60 Jenazah Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Ditemukan, 3 Masih Hilang
Senin, 06 Oktober 2025 - 20:56 WIB
loading...
Tim SAR gabungan hingga Senin (6/10/2025) telah menemukan 60 jenazah santri di bawah puing reruntuhan pilar beton musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto/BNPB
A
A
A
SIDOARJO - Tim SAR gabungan pada hari ini, Senin (6/10/2025) menemukan 11 jenazah santri di bawah puing reruntuhan pilar beton musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dengan demikian, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 60 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan, jumlah tersebut berdasarkan dari hasil pendataan hingga Senin (6/10/2025) pukul 18.15 WIB.
Baca juga: BNPB: Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Jadi Tragedi dengan Korban Terbesar di 2025
"Atas penambahan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini menjadi tiga orang. Jumlah ini adalah data perkiraan sementara berdasarkan daftar absensi yang dikeluarkan oleh pihak pondok pesantren," kata Abdul, Senin (6/10/2025).
Selain penemuan jasad utuh, Abdul berkata, tim SAR gabungan juga telah mengevakuasi lima potongan anggota tubuh. "Seluruh temuan itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk identifikasi," katanya.
Sementara itu, saat ini ada empat korban yang dirawat telah diperbolehkan kembali ke rumah. Dengan demikian, jumlah korban yang masih dirawat ada sebanyak 99 orang dan satu lainnya tidak memerlukan perawatan.
Baca juga: 10 Korban Ambruknya Al-Khoziny Masih Dicari, Pembersihan Puing Masuk Tahap Akhir
"Hingga saat ini, tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian di sektor A1 dan A2, yang mana di lokasi tersebut masih terdapat tumpukan beton yang runtuh menimpa bangunan lama," ucap Abdul.
"Proses pembersihan puing dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan gedung yang ada di sebelahnya," pungkasnya.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan, jumlah tersebut berdasarkan dari hasil pendataan hingga Senin (6/10/2025) pukul 18.15 WIB.
Baca juga: BNPB: Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Jadi Tragedi dengan Korban Terbesar di 2025
"Atas penambahan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini menjadi tiga orang. Jumlah ini adalah data perkiraan sementara berdasarkan daftar absensi yang dikeluarkan oleh pihak pondok pesantren," kata Abdul, Senin (6/10/2025).
Selain penemuan jasad utuh, Abdul berkata, tim SAR gabungan juga telah mengevakuasi lima potongan anggota tubuh. "Seluruh temuan itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk identifikasi," katanya.
Sementara itu, saat ini ada empat korban yang dirawat telah diperbolehkan kembali ke rumah. Dengan demikian, jumlah korban yang masih dirawat ada sebanyak 99 orang dan satu lainnya tidak memerlukan perawatan.
Baca juga: 10 Korban Ambruknya Al-Khoziny Masih Dicari, Pembersihan Puing Masuk Tahap Akhir
"Hingga saat ini, tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian di sektor A1 dan A2, yang mana di lokasi tersebut masih terdapat tumpukan beton yang runtuh menimpa bangunan lama," ucap Abdul.
"Proses pembersihan puing dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan gedung yang ada di sebelahnya," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :