Prabowo Jenguk Polisi Korban Demo Ricuh: Demi Allah, Saya Tak Mundur Setapak Pun
Senin, 01 September 2025 - 17:00 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menjenguk polisi korban terluka akibat ricuh demonstrasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). Foto: Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjenguk puluhan polisi yang menjadi korban demo ricuh yang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). Kondisi personel ada yang mengalami luka berat hingga sedang.
Setelah melihat langsung kondisi 43 anggota kepolisian, Prabowo menegaskan komitmennya tidak akan mundur sedikit pun dalam memberangus seluruh mafia dan praktik korupsi di Indonesia.
Baca juga: Prabowo Jenguk Korban Luka di RS Polri Akibat Demo Ricuh
"Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun, saya hadapi atas nama rakyat. Saya bertekad memberantas korupsi sekuat apa pun mereka. Demi Allah, saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya," ujar Prabowo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).
Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Sebab itu, dia bakal menindak tegas siapa pun pihak yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Prabowo juga menjelaskan alasannya datang menjenguk puluhan anggota kepolisian yang menjalani perawatan di RS Polri.
"Saya datang karena polisi kadang-kadang ya namanya menegakkan hukum, kadang ada yang khilaf, kadang ada keterpaksaan. Kalau ada korban yang benar-benar salah adalah yang buat kerusuhan sampai rakyat tidak berdosa jadi korban. Polisi sudah tegas menindak anggota yang mungkin keliru, ini sedang diselidiki. Kalau ada kesalahan akan ditindak, tapi jangan lupa puluhan petugas yang berkorban, polisi siang malam menjaga keamanan di seluruh pelosok Tanah Air," ungkap mantan Menteri Pertahanan itu.
Karena itu, sebagai kepala negara dan pemerintahan, dia harus menengok anggota kepolisian ke RS Polri.
"Keluarga mereka ada di situ. Saya ucapkan terima kasih. Saya perintahkan mereka diberi penghargaan naik pangkat, masuk sekolah, dan ingat di Sulsel 4 ASN orang tidak bersalah, orang tidak berpolitik, korban. Gedung DPRD dibakar. Ini tindakan makar. Ini bukan penyampaian aspirasi," ujarnya.
Setelah melihat langsung kondisi 43 anggota kepolisian, Prabowo menegaskan komitmennya tidak akan mundur sedikit pun dalam memberangus seluruh mafia dan praktik korupsi di Indonesia.
Baca juga: Prabowo Jenguk Korban Luka di RS Polri Akibat Demo Ricuh
"Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun, saya hadapi atas nama rakyat. Saya bertekad memberantas korupsi sekuat apa pun mereka. Demi Allah, saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya," ujar Prabowo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).
Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Sebab itu, dia bakal menindak tegas siapa pun pihak yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Prabowo juga menjelaskan alasannya datang menjenguk puluhan anggota kepolisian yang menjalani perawatan di RS Polri.
"Saya datang karena polisi kadang-kadang ya namanya menegakkan hukum, kadang ada yang khilaf, kadang ada keterpaksaan. Kalau ada korban yang benar-benar salah adalah yang buat kerusuhan sampai rakyat tidak berdosa jadi korban. Polisi sudah tegas menindak anggota yang mungkin keliru, ini sedang diselidiki. Kalau ada kesalahan akan ditindak, tapi jangan lupa puluhan petugas yang berkorban, polisi siang malam menjaga keamanan di seluruh pelosok Tanah Air," ungkap mantan Menteri Pertahanan itu.
Karena itu, sebagai kepala negara dan pemerintahan, dia harus menengok anggota kepolisian ke RS Polri.
"Keluarga mereka ada di situ. Saya ucapkan terima kasih. Saya perintahkan mereka diberi penghargaan naik pangkat, masuk sekolah, dan ingat di Sulsel 4 ASN orang tidak bersalah, orang tidak berpolitik, korban. Gedung DPRD dibakar. Ini tindakan makar. Ini bukan penyampaian aspirasi," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :