Indonesia Security Summit 2025, APJASI dan Polri Luncurkan Standar Kompetensi Satpam
Jum'at, 05 September 2025 - 16:43 WIB
loading...
Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo menyebut peluncuran standar kompetensi ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem keamanan nasional yang lebih adaptif. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (Apjasi) bersama Baharkam Polri dengan dukungan Astra secara resmi meluncurkan standar kompetensi spesialisasi satuan pengamanan (Satpam). Peluncuran tersebut dilakukan di forum Indonesia Security Summit 2025 yang digelar di Menara Astra, Jakarta, pada 25–26 Agustus.
Standar baru ini dirancang sebagai pedoman nasional untuk meningkatkan profesionalisme satpam sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan saat ini, mulai dari serangan siber, gangguan sosial, dinamika politik, hingga kerentanan rantai logistik (supply chain threat).
Ketua Umum APJASI Leonard Abdul Aziz mengatakan peluncuran standar kompetensi ini merupakan momentum penting bagi dunia pengamanan nasional.
Baca juga: PT GJS Gelar Diklat Gada Madya untuk Puluhan Personel Satpam di Jakarta
“Profesionalisme satpam tidak lagi cukup hanya dengan penguasaan teknis dasar. Mereka harus memiliki spesialisasi dan kompetensi sesuai perkembangan ancaman, mulai dari serangan siber, gangguan sosial, hingga kerentanan rantai pasok. Kehadiran standar kompetensi ini menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kapasitas, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi dunia usaha dan masyarakat luas,” ujarnya, Jumat (4/9/2025).
Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo menyebut peluncuran standar kompetensi ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem keamanan nasional yang lebih adaptif dan profesional.
“Kami di Baharkam Polri melihat kolaborasi dengan APJASI dan dunia usaha sebagai bentuk sinergi nyata untuk memastikan satuan pengamanan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam menghadapi ancaman yang berkembang saat ini,” jelas Edy.
Baca juga: PT Global Jasa Sejahtera Gandeng Polda Metro Gelar Pelatihan Gada Pratama untuk Satpam
Indonesia Security Summit 2025 menjadi ajang pertemuan strategis lebih dari 575 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, perusahaan jasa keamanan swasta, kementerian teknis, kepolisian, akademisi, hingga masyarakat umum.
Forum ini menghadirkan berbagai sesi seminar dan panel diskusi yang membahas isu-isu terkini dalam mitigasi ancaman serta menampilkan inovasi teknologi keamanan terbaru.
Hadir sebagai pembicara antara lain, Senior Fellow CSIS Philip J. Vermonte, Head of Corporate Security Division Astra Selly Irfandy, Kepala Departemen Sekuriti SKK Migas Indarto Wibowo, VP HSSE PT Mineral Industri Indonesia Budi Haryanto.
Selain itu, Peneliti Senior Kriminologi UI Prof. Adrianus Meliala, EVP HSSE PLN Dispriyansah, Manager HSSE PT Elnusa Tbk Lisda Dwi Rahayu, Ketua Umum Kamselindo Kyatmanja Lookman, Associate Director, KPMG Siddharta Advisory Mochammad Zuliansyah.
Dalam forum tersebut, mereka membedah sejumlah tema besar seperti, urgensi keamanan dalam menjamin keberlangsungan usaha, pengelolaan ketidakpastian iklim investasi, serta penguatan rantai pasok nasional.
Acara ditutup dengan penganugerahan Astra Security Competition Award, Kabaharkam Award, dan APJASI Award sebagai bentuk apresiasi terhadap individu dan perusahaan yang menunjukkan dedikasi serta inovasi di bidang keamanan.
Selain itu, kompetisi keamanan yang digelar dalam rangkaian acara juga melibatkan berbagai cabang lomba antara lain, karate, investigasi, analisis risiko, halang rintang, dan cerdas cermat.
Standar baru ini dirancang sebagai pedoman nasional untuk meningkatkan profesionalisme satpam sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan saat ini, mulai dari serangan siber, gangguan sosial, dinamika politik, hingga kerentanan rantai logistik (supply chain threat).
Ketua Umum APJASI Leonard Abdul Aziz mengatakan peluncuran standar kompetensi ini merupakan momentum penting bagi dunia pengamanan nasional.
Baca juga: PT GJS Gelar Diklat Gada Madya untuk Puluhan Personel Satpam di Jakarta
“Profesionalisme satpam tidak lagi cukup hanya dengan penguasaan teknis dasar. Mereka harus memiliki spesialisasi dan kompetensi sesuai perkembangan ancaman, mulai dari serangan siber, gangguan sosial, hingga kerentanan rantai pasok. Kehadiran standar kompetensi ini menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kapasitas, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi dunia usaha dan masyarakat luas,” ujarnya, Jumat (4/9/2025).
Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo menyebut peluncuran standar kompetensi ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem keamanan nasional yang lebih adaptif dan profesional.
“Kami di Baharkam Polri melihat kolaborasi dengan APJASI dan dunia usaha sebagai bentuk sinergi nyata untuk memastikan satuan pengamanan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam menghadapi ancaman yang berkembang saat ini,” jelas Edy.
Baca juga: PT Global Jasa Sejahtera Gandeng Polda Metro Gelar Pelatihan Gada Pratama untuk Satpam
Indonesia Security Summit 2025 menjadi ajang pertemuan strategis lebih dari 575 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, perusahaan jasa keamanan swasta, kementerian teknis, kepolisian, akademisi, hingga masyarakat umum.
Forum ini menghadirkan berbagai sesi seminar dan panel diskusi yang membahas isu-isu terkini dalam mitigasi ancaman serta menampilkan inovasi teknologi keamanan terbaru.
Hadir sebagai pembicara antara lain, Senior Fellow CSIS Philip J. Vermonte, Head of Corporate Security Division Astra Selly Irfandy, Kepala Departemen Sekuriti SKK Migas Indarto Wibowo, VP HSSE PT Mineral Industri Indonesia Budi Haryanto.
Selain itu, Peneliti Senior Kriminologi UI Prof. Adrianus Meliala, EVP HSSE PLN Dispriyansah, Manager HSSE PT Elnusa Tbk Lisda Dwi Rahayu, Ketua Umum Kamselindo Kyatmanja Lookman, Associate Director, KPMG Siddharta Advisory Mochammad Zuliansyah.
Dalam forum tersebut, mereka membedah sejumlah tema besar seperti, urgensi keamanan dalam menjamin keberlangsungan usaha, pengelolaan ketidakpastian iklim investasi, serta penguatan rantai pasok nasional.
Acara ditutup dengan penganugerahan Astra Security Competition Award, Kabaharkam Award, dan APJASI Award sebagai bentuk apresiasi terhadap individu dan perusahaan yang menunjukkan dedikasi serta inovasi di bidang keamanan.
Selain itu, kompetisi keamanan yang digelar dalam rangkaian acara juga melibatkan berbagai cabang lomba antara lain, karate, investigasi, analisis risiko, halang rintang, dan cerdas cermat.
(cip)
Lihat Juga :