentuk Satgas Pembangunan Pesantren
"Hari ini Rabu (8/10), sebanyak 40 nama dari 61 jenazah korban runtuhnya gedung musala empat lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025) malam.
Ia menjelaskan, jumlah itu termasuk dua dari tujuh bagian tubuh yang ditemukan tim SAR gabungan dari balik puing reruntuhan.
Baca juga: Kementerian PU Bakal Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Setelah teridentifikasi lanjut Muhari, diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.
"Selanjutnya, 40 jenazah yang telah dikenali itu diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke kampung halaman untuk dikebumikan," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :