Kecantikan Istri Kelima Pendiri Kerajaan Majapahit yang Diistimewakan Raden Wijaya

Senin, 06 Oktober 2025 - 05:47 WIB
loading...
Kecantikan Istri Kelima...
Dara Petak jadi istri kelima atau terakhir dari pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya. Foto/istimewa
A A A
SEMARANG - Dara Petak jadi istri kelima atau terakhir dari pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya. Meski istri terakhir, tapi konon Dara Petak menjadi yang diistimewakan oleh Raden Wijaya, karena berhasil memberikan keturunan anak laki-laki yaitu Jayanagara.

Istri terakhir Raden Wijaya itu sebenarnya hanyalah hadiah ke Kerajaan Singasari dari Raja Dharmasraya sebuah kerajaan di wilayah Sumatera. Selain Dara Petak, saudaranya Dara Jingga juga diserahkan ke Singasari, sebagai pengakuan kekuasaannya, dan berhasil menaklukkan Pulau Sumatera, dalam Ekspedisi Pamalayu.

Tapi sayang kondisi di internal ibu kota kerajaan berantakan. Penguasaan Singasari di wilayah Sumatera tak berarti apa-apa ketika istana kerajaan dan pejabatnya, termasuk raja dibunuh oleh lawan yakni pasukan Jayakatwang, dari Kerajaan Kediri.

Baca juga: Tanggal Kelahiran Kerajaan Majapahit, Usai Strategi Cerdik Kalahkan Pasukan Mongol

Maka ketika Dara Petak diserahkan ke Singasari, sepuluh hari setelah tentara Mongol diusir oleh pasukan Majapahit dan Arya Wiraraja. Raden Wijaya dipertemukan dengan Dara Petak, dikutip dari "Sandyakala di Timur Jawa 1042 - 1527 M : Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit".

Selanjutnya Raden Wijaya memutuskan untuk menikahi Dara Petak yang terkenal kecantikannya. Sementara saudaranya Dara Jingga diserahkan ke Adyawarbrahma, pejabat Singasari yang diutus oleh Kertanagara semasa masih hidup ke Pulau Sumatera.

Baca juga: Kisah Utang Budi Raja Majapahit hingga Munculnya Sumpah Gajah Mada

Kecantikan, kelicikan, dan rayuan Dara Petak membuatnya pintar mengambil hati Raden Wijaya. Bahkan konon sosoknya dijadikan istri tinuheng pura atau istri yang dituakan di istana. Padahal menurut Nagarakretagama, Raden Wijaya sudah memiliki empat orang istri, dan semuanya adalah putri Kertanagara.

Pengangkatan Dara Petak sebagai istri tertua mungkin karena hanya dirinya saja yang melahirkan anak laki-laki, yaitu Jayanegara. Sedangkan menurut Nagakretagama, ibu Jayanegara bernama Indreswari. Nama ini dianggap sebagai gelar resmi Dara Petak.

Sementara dalam Pararaton menyebutkan, Raden Wijaya hanya menikahi dua orang putri Kertanagara saja. Pemberitaan tersebut terjadi sebelum Majapahit berdiri. Diperkirakan, mula-mula Raden Wijaya hanya menikahi Tribhuwaneswari dan Gayatri saja.

Baru setelah Majapahit berdiri, ia menikahi Mahadewi dan Jayendradewi pula. Dalam Kidung Harsawijaya, Tribhuwana dan Gayatri masing-masing disebut dengan nama Puspawati dan Pusparasmi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved