Masyarakat Antusias Peresmian Sekolah Patra Bahari dan Penanaman Mangrove di Karawang
Jum'at, 12 September 2025 - 20:42 WIB
loading...
Masyarakat antusias dengan peresmian Sekolah Patra Bahari dan penanaman pohon mangrove di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, Selasa (9/9/2025). Foto: Ist
A
A
A
KARAWANG - Masyarakat antusias dengan peresmian Sekolah Pendidikan Anak Tangguh, Ramah Alam, Berwawasan Hijau, Religius, dan Inovatif (Patra Bahari) dan penanaman pohon mangrove di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, Selasa (9/9/2025).
Sekolah Patra Bahari hadir sebagai bentuk perbaikan dari MI Al Hayat yang mengusung konsep pendidikan berbasis lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar melakukan seremonial peresmian Sekolah Patra Bahari, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Sedari Kampung Hijau, Lestari dan Mandiri (Kang Hari) yang telah berjalan secara berkelanjutan.
Baca juga: Indonesia Ajak Dunia Berbagi Pengetahuan Pengelolaan Mangrove di World Mangrove Center
Kegiatan yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek ini disambut positif oleh berbagai pihak.
Kepala MI Al Hayat Darkim mengapresiasi perbaikan sekolah yang telah bertransformasi menjadi Sekolah Patra Bahari. “Kami sangat berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk berbagai kegiatan pendidikan lainnya. Dukungan Pertamina telah membawa semangat baru bagi siswa dan guru, serta membuat proses belajar lebih bermakna,” ujarnya.
Kepala Desa Sedari Bisri Mustopa menuturkan kolaborasi Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan masyarakat Desa Sedari menghadirkan berbagai program yang nyata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Sinergi ini tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kerja sama dan kepedulian terhadap masa depan desa.
“Mulai dari pembangunan dermaga perahu, penataan kawasan ekowisata Cikeong, renovasi sekolah, hingga penghijauan mangrove. Pertamina dan masyarakat Sedari membangun bersama dari bawah. Kami ingin kerja sama ini terus berlanjut dan berkembang,” ucapnya.
FT Manager Cikampek M Andika Gunawan mengatakan, Sekolah Patra Bahari hadir sebagai salah satu wadah pendidikan dengan pendekatan ramah lingkungan sehingga Sekolah Patra Bahari bisa menjadi suatu model inspirasi di wilayah pesisir dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi sarana membentuk generasi tangguh, ramah alam, religius, dan berwawasan hijau. Kami percaya anak-anak yang tumbuh dengan cinta lingkungan akan menjadi generasi peduli dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Selain peresmian sekolah, Pertamina Patra Niaga RJBB juga melakukan kegiatan program penghijauan mangrove. Bersama masyarakat, pihaknya menanam lebih dari 17.000 bibit di lahan bekas tambak seluas 15 hektare.
Saat ini upaya tersebut kembali diperkuat dengan ditambahkannya penanaman bibit mangrove sebanyak 2.050 bibit baru. Upaya ini menjadi sebuah wujud nyata terhadap kepedulian dalam melestarikan wilayah pesisir.
Andika juga menyampaikan bahwa penanaman mangrove menjadi sebuah harapan bagi masyarakat karena mangrove memiliki peran sebagai benteng hijau yang bisa melindungi pesisir Karawang serta menjaga keberlanjutan ekosistem.
“Menanam mangrove berarti menanam harapan. Selain mencegah abrasi, mangrove berperan sebagai benteng hijau yang melindungi pesisir Karawang sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem,” katanya.
Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Susanto August Satria menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat serta melestarikan lingkungan pesisir.
“Melalui kegiatan Sekolah Patra Bhari dan penanaman mangrove di Desa Sedari menjadi bukti nyata dari Pertamina dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta melestarikan lingkungan pesisir. Kolaborasi ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di Desa Sedari,” ujar Satria.
Adanya kegiatan ini menjadi pendorong bagi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian wilayah pesisir. Keterlibatan masyarakat yang aktif ini menjadi bukti tanggung jawab masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan dan gerakan berkelanjutan dalam menjaga garis pantai Karawang.
Sekolah Patra Bahari hadir sebagai bentuk perbaikan dari MI Al Hayat yang mengusung konsep pendidikan berbasis lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar melakukan seremonial peresmian Sekolah Patra Bahari, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Sedari Kampung Hijau, Lestari dan Mandiri (Kang Hari) yang telah berjalan secara berkelanjutan.
Baca juga: Indonesia Ajak Dunia Berbagi Pengetahuan Pengelolaan Mangrove di World Mangrove Center
Kegiatan yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek ini disambut positif oleh berbagai pihak.
Kepala MI Al Hayat Darkim mengapresiasi perbaikan sekolah yang telah bertransformasi menjadi Sekolah Patra Bahari. “Kami sangat berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk berbagai kegiatan pendidikan lainnya. Dukungan Pertamina telah membawa semangat baru bagi siswa dan guru, serta membuat proses belajar lebih bermakna,” ujarnya.
Kepala Desa Sedari Bisri Mustopa menuturkan kolaborasi Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan masyarakat Desa Sedari menghadirkan berbagai program yang nyata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Sinergi ini tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kerja sama dan kepedulian terhadap masa depan desa.
“Mulai dari pembangunan dermaga perahu, penataan kawasan ekowisata Cikeong, renovasi sekolah, hingga penghijauan mangrove. Pertamina dan masyarakat Sedari membangun bersama dari bawah. Kami ingin kerja sama ini terus berlanjut dan berkembang,” ucapnya.
FT Manager Cikampek M Andika Gunawan mengatakan, Sekolah Patra Bahari hadir sebagai salah satu wadah pendidikan dengan pendekatan ramah lingkungan sehingga Sekolah Patra Bahari bisa menjadi suatu model inspirasi di wilayah pesisir dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi sarana membentuk generasi tangguh, ramah alam, religius, dan berwawasan hijau. Kami percaya anak-anak yang tumbuh dengan cinta lingkungan akan menjadi generasi peduli dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Selain peresmian sekolah, Pertamina Patra Niaga RJBB juga melakukan kegiatan program penghijauan mangrove. Bersama masyarakat, pihaknya menanam lebih dari 17.000 bibit di lahan bekas tambak seluas 15 hektare.
Saat ini upaya tersebut kembali diperkuat dengan ditambahkannya penanaman bibit mangrove sebanyak 2.050 bibit baru. Upaya ini menjadi sebuah wujud nyata terhadap kepedulian dalam melestarikan wilayah pesisir.
Andika juga menyampaikan bahwa penanaman mangrove menjadi sebuah harapan bagi masyarakat karena mangrove memiliki peran sebagai benteng hijau yang bisa melindungi pesisir Karawang serta menjaga keberlanjutan ekosistem.
“Menanam mangrove berarti menanam harapan. Selain mencegah abrasi, mangrove berperan sebagai benteng hijau yang melindungi pesisir Karawang sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem,” katanya.
Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Susanto August Satria menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat serta melestarikan lingkungan pesisir.
“Melalui kegiatan Sekolah Patra Bhari dan penanaman mangrove di Desa Sedari menjadi bukti nyata dari Pertamina dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta melestarikan lingkungan pesisir. Kolaborasi ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di Desa Sedari,” ujar Satria.
Adanya kegiatan ini menjadi pendorong bagi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian wilayah pesisir. Keterlibatan masyarakat yang aktif ini menjadi bukti tanggung jawab masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan dan gerakan berkelanjutan dalam menjaga garis pantai Karawang.
(jon)
Lihat Juga :