Masuk Tol Gratis Urai Macet Horor Jalan TB Simatupang Bakal Dilanjut hingga Oktober
Sabtu, 20 September 2025 - 12:34 WIB
loading...
Masuk Tol Gratis Urai Macet Horor Jalan TB Simatupang Bakal Dilanjut hingga Oktober 2025. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menilai rekayasa lalu lintas (lalin) dengan membuka satu lajur ruas Tol JORR S mulai Gerbang Tol (GT) Fatmawati 2 hingga exit tol Pondok Indah secara gratis mampu mengurangi kemacetan horor di Jalan TB Simatupang -Jalan Kartini Jakarta Selatan. Terutama saat jam sibuk atau peak hour.
![Masuk Tol Gratis Urai Macet Horor Jalan TB Simatupang Bakal Dilanjut hingga Oktober]()
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Badan Pengelolaan Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ditlantas Polda Metro Jaya sejak Senin (15/9/2025) hingga Jumat (19/9/2025) kemarin.
Baca juga: Solusi Macet Horor Jalan TB Simatupang, Kendaraan Boleh Masuk Tol secara Gratis
"Jadi saya mendapatkan laporan sampai dengan 5 hari berturut-turut untuk Jalan TB Simatupang, pembukaan ke tol yang dibuka dan digratiskan selama 5 hari itu average kurang lebih 600 kendaraan. Dengan 600 kendaraan tadi dan secara signifikan juga mengurangi kemacetan yang ada di, baik itu di jalan tol sendiri maupun di TB Simatupang," ucap Pramono di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (20/9/2025).
Pramono meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI untuk berkomunikasi dengan BPJT dan Kementerian PU untuk diperpanjang hingga akhir Oktober mendatang.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, kepada asisten pembangunan untuk berkoordinasi dengan BPJT, Kementerian PU, untuk bisa dilanjutkan sampai dengan akhir Oktober. Sebab, kalau itu bisa dilakukan akan sangat baik ya," ujarnya.
Baca juga: Pramono Minta Proyek Galian di Jalan TB Simatupang Rampung Akhir Oktober
Sebelumnya, uji coba penggunaan satu lajur paling kiri di gerbang tol Fatmawati 2 secara gratis bagi masyarakat dari Jalan Fatmawati yang hendak menuju kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kebijakan ini sebagai upaya mengurai kemacetan di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan TB Simatupang.
“Masyarakat dari Jalan Fatmawati yang akan menuju Lebak Bulus, selain menggunakan jalan eksisting, dapat juga menggunakan tambahan satu lajur paling kiri dari gerbang tol Fatmawati 2 dan tanpa dipungut biaya," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Jakarta, Minggu (14/9/2025).
"Pengelola jalan tol bersedia membuka satu lajur di gerbang tol tersebut untuk kanalisasi lalu lintas dari arah Fatmawati menuju off ramp Lebak Bulus,” imbuhnya.
Syafrin menyampaikan, kebijakan ini berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Tidak berlaku untuk kendaraan roda dua atau kendaraan lebih dari roda empat.
"Uji coba akan dilaksanakan pada Senin-Jumat, 15-19 September 2025, pukul 17.00-20.00 WIB. Hal ini merujuk pada data Dishub DKI Jakarta terkait volume kendaraan yang tinggi pada jam sibuk (peak hours)," sebutnya.
.jpg)
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Badan Pengelolaan Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ditlantas Polda Metro Jaya sejak Senin (15/9/2025) hingga Jumat (19/9/2025) kemarin.
Baca juga: Solusi Macet Horor Jalan TB Simatupang, Kendaraan Boleh Masuk Tol secara Gratis
"Jadi saya mendapatkan laporan sampai dengan 5 hari berturut-turut untuk Jalan TB Simatupang, pembukaan ke tol yang dibuka dan digratiskan selama 5 hari itu average kurang lebih 600 kendaraan. Dengan 600 kendaraan tadi dan secara signifikan juga mengurangi kemacetan yang ada di, baik itu di jalan tol sendiri maupun di TB Simatupang," ucap Pramono di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (20/9/2025).
Pramono meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI untuk berkomunikasi dengan BPJT dan Kementerian PU untuk diperpanjang hingga akhir Oktober mendatang.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, kepada asisten pembangunan untuk berkoordinasi dengan BPJT, Kementerian PU, untuk bisa dilanjutkan sampai dengan akhir Oktober. Sebab, kalau itu bisa dilakukan akan sangat baik ya," ujarnya.
Baca juga: Pramono Minta Proyek Galian di Jalan TB Simatupang Rampung Akhir Oktober
Sebelumnya, uji coba penggunaan satu lajur paling kiri di gerbang tol Fatmawati 2 secara gratis bagi masyarakat dari Jalan Fatmawati yang hendak menuju kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kebijakan ini sebagai upaya mengurai kemacetan di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan TB Simatupang.
“Masyarakat dari Jalan Fatmawati yang akan menuju Lebak Bulus, selain menggunakan jalan eksisting, dapat juga menggunakan tambahan satu lajur paling kiri dari gerbang tol Fatmawati 2 dan tanpa dipungut biaya," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Jakarta, Minggu (14/9/2025).
"Pengelola jalan tol bersedia membuka satu lajur di gerbang tol tersebut untuk kanalisasi lalu lintas dari arah Fatmawati menuju off ramp Lebak Bulus,” imbuhnya.
Syafrin menyampaikan, kebijakan ini berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Tidak berlaku untuk kendaraan roda dua atau kendaraan lebih dari roda empat.
"Uji coba akan dilaksanakan pada Senin-Jumat, 15-19 September 2025, pukul 17.00-20.00 WIB. Hal ini merujuk pada data Dishub DKI Jakarta terkait volume kendaraan yang tinggi pada jam sibuk (peak hours)," sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :