RS Polri Ungkap Hasil Pemeriksaan Sementara Jenazah Bocah 8 Tahun yang Tewas di Penjaringan
Rabu, 24 September 2025 - 13:35 WIB
loading...
Bocah berinisial AR (8) ditemukan tewas di sebuah kamar indekos di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Ilustrasi/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Bocah berinisial AR (8) ditemukan tewas di sebuah kamar indekos di wilayah Penjaringan , Jakarta Utara. Jenazah bocah itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
RS Polri Kramat Jati memaparkan hasil sementara pemeriksaan terhadap jenazah AR. Jenazah pertama kali ditemukan sudah membusuk.
"Hasil pemeriksaan sebagai berikut, pada jenazah ditemukan sudah membusuk, membusuk lanjut dan didapatkan belatung," ungkap Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati Kombes Ahmad Fauzi, Rabu (23/9/2025).
Baca juga: PPP Bengkulu Tuding Kubu Mardiono Mulai Panik
Dia mengungkapkan tulang iga kiri bagian depan menonjol dengan permukaan kasar. “Di mana diduga akibat proses penyembuhan tulang,” ujar Fauzi.
Fauzi menjelaskan wajah pada jenazah juga ditemukan telah kering. Selain itu, luka terbuka juga ditemukan di daerah puncak kepala.
"Wajah tampak lebih kering dan terdapat jejas dengan perabahan kasar di kulit leher kanan dan kiri. Kemudian ditemukan luka terbuka di puncak kepala dengan resapan darah sampai di tulang kepala," jelas dia.
Hingga saat ini, penyebab kematian bocah itu belum dipastikan. Jenazah akan dilakukan proses hispatologi dan toksikologi sebelum diumumkan hasil autopsi secara rinci.
"Ada pemeriksaan tambahan toksikologi dan hispatologi sebelum penyebab kematian diumumkan," ujar Dokter Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Hery Wijatmoko.
RS Polri Kramat Jati memaparkan hasil sementara pemeriksaan terhadap jenazah AR. Jenazah pertama kali ditemukan sudah membusuk.
"Hasil pemeriksaan sebagai berikut, pada jenazah ditemukan sudah membusuk, membusuk lanjut dan didapatkan belatung," ungkap Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati Kombes Ahmad Fauzi, Rabu (23/9/2025).
Baca juga: PPP Bengkulu Tuding Kubu Mardiono Mulai Panik
Dia mengungkapkan tulang iga kiri bagian depan menonjol dengan permukaan kasar. “Di mana diduga akibat proses penyembuhan tulang,” ujar Fauzi.
Fauzi menjelaskan wajah pada jenazah juga ditemukan telah kering. Selain itu, luka terbuka juga ditemukan di daerah puncak kepala.
"Wajah tampak lebih kering dan terdapat jejas dengan perabahan kasar di kulit leher kanan dan kiri. Kemudian ditemukan luka terbuka di puncak kepala dengan resapan darah sampai di tulang kepala," jelas dia.
Hingga saat ini, penyebab kematian bocah itu belum dipastikan. Jenazah akan dilakukan proses hispatologi dan toksikologi sebelum diumumkan hasil autopsi secara rinci.
"Ada pemeriksaan tambahan toksikologi dan hispatologi sebelum penyebab kematian diumumkan," ujar Dokter Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Hery Wijatmoko.
(rca)
Lihat Juga :