Teror Bom 2 Sekolah di Tangsel, Polisi Buru Pelaku
Selasa, 07 Oktober 2025 - 19:52 WIB
loading...
Polres Metro Tangerang Selatan bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku teror bom di dua sekolah yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Foto: Riyan Rizki Roshali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Polres Metro Tangerang Selatan bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku teror bom di dua sekolah yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dua sekolah itu yakni Jakarta Nanyang School di Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan Mentari International School di Pondok Aren, Tangsel.
Baca juga: 6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
“Kami dari Polres Tangerang Selatan tentunya bekerja sama dengan Direktorat Siber Polda Metro Jaya dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang, Selasa (7/10/2025).
Teror bom disampaikan melalui pesan WhatsApp dan alamat e-mail ke pihak manajemen sekolah. Dia memastikan tidak ditemukan bahan peledak di dua sekolah internasional di Tangsel yang sempat menerima ancaman bom.
"Hasilnya tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak sesuai dengan informasi teror yang disampaikan," ucapnya.
Dia memastikan tidak ada gangguan terhadap kegiatan belajar mengajar di dua sekolah. Proses sterilisasi berjalan aman dan kooperatif bersama pihak sekolah.
“Seluruh kegiatan tetap berlangsung normal. Kami juga imbau para orang tua dan siswa agar tidak panik. Polisi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Victor.
Dua sekolah itu yakni Jakarta Nanyang School di Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan Mentari International School di Pondok Aren, Tangsel.
Baca juga: 6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
“Kami dari Polres Tangerang Selatan tentunya bekerja sama dengan Direktorat Siber Polda Metro Jaya dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang, Selasa (7/10/2025).
Teror bom disampaikan melalui pesan WhatsApp dan alamat e-mail ke pihak manajemen sekolah. Dia memastikan tidak ditemukan bahan peledak di dua sekolah internasional di Tangsel yang sempat menerima ancaman bom.
"Hasilnya tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak sesuai dengan informasi teror yang disampaikan," ucapnya.
Dia memastikan tidak ada gangguan terhadap kegiatan belajar mengajar di dua sekolah. Proses sterilisasi berjalan aman dan kooperatif bersama pihak sekolah.
“Seluruh kegiatan tetap berlangsung normal. Kami juga imbau para orang tua dan siswa agar tidak panik. Polisi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Victor.
(jon)
Lihat Juga :