Bus Transjakarta 3 Kali Kecelakaan dalam Sebulan, Pramono: Kami Evaluasi
Minggu, 21 September 2025 - 07:26 WIB
loading...
Bus Transjakarta menabrak 4 ruko di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025). Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bakal mengevaluasi Transjakarta . Langkah ini dilakukan dalam merespons insiden kecelakaan Transjakarta yang terjadi sebanyak tiga kali dalam sebulan.
"Kami mengevaluasi terhadap Transjakarta," kata Pramono saat ditemui di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).
Pramono mengatakan, insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta terkadang ada faktor pengendara lain. Untuk itu, pihaknya akan memperbaiki operasional Transjakarta.
Baca juga: Kronologi Bus Transjakarta Tabrak 4 Ruko di Pulogebang, Diduga Akibat Rem Blong
"Memang kan kadang kala kejadiannya karena ada yang motong dan sebagainya. Sehingga dengan demikian tentunya akan kami perbaiki tentu nggak boleh terjadi lagi," ucap Pramono
Ia mengatakan, langkah evaluasi ini ditujukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Terlebih, kata dia, antusias masyarakat untuk menaiki Transjakarta tengah meningkat saat ini.
"Karena saat ini betul-betul Transjakarta kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan, karena memang saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat," ucap Pramono.
Sekadar informasi, setidaknya ada tiga insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta dalam sebulan. Pertama, sopir Transjakarta inisial LK (44) menabrak toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/9/2025) pukul 11.30 WIB diduga karena kurang konsentrasi.
Kedua, insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan yakni bus Transjakarta koridor 3 dan truk di Jalan Cideng Timur arah Harmoni tepatnya di perempatan RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025).
Sehari kemudian, bus Transjakarta rute koridor 11 Pulo Gebang-Kampung Melayu mengalami kecelakaan dan menabrak pengendara mobil, motor, hingga rumah toko di wilayah Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Merespons itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan penyebab kecelakaan bus Transjakarta itu akibat faktor manusia. "Dari temuannya (lebih dominan) faktor manusia atau human factor," kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
"Kami mengevaluasi terhadap Transjakarta," kata Pramono saat ditemui di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).
Pramono mengatakan, insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta terkadang ada faktor pengendara lain. Untuk itu, pihaknya akan memperbaiki operasional Transjakarta.

Baca juga: Kronologi Bus Transjakarta Tabrak 4 Ruko di Pulogebang, Diduga Akibat Rem Blong
"Memang kan kadang kala kejadiannya karena ada yang motong dan sebagainya. Sehingga dengan demikian tentunya akan kami perbaiki tentu nggak boleh terjadi lagi," ucap Pramono
Ia mengatakan, langkah evaluasi ini ditujukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Terlebih, kata dia, antusias masyarakat untuk menaiki Transjakarta tengah meningkat saat ini.
"Karena saat ini betul-betul Transjakarta kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan, karena memang saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat," ucap Pramono.
Sekadar informasi, setidaknya ada tiga insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta dalam sebulan. Pertama, sopir Transjakarta inisial LK (44) menabrak toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/9/2025) pukul 11.30 WIB diduga karena kurang konsentrasi.
Kedua, insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan yakni bus Transjakarta koridor 3 dan truk di Jalan Cideng Timur arah Harmoni tepatnya di perempatan RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025).
Sehari kemudian, bus Transjakarta rute koridor 11 Pulo Gebang-Kampung Melayu mengalami kecelakaan dan menabrak pengendara mobil, motor, hingga rumah toko di wilayah Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Merespons itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan penyebab kecelakaan bus Transjakarta itu akibat faktor manusia. "Dari temuannya (lebih dominan) faktor manusia atau human factor," kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
(rca)
Lihat Juga :