Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Kini Jabat Dankor Brimob Polri
Kamis, 02 Oktober 2025 - 09:21 WIB
loading...
Irjen Pol Ramdani Hidayat menjadi pucuk pimpinan Brimob Polri sebagai Dankor Brimob usai mendapat penugasan baru dalam mutasi Polri pada 24 September 2025. Foto/IG @humaskorpsbrimob
A
A
A
JAKARTA - IRJEN Pol Ramdani Hidayat menjadi pucuk pimpinan satuan elite Brigade Mobil (Brimob) Polri sebagai Dankor Brimob usai mendapat penugasan baru dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mutasi Polri pada 24 September 2025. Ramdani menggantikan posisi Komjen Pol Imam Widodo.
Ramdani merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. Perwira Tinggi (Pati) Polri yang lahir di Malang pada 18 Desember 1968 silam ini memiliki karier mentereng dan moncer di satuan Brigade Mobil (Brimob).
Baca juga: Mutasi Polri Terbaru: Dankorbrimob, Kabaintelkam hingga 4 Kapolda Digeser
Sebelum menjadi pucuk pimpinan Brimobo Polri dengan menjabat Komandan Korps Brimob (Dankor Brimob), Ramdani merupakan orang kedua di Brimob, yakni sebagai Wakil Komandan Korps Brimob (Wadankor Brimob).
Ramdani juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Papua pada periode 20 Juni 2022 hingga 14 Oktober 2023. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Karoprovos Divpropam Polri pada 3 Maret 2020 hingga 25 Agustus 2021.
Dia juga pernah mendapat penugasan sebagai Kepala Operasi Nemangkawi pada 2021 setelah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Operasi Nemangkawi pada 2018.
Baca juga: Mutasi Polri, Sejumlah Petinggi Brimob Diganti Ini Daftarnya
Penugasan lainnya Wakasat Brimob Polda Sumsel (2003), Kasat Brimob Polda Bengkulu (2004), Kasat Brimob Polda Banten (2006), Kasat Brimob Polda Bali (2008), dan Kapolres Bangli (2010).
Selain itu pernah menjabat Kasat Brimob Polda Sulsel (2011), Kasat II Pelopor Korbrimob Polri (2013), Kasat Brimob Polda Kaltim (2015), Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2016), Dansat Brimob Polda Metro Jaya (2018).
Kariernya terus meningkat, yakni sebagai Kabaglog Korbrimob Polri (2019), Karoprovos Divpropam Polri (2020), Analis Kebijakan Utama Bidang Provos Polri (2021).
Diketahui mutasi Polri terbaru pada 2025 termasuk pergeseran Dankor Brimob tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengan (Pamen) mengalami mutasi.
Polri menyatakan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.
“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Jumat (26/9/2025).
Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.
“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” jelasnya.
Ramdani merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. Perwira Tinggi (Pati) Polri yang lahir di Malang pada 18 Desember 1968 silam ini memiliki karier mentereng dan moncer di satuan Brigade Mobil (Brimob).
Baca juga: Mutasi Polri Terbaru: Dankorbrimob, Kabaintelkam hingga 4 Kapolda Digeser
Sebelum menjadi pucuk pimpinan Brimobo Polri dengan menjabat Komandan Korps Brimob (Dankor Brimob), Ramdani merupakan orang kedua di Brimob, yakni sebagai Wakil Komandan Korps Brimob (Wadankor Brimob).
Ramdani juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Papua pada periode 20 Juni 2022 hingga 14 Oktober 2023. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Karoprovos Divpropam Polri pada 3 Maret 2020 hingga 25 Agustus 2021.
Dia juga pernah mendapat penugasan sebagai Kepala Operasi Nemangkawi pada 2021 setelah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Operasi Nemangkawi pada 2018.
Baca juga: Mutasi Polri, Sejumlah Petinggi Brimob Diganti Ini Daftarnya
Penugasan lainnya Wakasat Brimob Polda Sumsel (2003), Kasat Brimob Polda Bengkulu (2004), Kasat Brimob Polda Banten (2006), Kasat Brimob Polda Bali (2008), dan Kapolres Bangli (2010).
Selain itu pernah menjabat Kasat Brimob Polda Sulsel (2011), Kasat II Pelopor Korbrimob Polri (2013), Kasat Brimob Polda Kaltim (2015), Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2016), Dansat Brimob Polda Metro Jaya (2018).
Kariernya terus meningkat, yakni sebagai Kabaglog Korbrimob Polri (2019), Karoprovos Divpropam Polri (2020), Analis Kebijakan Utama Bidang Provos Polri (2021).
Diketahui mutasi Polri terbaru pada 2025 termasuk pergeseran Dankor Brimob tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengan (Pamen) mengalami mutasi.
Polri menyatakan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.
“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Jumat (26/9/2025).
Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.
“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :