Massa Pendemo Tetap Bertahan usai Ricuh, Minta Bupati Pati Sudewo Temui Rakyat
Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:55 WIB
loading...
Massa pendemo yang sempat ricuh dengan aparat Kepolisian tetap bertahan di kawasan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). Foto/SindoNews
A
A
A
PATI - Massa pendemo yang sempat ricuh dengan aparat Kepolisian tetap bertahan di kawasan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). Mereka menuntut Bupati Pati Sudewo menemui rakyatnya.
Pedemo menyatakan bahwa tetap bertahan hingga Bupati Pati Sudewo keluar untuk menemui rakyat.
Baca juga: Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur Ricuh, Warga Pingsan Terkena Gas Air Mata
"Sementara Sudewo belum menemui rakyat, kita tunggu," kata salah satu warga Pati yang demonstrasi di Live Breaking News iNews TV, Rabu (13/8/2025).
Berdasarkan pantauan, massa masih terus bertahan melakukan demonstrasi untuk menuntut Bupati Pati lengser atau mundur dari jabatannya.
Mereka tetap bertahan di sekitar Kantor Pemkab Pati meskipun sempat terjadi aksi saling lempar dengan aparat.
Polisi pun sempat menembakkan gas air mata dan water canon kepada massa aksi atau masyarakat Pati.
Baca juga: Mungkinkah Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Terwujud?
Massa juga menyebut bakal terus bertahan hingga tuntutannya dikabulkan. Masyarakat merasa kecewa akibat kebijakan yang diambil oleh Bupati Pati Sudewo.
Bupati Pati Sudewo sendiri menjadi sorotan lantaran mengeluarkan kebijakan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250%. Masyarakatnya pun menolak dengan keras.
Dalam aksi ini, bantuan logislitik dari warga berupa air mineral kemasan hingga sejumlah hasil bumi seperti pisang dan lain sebagainya telah memadati posko yang berada di depan halaman Pemkab Pati.
Tak hanya itu, mobil komando yang menjadi pusat massa aksi menyuarakan protesnya, juga sudah terpakrir di lokasi. Terlihat, mobil komando itu juga ditempelkan sejumlah poster tuntutan.
"Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Ksatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa. #LawanBupatiPreman, Arogan, Pembohong, Penipu Rakyat," tulis poster berwarna putih yang menempel di mobil komando tersebut.
Pedemo menyatakan bahwa tetap bertahan hingga Bupati Pati Sudewo keluar untuk menemui rakyat.
Baca juga: Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur Ricuh, Warga Pingsan Terkena Gas Air Mata
"Sementara Sudewo belum menemui rakyat, kita tunggu," kata salah satu warga Pati yang demonstrasi di Live Breaking News iNews TV, Rabu (13/8/2025).
Berdasarkan pantauan, massa masih terus bertahan melakukan demonstrasi untuk menuntut Bupati Pati lengser atau mundur dari jabatannya.
Mereka tetap bertahan di sekitar Kantor Pemkab Pati meskipun sempat terjadi aksi saling lempar dengan aparat.
Polisi pun sempat menembakkan gas air mata dan water canon kepada massa aksi atau masyarakat Pati.
Baca juga: Mungkinkah Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Terwujud?
Massa juga menyebut bakal terus bertahan hingga tuntutannya dikabulkan. Masyarakat merasa kecewa akibat kebijakan yang diambil oleh Bupati Pati Sudewo.
Bupati Pati Sudewo sendiri menjadi sorotan lantaran mengeluarkan kebijakan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250%. Masyarakatnya pun menolak dengan keras.
Dalam aksi ini, bantuan logislitik dari warga berupa air mineral kemasan hingga sejumlah hasil bumi seperti pisang dan lain sebagainya telah memadati posko yang berada di depan halaman Pemkab Pati.
Tak hanya itu, mobil komando yang menjadi pusat massa aksi menyuarakan protesnya, juga sudah terpakrir di lokasi. Terlihat, mobil komando itu juga ditempelkan sejumlah poster tuntutan.
"Bupati Pati Sudewo Mundur Secara Ksatria atau Dilengserkan Rakyat Secara Paksa. #LawanBupatiPreman, Arogan, Pembohong, Penipu Rakyat," tulis poster berwarna putih yang menempel di mobil komando tersebut.
(shf)
Lihat Juga :