Sepakati Jaga Jakarta, Anggota DPRD DKI Dukung Deklarasi Damai di Glodok Tamansari
Jum'at, 05 September 2025 - 08:07 WIB
loading...
Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mendukung deklarasi damai di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat. Dia mengajak sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bersama-sama menjaga ketertiban. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mendukung deklarasi damai di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat. Dia mengajak sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bersama-sama menjaga ketertiban.
“Kondusivitas adalah harga mati. Jakarta harus dijaga dan aman karena kota ini tidak hanya untuk warga ber-KTP Jakarta melainkan rakyat Indonesia,” ujar politikus PSI ini, Kamis (4/9/2025).
Melalui tagline #JagaJakarta, dia meminta masyarakat bahu membahu bersama komunitas ojol untuk terus melawan aksi pemecah belah, anarkis, hingga ancaman kondusivitas.
Baca juga: Ferry Irwandi Ungkap Pemicu Aksi Demo Ricuh: Tindakan Aparat dan Perilaku Massa
Baginya dengan melakukan hal itu dapat membuat Jakarta tetap aman dan membantu perekonomian negara. Sebab, 17 persen PDB nasional disumbangkan dari Jakarta serta perputaran uang yang mencapai 70 persen di Jakarta.
Termasuk adanya penjarahan rumah pejabat negara, dia mengajak masyarakat lebih cerdas dan tenang agar tak termakan isu yang dinilainya hanya merusak roda ekonomi.
Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto mengajak sejumlah komunitas ojol tetap menjaga kondusivitas. Baginya ojol memiliki peran sentral dalam menyampaikan informasi dan kondusivitas wilayah.
“Ojol bukan hanya profesi, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas,” ujar Riyanto.
Sejak aksi demo 25 Agustus 2025 lalu, dia telah mengajak warga, tokoh agama, dan berbagai profesi lintas sektor untuk terus menjaga wilayah. Tidak hanya Glodok yang menjadi kawasan ekonomi melainkan wilayah lainnya.
Pengemudi ojol Soleha (45) mengamini sikap Kevin Wu dan Kapolsek Tamansari. Dia berjanji menjaga kawasan Glodok agar aman dan memastikan ekonomi kawasan ini tetap hidup dari aktivitas perdagangan.
“Kondusivitas adalah harga mati. Jakarta harus dijaga dan aman karena kota ini tidak hanya untuk warga ber-KTP Jakarta melainkan rakyat Indonesia,” ujar politikus PSI ini, Kamis (4/9/2025).
Melalui tagline #JagaJakarta, dia meminta masyarakat bahu membahu bersama komunitas ojol untuk terus melawan aksi pemecah belah, anarkis, hingga ancaman kondusivitas.
Baca juga: Ferry Irwandi Ungkap Pemicu Aksi Demo Ricuh: Tindakan Aparat dan Perilaku Massa
Baginya dengan melakukan hal itu dapat membuat Jakarta tetap aman dan membantu perekonomian negara. Sebab, 17 persen PDB nasional disumbangkan dari Jakarta serta perputaran uang yang mencapai 70 persen di Jakarta.
Termasuk adanya penjarahan rumah pejabat negara, dia mengajak masyarakat lebih cerdas dan tenang agar tak termakan isu yang dinilainya hanya merusak roda ekonomi.
Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto mengajak sejumlah komunitas ojol tetap menjaga kondusivitas. Baginya ojol memiliki peran sentral dalam menyampaikan informasi dan kondusivitas wilayah.
“Ojol bukan hanya profesi, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas,” ujar Riyanto.
Sejak aksi demo 25 Agustus 2025 lalu, dia telah mengajak warga, tokoh agama, dan berbagai profesi lintas sektor untuk terus menjaga wilayah. Tidak hanya Glodok yang menjadi kawasan ekonomi melainkan wilayah lainnya.
Pengemudi ojol Soleha (45) mengamini sikap Kevin Wu dan Kapolsek Tamansari. Dia berjanji menjaga kawasan Glodok agar aman dan memastikan ekonomi kawasan ini tetap hidup dari aktivitas perdagangan.
(jon)
Lihat Juga :