Sandiaga Uno: Program Desa Emas Indramayu Buka Lapangan Kerja
Senin, 18 Agustus 2025 - 09:09 WIB
loading...
Founder YIS Sandiaga Uno menyebut Program Desa Emas di Indramayu membuka lapangan kerja. Foto/istimewa
A
A
A
INDRAMAYU - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama INOTEK Foundation kembali menghadirkan Program Desa EMAS (Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera ).
Program yang diinisiasi Sandiaga Uno selaku Founder YIS itu kini menyasar para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Desa Emas adalah program pelatihan bagi UMKM maupun Kelompok Usaha Desa untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan berdaya saing.
Baca juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Desa Emas Hadir di Magelang
"Semakin berkualitas produknya, semakin luas pasar yang bisa disasar, termasuk pasar luar negeri," ungkap Sandiaga Uno, Senin (18/8/2025).
Dengan semakin luasnya pasar, ekonomi lokal berbasis potensi wilayah seperti Indramayu yang memiliki kerupuk dan mangga ini bisa semakin berdaya. Pengembangan UMKM maupun kelompok usaha desa bisa membuka lapangan kerja. "Mangga dan Kerupuk Indramayu bisa go internasional, ekonomi lokal berdaya-buka lapangan kerja," ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPD RI Hadiri Launching Program Desa Emas dan Bertemu Kiai Kampung se-Lampung
Sementara itu, Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman menyampaikan Kabupaten Indramayu memiliki kekayaan komoditas lokal, seperti mangga dan olahan hasil perikanan yaitu kerupuk, yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor apabila dikembangkan secara tepat.
Melalui Program Desa EMAS, dirinya berharap kelompok usaha lokal bisa menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, berdaya saing. dan sesuai dengan standar pasar global.
"Terima kasih kepada YIS dan Inotek. Saya meyakini, lewat pelatihan ini, pelaku UMKM dan kelompok usaha desa bisa meningkatkan pengetahuannya dalam mengembangkan usaha," ungkap Aep.
"Lewat pendekatan teknologi, inovasi, dan kemitraan strategis saya yakin potensi kerupuk dan mangga Indramayu bisa bersaing di pasar global," katanya.
Program yang diinisiasi Sandiaga Uno selaku Founder YIS itu kini menyasar para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Desa Emas adalah program pelatihan bagi UMKM maupun Kelompok Usaha Desa untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan berdaya saing.
Baca juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Desa Emas Hadir di Magelang
"Semakin berkualitas produknya, semakin luas pasar yang bisa disasar, termasuk pasar luar negeri," ungkap Sandiaga Uno, Senin (18/8/2025).
Dengan semakin luasnya pasar, ekonomi lokal berbasis potensi wilayah seperti Indramayu yang memiliki kerupuk dan mangga ini bisa semakin berdaya. Pengembangan UMKM maupun kelompok usaha desa bisa membuka lapangan kerja. "Mangga dan Kerupuk Indramayu bisa go internasional, ekonomi lokal berdaya-buka lapangan kerja," ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPD RI Hadiri Launching Program Desa Emas dan Bertemu Kiai Kampung se-Lampung
Sementara itu, Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman menyampaikan Kabupaten Indramayu memiliki kekayaan komoditas lokal, seperti mangga dan olahan hasil perikanan yaitu kerupuk, yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor apabila dikembangkan secara tepat.
Melalui Program Desa EMAS, dirinya berharap kelompok usaha lokal bisa menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, berdaya saing. dan sesuai dengan standar pasar global.
"Terima kasih kepada YIS dan Inotek. Saya meyakini, lewat pelatihan ini, pelaku UMKM dan kelompok usaha desa bisa meningkatkan pengetahuannya dalam mengembangkan usaha," ungkap Aep.
"Lewat pendekatan teknologi, inovasi, dan kemitraan strategis saya yakin potensi kerupuk dan mangga Indramayu bisa bersaing di pasar global," katanya.
(cip)
Lihat Juga :