Pramudya-Masyita Raih Dukungan Terbanyak Sepanjang Sejarah di Munas Iluni UI
Senin, 25 Agustus 2025 - 14:30 WIB
loading...
Pramudya A. Oktavinanda meraih dukungan terbanyak di Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), 23-24 Agustus 2025. Foto/IG Masyita
A
A
A
JAKARTA - Pramudya A. Oktavinanda meraih dukungan terbanyak di Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), 23-24 Agustus 2025. Dia terpilih menjadi Ketua Umum terpilih Iluni UI periode 2025-2028.
Pramudya berpasangan Masyita Crystallin sebagai calon Sekretaris Jenderal Iluni UI. “Alhamdulillah, hasil dari pemilihan, kandidat nomor 7, Pramudya A. Oktavinanda, memenangkan kontestasi dengan suara terbanyak sepanjang sejarah, unggul hampir seribu suara dari kandidat berikutnya,” ujar Campaign Manager Pram-Syita Fauzan Zidni dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Namun, dirinya menyayangkan sikap panitia Munas X Iluni UI karena menunda penetapan ketua umum terpilih hingga seminggu seiring adanya protes dari kandidat lain. Padahal, jika merujuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penetapan pemenang wajib dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
Baca juga: Rapin Mudiardjo Siapkan Program 100 Hari Kerja Jika Dipercaya Pimpin ILUNI UI 2025-2028
"Apabila ada keberatan/sanggahan, wajib diselesaikan dalam waktu paling lambat 5 jam sejak hasil penghitungan suara dikeluarkan," imbuhnya.
Pihaknya juga mengalami permasalahan terkait pemungutan suara secara elektronik (e-vote) melalui UI Connect. Namun, kubu Pram-Syita tetap komitmen menjalankan keputusan untuk penggunaan sistem tersebut karena diawasi secara bersama-sama oleh tim IT masing-masing kandidat.
"Lebih disayangkan lagi, sampai dengan sejam sebelum ditutupnya e-vote, semua kandidat IT para kandidat masih tetap menandatangani berita acara hasil penghitungan suara sehingga menjadi suatu pertanyaan kenapa di akhir voting terjadi perubahan posisi sedemikian rupa. Padahal, kita sama-sama memahami bahwa dengan selisih suara sejauh itu, tidak akan ada lagi yang bisa diubah dari kemenangan Pram," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UI (IKA PMII UI) Alfanny menyampaikan selamat kepada Pramudya. Ia pun berharap keputusan munas tersebut dihormati semua pihak.
"Pemilihan Langsung (Pemila) Iluni UI telah berlangsung secara demokratis dan terbuka, menghasilkan keputusan yang harus kita hormati bersama. Atas nama keluarga besar IKA PMII UI, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Sahabat Pramudya sebagai Ketua Umum ILUNI UI. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi," katanya dalam kesempatan terpisah.
Alfanny pun berharap Pram dapat menjadikan Iluni UI sebagai wadah pemersatu. "Bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi antaralumni, tetapi juga untuk membangun kontribusi nyata bagi bangsa, masyarakat, dan almamater tercinta,” katanya.
Diketahui, Munas X Iluni UI dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 dan diikuti tujuh kandidat ketua umum. Berdasarkan hasil pemungutan suara secara elektronik (e-vote), Pramudya A. Oktavinanda meraih dukungan terbanyak dengan 6.528 suara atau 26,9% dari total suara masuk sebanyak 24.288 suara.
Ivan Ahda meraih dukungan terbanyak kedua dengan 5.560 suara (22,9%). Lalu, disusul Dewi Puspitorini 4.778 suara (19,7%), M. Pradana Indraputra 4.716 suara (19,4%), Ratu (Aie) Febriana 1.642 suara (6,7%), Rapin Mudiardjo 611 suara (2,5%), dan Boni Hargens 452 suara (1,8%).
Pramudya merupakan mahasiswa berprestasi utama Fakultas Hukum (FH) UI 2004 dan lulus dengan meraih cum laude. Pram mengusung tagline "UI Mendominasi: Breaking Barriers, Connecting Colors" dalam Munas X Iluni UI.
Pendiri kantor hukum UMBRA ini berpasangan dengan Masyita Crystallin, lulusan Fakultas Ekonomi (FE) UI dengan penghargaan cum laude. Masyita, yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Iluni UI 2025-2028, kini menjabat sebagai Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pramudya berpasangan Masyita Crystallin sebagai calon Sekretaris Jenderal Iluni UI. “Alhamdulillah, hasil dari pemilihan, kandidat nomor 7, Pramudya A. Oktavinanda, memenangkan kontestasi dengan suara terbanyak sepanjang sejarah, unggul hampir seribu suara dari kandidat berikutnya,” ujar Campaign Manager Pram-Syita Fauzan Zidni dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Namun, dirinya menyayangkan sikap panitia Munas X Iluni UI karena menunda penetapan ketua umum terpilih hingga seminggu seiring adanya protes dari kandidat lain. Padahal, jika merujuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penetapan pemenang wajib dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
Baca juga: Rapin Mudiardjo Siapkan Program 100 Hari Kerja Jika Dipercaya Pimpin ILUNI UI 2025-2028
"Apabila ada keberatan/sanggahan, wajib diselesaikan dalam waktu paling lambat 5 jam sejak hasil penghitungan suara dikeluarkan," imbuhnya.
Pihaknya juga mengalami permasalahan terkait pemungutan suara secara elektronik (e-vote) melalui UI Connect. Namun, kubu Pram-Syita tetap komitmen menjalankan keputusan untuk penggunaan sistem tersebut karena diawasi secara bersama-sama oleh tim IT masing-masing kandidat.
"Lebih disayangkan lagi, sampai dengan sejam sebelum ditutupnya e-vote, semua kandidat IT para kandidat masih tetap menandatangani berita acara hasil penghitungan suara sehingga menjadi suatu pertanyaan kenapa di akhir voting terjadi perubahan posisi sedemikian rupa. Padahal, kita sama-sama memahami bahwa dengan selisih suara sejauh itu, tidak akan ada lagi yang bisa diubah dari kemenangan Pram," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UI (IKA PMII UI) Alfanny menyampaikan selamat kepada Pramudya. Ia pun berharap keputusan munas tersebut dihormati semua pihak.
"Pemilihan Langsung (Pemila) Iluni UI telah berlangsung secara demokratis dan terbuka, menghasilkan keputusan yang harus kita hormati bersama. Atas nama keluarga besar IKA PMII UI, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Sahabat Pramudya sebagai Ketua Umum ILUNI UI. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi," katanya dalam kesempatan terpisah.
Alfanny pun berharap Pram dapat menjadikan Iluni UI sebagai wadah pemersatu. "Bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi antaralumni, tetapi juga untuk membangun kontribusi nyata bagi bangsa, masyarakat, dan almamater tercinta,” katanya.
Diketahui, Munas X Iluni UI dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 dan diikuti tujuh kandidat ketua umum. Berdasarkan hasil pemungutan suara secara elektronik (e-vote), Pramudya A. Oktavinanda meraih dukungan terbanyak dengan 6.528 suara atau 26,9% dari total suara masuk sebanyak 24.288 suara.
Ivan Ahda meraih dukungan terbanyak kedua dengan 5.560 suara (22,9%). Lalu, disusul Dewi Puspitorini 4.778 suara (19,7%), M. Pradana Indraputra 4.716 suara (19,4%), Ratu (Aie) Febriana 1.642 suara (6,7%), Rapin Mudiardjo 611 suara (2,5%), dan Boni Hargens 452 suara (1,8%).
Pramudya merupakan mahasiswa berprestasi utama Fakultas Hukum (FH) UI 2004 dan lulus dengan meraih cum laude. Pram mengusung tagline "UI Mendominasi: Breaking Barriers, Connecting Colors" dalam Munas X Iluni UI.
Pendiri kantor hukum UMBRA ini berpasangan dengan Masyita Crystallin, lulusan Fakultas Ekonomi (FE) UI dengan penghargaan cum laude. Masyita, yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Iluni UI 2025-2028, kini menjabat sebagai Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
(rca)
Lihat Juga :