Tim SAR Pastikan 2 Santri yang Terjebak Reruntuhan Musala Ponpes Al-Khoziny Selamat
Senin, 29 September 2025 - 19:14 WIB
loading...
Tim SAR menyebut dua santri korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur dalam keadaan selamat. Foto/SindoNews
A
A
A
SIDOARJO - Tim SAR menyebut dua santri korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur dalam keadaan selamat. Saat ini, kedua santri tersebut masih dalam proses evakuasi dari bawah reruntuhan.
Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit menyampaikan Tim pertama yang tiba segera melakukan assessment awal di lokasi kejadian. Setelah melakukan asessment, tim SAR gabungan mendapati adanya tanda-tanda dua korban dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan.
"Tim kedua tiba dengan bantuan peralatan tambahan dan tim SAR gabungan langsung melakukan pembukaan akses dengan menggunakan peralatan ekstrikasi," kata Nanang, Senin (29/9/2025).
Adapun, jumlah korban dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan.
Baca juga: Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Sejumlah Santri Terjebak di Reruntuhan
Sementara itu, salah seorang santri Muhammad Wafiq menyebut bangun tersebut ambruk ketika para santri sedang menunaikan salat Asar di lantai bawah.
"Pada saat salat jamaah Ashar. Salat jamaah Ashar (tapi) ya engga langsung (roboh). waktu wiridan," kata Wafiq kepada jurnalis iNews TV, Senin (29/9/2025).
Baca juga: Detik-detik Musala Ponpes Al-Khoziny Ambruk saat Santri Salat Asar Berjamaah
Wafiq menyampaikan, kejadin yang begitu cepat membuat suasana menjadi panik. Wafiq menyampaikan ada santri yang terjepit reruntuhan bangunan. "Itu sudah enggak bisa di nalar dengan pikiran sehingga kita itu tidak fokus bantu teman-teman yang ada di dalam," ucapnya.
Adapun bedasarkan tayang live di iNews TV, evakuasi terhadap korban masih dilakukan hingga pukul 18.00 WIB. Anggota BPBD dan Tim SAR telah diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan evakuasi.
Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit menyampaikan Tim pertama yang tiba segera melakukan assessment awal di lokasi kejadian. Setelah melakukan asessment, tim SAR gabungan mendapati adanya tanda-tanda dua korban dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan.
"Tim kedua tiba dengan bantuan peralatan tambahan dan tim SAR gabungan langsung melakukan pembukaan akses dengan menggunakan peralatan ekstrikasi," kata Nanang, Senin (29/9/2025).
Adapun, jumlah korban dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan.
Baca juga: Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Sejumlah Santri Terjebak di Reruntuhan
Sementara itu, salah seorang santri Muhammad Wafiq menyebut bangun tersebut ambruk ketika para santri sedang menunaikan salat Asar di lantai bawah.
"Pada saat salat jamaah Ashar. Salat jamaah Ashar (tapi) ya engga langsung (roboh). waktu wiridan," kata Wafiq kepada jurnalis iNews TV, Senin (29/9/2025).
Baca juga: Detik-detik Musala Ponpes Al-Khoziny Ambruk saat Santri Salat Asar Berjamaah
Wafiq menyampaikan, kejadin yang begitu cepat membuat suasana menjadi panik. Wafiq menyampaikan ada santri yang terjepit reruntuhan bangunan. "Itu sudah enggak bisa di nalar dengan pikiran sehingga kita itu tidak fokus bantu teman-teman yang ada di dalam," ucapnya.
Adapun bedasarkan tayang live di iNews TV, evakuasi terhadap korban masih dilakukan hingga pukul 18.00 WIB. Anggota BPBD dan Tim SAR telah diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan evakuasi.
(cip)
Lihat Juga :