UI Gelar Pengabdian Masyarakat di Tambora: Ajak Warga Siaga Hadapi Kebakaran
Senin, 29 September 2025 - 10:15 WIB
loading...
Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di permukiman warga di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di permukiman warga di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, UI mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran .
Kegiatan bertajuk “Meningkatkan Kesiapsiagaan Warga dalam Mitigasi Kebakaran: Perencanaan, dan Simulasi, APAR Portable” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam menghadapi risiko kebakaran, khususnya melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) portable.
Acara dihadiri oleh Lurah Tambora Ahmad Bayhaki, Ketua RW 02 Karjasin, Ketua RT 001–012, serta warga setempat. Dari pihak UI, kegiatan dipimpin oleh Dewi Lusiana bersama tim pengabdi, yaitu Muhammad Ramaditya dan Donny Oktavian Syah.
Baca juga: Update Kebakaran Permukiman Padat di Taman Sari, 6 Korban Luka Ringan dan 225 Jiwa Mengungsi
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi FIA UI menggandeng Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyampaian materi dan praktik lapangan yang dipandu oleh perwakilan Sudin Damkar, Dian Ardiansyah, dengan topik “Pemadaman Konvensional dan Modern Menggunakan APAR.”
Selain pelatihan, kegiatan ini juga diakhiri dengan pembagian 12 unit APAR portable kepada masing-masing RT di RW 02 Tambora sebagai bentuk kontribusi nyata untuk memperkuat kesiapsiagaan warga.
“Pembagian APAR ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap RT memiliki sarana pemadam awal yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Dengan adanya APAR di setiap RT, kami berharap warga tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki sarana yang bisa dipakai langsung saat terjadi kebakaran,” ujar Dewi Lusiana, Senin (29/9/2025).
Baca juga: 9 Perwira Intelijen Baintelkam Polri Digeser pada September 2025, Ini Daftar Namanya
Lurah Tambora Ahmad Bayhaki menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Tambora adalah wilayah padat yang memiliki risiko kebakaran cukup tinggi. Kegiatan ini telah melalui riset mendalam sebelum dilaksanakan, sehingga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
Bahyhaki berharap ke depan FIA UI dapat terus menjadikan Tambora sebagai lokus pengabdian masyarakat secara berkelanjutan. 'Kami juga sangat berterima kasih kepada UI dan Sudin Damkar. Karena edukasi, simulasi, serta pembagian APAR ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” ucapnya.
Kegiatan bertajuk “Meningkatkan Kesiapsiagaan Warga dalam Mitigasi Kebakaran: Perencanaan, dan Simulasi, APAR Portable” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam menghadapi risiko kebakaran, khususnya melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) portable.
Acara dihadiri oleh Lurah Tambora Ahmad Bayhaki, Ketua RW 02 Karjasin, Ketua RT 001–012, serta warga setempat. Dari pihak UI, kegiatan dipimpin oleh Dewi Lusiana bersama tim pengabdi, yaitu Muhammad Ramaditya dan Donny Oktavian Syah.
Baca juga: Update Kebakaran Permukiman Padat di Taman Sari, 6 Korban Luka Ringan dan 225 Jiwa Mengungsi
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi FIA UI menggandeng Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyampaian materi dan praktik lapangan yang dipandu oleh perwakilan Sudin Damkar, Dian Ardiansyah, dengan topik “Pemadaman Konvensional dan Modern Menggunakan APAR.”
Selain pelatihan, kegiatan ini juga diakhiri dengan pembagian 12 unit APAR portable kepada masing-masing RT di RW 02 Tambora sebagai bentuk kontribusi nyata untuk memperkuat kesiapsiagaan warga.
“Pembagian APAR ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap RT memiliki sarana pemadam awal yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Dengan adanya APAR di setiap RT, kami berharap warga tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki sarana yang bisa dipakai langsung saat terjadi kebakaran,” ujar Dewi Lusiana, Senin (29/9/2025).
Baca juga: 9 Perwira Intelijen Baintelkam Polri Digeser pada September 2025, Ini Daftar Namanya
Lurah Tambora Ahmad Bayhaki menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Tambora adalah wilayah padat yang memiliki risiko kebakaran cukup tinggi. Kegiatan ini telah melalui riset mendalam sebelum dilaksanakan, sehingga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
Bahyhaki berharap ke depan FIA UI dapat terus menjadikan Tambora sebagai lokus pengabdian masyarakat secara berkelanjutan. 'Kami juga sangat berterima kasih kepada UI dan Sudin Damkar. Karena edukasi, simulasi, serta pembagian APAR ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :