Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat

Selasa, 30 September 2025 - 10:54 WIB
loading...
Petani Kalteng Dukung...
Para petani di Kalimantan Tengah bersyukur program cetak sawah rakyat (CSR) yang berjalan saat ini memiliki dampak positif terhadap roda ekonomi sekaligus kesejahteraan petani. Foto: Ist
A A A
KAPUAS - Para petani di Kalimantan Tengah bersyukur program cetak sawah rakyat (CSR) yang berjalan saat ini memiliki dampak positif terhadap roda ekonomi dan juga kesejahteraan petani. Karena itu, mereka mendukung 100 persen percepatan pengerjaan lahan bukaan baru.

Himbarni (46), Ketua Kelompok Tani Penyang Karohey, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas mengatakan, manfaat CSR sangat dirasakan terutama pada hitung-hitungan bagi hasil yang jauh lebih besar dibanding garapan lahan sebelumnya.

Baca juga: Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan

Program cetak sawah telah membawa perubahan besar khususnya pada hasil panen dan keuntungan secara keseluruhan. Sebagai contoh, indeks pertanaman 1 kali kini bertambah menjadi 2 kali dalam setahun.

“Bahkan saat ini sedang berupaya menjadi 3 kali dalam setahun. Ini bukti nyata di mana lahan tidur bisa diolah menjadi lumbung ekonomi bagi kami,” ujar Himbarni, Minggu, 28 September 2025.

Menurut dia, pemerintah bukan sekadar menyediakan lahan namun lebih dari itu juga melakukan pendampingan hingga memberikan berbagai bantuan. Di antara yang paling bermanfaat adalah penggunaan mekanisasi alsintan dan bantuan benih maupun pupuk.

Senada dengan Himbarni, Mansyah (41), petani asal Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau mengatakan, program CSR merupakan program yang selama ini diharapkan masyarakat.

Selama ini dia tidak bisa membuka lahan sendiri karena memiliki keterbatasan. “Cetak sawah ini hadir sebagai solusinya, makanya kami menyambut baik dan 100 persen kami dukung supaya ke depan asta cita Presiden Prabowo Subianto terwujud,” katanya.

Mansyah menyambut baik program cetak sawah terus dilakukan pemerintah, di mana pendapatan rata-rata hasil produksi mampu mencukupi kebutuhan keluarga hingga urusan dapur serta anak-anak sekolah.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo dalam arahannya kepada Kementerian Pertanian (Kementan) meminta agar capaian swasembada terus dipercepat sehingga Indonesia ke depan mampu menjadi lumbung pangan dunia.

Presiden menegaskan Indonesia kini telah berubah menjadi negara penghasil beras terbesar di kawasan ASEAN. Lebih dari itu, Indonesia juga menjadi penentu harga beras dunia karena saat ini kebijakan impor ditiadakan.

“Kami kini swasembada beras dan mulai mengekspor beras ke negara lain yang membutuhkan, termasuk menyediakan beras untuk Palestina,” ujar Prabowo pada kesempatan pidato di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved