Jelang Muktamar X, PPP Jakarta Dorong Mardiono Jadi Ketum 2025–2030
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:59 WIB
loading...
DPC PPP di Jakarta mendukung Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, untuk memimpin partai periode 2025–2030. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Jelang Muktamar X DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di Jakarta mendukung Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, untuk memimpin partai periode 2025–2030.Dukungan itu mengemuka dalam rangkaian Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) yang digelar di empat wilayah Jakarta.
Dimulai dari DPC PPP Jakarta Pusat pada Minggu, 3 Agustus 2025, disusul Jakarta Barat pada Sabtu, 9 Agustus 2025, Jakarta Timur pada Minggu, 10 Agustus 2025, serta Jakarta Utara melalui Mukercab III pada Sabtu, 16 Agustus 2025 yang selesai pada pukul 09.00 WIB.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta Syaiful menegaskan Mukercab adalah amanat AD/ART yang wajib dijalankan. ”Pasal 67 Anggaran Dasar PPP menyatakan DPC wajib menjalankan Mukercab sekurang-kurangnya satu kali di antara dua Musyawarah Cabang. Mukercab menjadi wadah menyerap aspirasi kader dari tingkat kelurahan sampai provinsi untuk diperjuangkan dalam arena Muktamar,” jelasnya.
Baca juga: Mardiono Dinilai Telah Buktikan Layak Melanjutkan Kepemimpinan PPP
Syaiful menekankan, menjelang Muktamar yang merupakan agenda lima tahunan, PPP harus menjaga semangat demokrasi, riang gembira, dan penuh silaturahmi. Dari Mukercab tersebut, DPC PPP Jakarta Pusat secara tegas mengusung Mardiono. Ketua DPC Dadyah Manggala menyebut Mardiono sebagai kader internal yang siap bekerja cepat menghadapi Pemilu 2029.
“Ketua Umum mendatang harus kader tulen PPP. Apalagi Pak Mardiono juga siap menanggung ongkos politik PPP lima tahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Tolak Putusan MP PPP, Andreas Andoyo: Berarti Menolak Legalitas Plt Ketum Mardiono
Ketua DPC PPP Jakarta Barat, Wahyudin, menilai kepemimpinan PPP harus tetap dijalankan oleh kader. “Sejak berdiri, PPP adalah partai ulama dan partai kader. Kami menghargai siapa pun yang ingin berjuang di PPP, tapi tetap ada proses kaderisasi yang harus dijalani sebelum bisa jadi pengurus apalagi Ketua Umum,” katanya.
Ketua DPC PPP Jakarta Timur Ahmad Rifai menyebut Mardiono memiliki visi yang jelas untuk mengembalikan kejayaan PPP. Rifai juga mengingatkan agar Muktamar digelar dengan semangat persaudaraan tanpa konflik.
“Beliau akomodatif terhadap aspirasi kader di daerah, dan sejak dulu rela berkorban demi PPP, dari tingkat DPC Cilegon, PPP Banten, hingga kini Plt. Ketua Umum,” ujarnya.
Senada, DPC PPP Jakarta Utara juga resmi memberikan dukungan. Ketua DPC Jakut, Junaedi, menyampaikan, melalui Mukercab III DPC PPP Jakarta Utara pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
“Lewat pandangan umum PAC se-Jakarta Utara, diputuskan dan direkomendasikan mendukung Mardiono sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar mendatang,” katanya.
Dengan dukungan solid dari DPC Jakarta Pusat, Barat, Timur, dan Utara, Mardiono kian menguat sebagai kandidat utama Ketua Umum PPP pada Muktamar X mendatang.
Dimulai dari DPC PPP Jakarta Pusat pada Minggu, 3 Agustus 2025, disusul Jakarta Barat pada Sabtu, 9 Agustus 2025, Jakarta Timur pada Minggu, 10 Agustus 2025, serta Jakarta Utara melalui Mukercab III pada Sabtu, 16 Agustus 2025 yang selesai pada pukul 09.00 WIB.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta Syaiful menegaskan Mukercab adalah amanat AD/ART yang wajib dijalankan. ”Pasal 67 Anggaran Dasar PPP menyatakan DPC wajib menjalankan Mukercab sekurang-kurangnya satu kali di antara dua Musyawarah Cabang. Mukercab menjadi wadah menyerap aspirasi kader dari tingkat kelurahan sampai provinsi untuk diperjuangkan dalam arena Muktamar,” jelasnya.
Baca juga: Mardiono Dinilai Telah Buktikan Layak Melanjutkan Kepemimpinan PPP
Syaiful menekankan, menjelang Muktamar yang merupakan agenda lima tahunan, PPP harus menjaga semangat demokrasi, riang gembira, dan penuh silaturahmi. Dari Mukercab tersebut, DPC PPP Jakarta Pusat secara tegas mengusung Mardiono. Ketua DPC Dadyah Manggala menyebut Mardiono sebagai kader internal yang siap bekerja cepat menghadapi Pemilu 2029.
“Ketua Umum mendatang harus kader tulen PPP. Apalagi Pak Mardiono juga siap menanggung ongkos politik PPP lima tahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Tolak Putusan MP PPP, Andreas Andoyo: Berarti Menolak Legalitas Plt Ketum Mardiono
Ketua DPC PPP Jakarta Barat, Wahyudin, menilai kepemimpinan PPP harus tetap dijalankan oleh kader. “Sejak berdiri, PPP adalah partai ulama dan partai kader. Kami menghargai siapa pun yang ingin berjuang di PPP, tapi tetap ada proses kaderisasi yang harus dijalani sebelum bisa jadi pengurus apalagi Ketua Umum,” katanya.
Ketua DPC PPP Jakarta Timur Ahmad Rifai menyebut Mardiono memiliki visi yang jelas untuk mengembalikan kejayaan PPP. Rifai juga mengingatkan agar Muktamar digelar dengan semangat persaudaraan tanpa konflik.
“Beliau akomodatif terhadap aspirasi kader di daerah, dan sejak dulu rela berkorban demi PPP, dari tingkat DPC Cilegon, PPP Banten, hingga kini Plt. Ketua Umum,” ujarnya.
Senada, DPC PPP Jakarta Utara juga resmi memberikan dukungan. Ketua DPC Jakut, Junaedi, menyampaikan, melalui Mukercab III DPC PPP Jakarta Utara pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
“Lewat pandangan umum PAC se-Jakarta Utara, diputuskan dan direkomendasikan mendukung Mardiono sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar mendatang,” katanya.
Dengan dukungan solid dari DPC Jakarta Pusat, Barat, Timur, dan Utara, Mardiono kian menguat sebagai kandidat utama Ketua Umum PPP pada Muktamar X mendatang.
(cip)
Lihat Juga :