Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Diduga Keracunan, Dinkes Bandung Barat Klaim Bukan karena MBG
Rabu, 01 Oktober 2025 - 14:54 WIB
loading...
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Seorang siswi SMK Negeri (SMKN) 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meninggal dunia dengan gejala diduga mirip keracunan atau kejang-kejang. Siswa tersebut diketahui bernama Bunga Rahmawati dan dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 30 September 2025 sekitar pukul 12.20 WIB.
Kabar yang beredar pada Rabu (1/10/2025) pagi, menyebutkan siswi kelas 12 tersebut meninggal setelah mengalami muntah dan kejang. Selain itu, mukanya membiru serta keluar busa dari mulutnya.
Kondisi itu sempat menimbulkan spekulasi korban diduga meninggal dunia karena imbas keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, kasus keracunan MBG memang sempat terjadi di SMK Negeri 1 Cihampelas pada Rabu (24/9/2025).
Baca juga: Catatan BGN: 6.517 Siswa Keracunan MBG Sejak Januari hingga September
Pada saat itu, para siswa SMK Negeri 1 Cihampelas yang berada di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, mengalami keracunan MBG dan ada 66 siswa yang harus dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas, namun tidak sampai ada yang meninggal dunia.
Terkait hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan KBB dr. Lia N Sukandar mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi petugasnya di lapangan sejauh ini dipastikan meninggalnya siswa itu bukan karena MBG.
Baca juga: Marak Keracunan MBG, Dadan Hindayana Akui Belum Semua SPPG Punya Sanitasi yang Baik
"Sudah diinvestigasi ke lapangan oleh petugas, dipastikan bukan karena MBG," ucapnya saat dikonfirmasi SindoNews.
Pihaknya belum mengetahui siswa tersebut meninggal karena apa meski dinarasikan mulutnya mengeluarkan busa. Hanya saja, berdasarkan keterangan pihak keluarga tidak mengarah kepada keracunan MBG.
"Keterangan keluarga tidak mengarah keracunan MBG karena yang bersangkutan sudah sakit sebelumnya," kata Lia.
Kabar yang beredar pada Rabu (1/10/2025) pagi, menyebutkan siswi kelas 12 tersebut meninggal setelah mengalami muntah dan kejang. Selain itu, mukanya membiru serta keluar busa dari mulutnya.
Kondisi itu sempat menimbulkan spekulasi korban diduga meninggal dunia karena imbas keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, kasus keracunan MBG memang sempat terjadi di SMK Negeri 1 Cihampelas pada Rabu (24/9/2025).
Baca juga: Catatan BGN: 6.517 Siswa Keracunan MBG Sejak Januari hingga September
Pada saat itu, para siswa SMK Negeri 1 Cihampelas yang berada di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, mengalami keracunan MBG dan ada 66 siswa yang harus dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas, namun tidak sampai ada yang meninggal dunia.
Terkait hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan KBB dr. Lia N Sukandar mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi petugasnya di lapangan sejauh ini dipastikan meninggalnya siswa itu bukan karena MBG.
Baca juga: Marak Keracunan MBG, Dadan Hindayana Akui Belum Semua SPPG Punya Sanitasi yang Baik
"Sudah diinvestigasi ke lapangan oleh petugas, dipastikan bukan karena MBG," ucapnya saat dikonfirmasi SindoNews.
Pihaknya belum mengetahui siswa tersebut meninggal karena apa meski dinarasikan mulutnya mengeluarkan busa. Hanya saja, berdasarkan keterangan pihak keluarga tidak mengarah kepada keracunan MBG.
"Keterangan keluarga tidak mengarah keracunan MBG karena yang bersangkutan sudah sakit sebelumnya," kata Lia.
(rca)
Lihat Juga :