Basarnas Libatkan Alumni Ponpes Al Khoziny Bersihkan Reruntuhan Bangunan Musala Ambruk

Minggu, 05 Oktober 2025 - 16:09 WIB
loading...
Basarnas Libatkan Alumni...
Basarnas bersama Tim Satgas Penanganan Musibah Pesantren Al-Khoziny melibatkan alumni Pondok Pesantren (PP) Al Khoziny dalam proses pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan musala berlantai 4 yang ambruk. Foto/Ist
A A A
SIDOARJO - Basarnas bersama Tim Satgas Penanganan Musibah Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny melibatkan alumni Al Khoziny dalam proses pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan musala berlantai 4 yang ambruk. Lokasi pembersihan berlangsung di kawasan Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kepala Sub Direktorat Pengerahan dan Pengendalian Operasi Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia Basarnas, Emi Freezer menjelaskan bahwa keterlibatan tim alumni sangat membantu percepatan proses penanganan.

Baca juga: Update Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Korban Meninggal Dunia 37 Orang

"Sejak Jumat (3/10/2025) pukul 18.00 WIB, tim alumni Pondok Pesantren sudah mulai membantu kami membersihkan puing-puing yang ada," ujarnya di Posko Basarnas dikutip Minggu (5/10/2025).



Tim Alumni Al-Khoziny tersebut dibagi dalam dua shift/giliran, yang masing-masing berjumlah 20 orang, dengan tugas utama memotong besi dan mengangkut material reruntuhan. Seluruh peralatan pemotong sudah dipersiapkan secara mandiri oleh tim alumni.

Mengenai keterlibatan wali santri, Emi Freezer menegaskan bahwa Basarnas belum memberikan izin bagi wali santri untuk terlibat langsung dalam pembersihan maupun evakuasi, namun wali santri tetap diizinkan untuk menyaksikan proses evakuasi di lokasi dengan sistem bergantian.

Baca juga: BNPB Targetkan Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Rampung Besok

"Kami memang tidak mengizinkan wali santri untuk membantu, namun mereka diperbolehkan melihat langsung proses evakuasi dengan pembatasan maksimal tiga orang secara bergantian. Waktu untuk melihat tidak kami batasi," jelasnya.

Menurut Emi Freezer, peran tim alumni Pondok Pesantren Al-Khoziny hanya terbatas pada pembersihan puing-puing, bukan pada proses evakuasi korban, karena proses evakuasi korban hanya dapat dilakukan oleh tim rescue Basarnas dengan menggunakan baju hazmat level 1.

Keterlibatan alumni pesantren dalam mendukung pembersihan lokasi ini diharapkan mempercepat jalannya proses evakuasi, sekaligus memperkuat sinergi antara Basarnas, pihak pesantren, dan masyarakat.

"Bantuan dari tim alumni Pondok Pesantren Al-Khoziny ini sangat membantu sebab pembersihan puing-puing memang harus segera dilakukan seiring dengan proses evakuasi korban," pungkasnya.

Selain pembersihan puing-puing reruntuhan, Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Jatim juga mengajak Tim Satgas Penanganan Musibah Mushalla Pesantren Al-Khoziny dari Lazisnu, LPBI, dan RMI untuk mengadakan Tahlil di Tenda BPBD Jatim di lokasi musibah pada Sabtu (4/10) bakda Shalat isya.

Selain pembersihan puing-puing reruntuhan dan tahlil untuk belasan korban meninggal dunia, koordinasi juga dilakukan untuk pemulasaran (memandikan jenazah) dan menshalatkan jenazah serta pemberangkatan jenazah dari rumah sakit ke rumah duka.

Tim Satgas Penanganan Musibah Musala Pesantren Al-Khoziny juga mendukung Basarnas dan BPBD dengan membuka dapur umum untuk keluarga korban, petugas, dan pengunjung. Ada juga posko pengaduan, posko donasi, dan empat posko satgas yakni Posko 1 (Pesantren Al-Khoziny), Posko 2 (Biddokkes RS Bhayangkara), Posko 3 (PWNU Jatim), dan Rumah Duka.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Al-Hamidiyah Innovation...
Al-Hamidiyah Innovation Showcase 2026: Ajang Inovasi dan Kreativitas Generasi Masa Depan
Ponpes Darul Amanah...
Ponpes Darul Amanah Kendal Raih Penghargaan Digitalisasi Pesantren Terbaik di Indonesia
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Infografis
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin...
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin Baru Hamas Dijuluki Hantu Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved