Festival Ciliwung 2025 Wujudkan Sungai Bersih dan Produktif
Minggu, 10 Agustus 2025 - 19:40 WIB
loading...
PGN bersama Kementerian LH, dan Pemkot Depok menggelar Festival Ciliwung 2025. Foto/istimewa
A
A
A
DEPOK - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar puncak acara Festival Ciliwung 2025. Hal itu ditandai dengan kegiatan bersih lingkungan, komitmen hijau dan final kompetisi arung jeram (rafting competition) di Sungai Ciliwung, Depok.
Festival Ciliwung 2025 merupakan bagian dari Program GerbangBiru Ciliwung (Gerakan Membangun Bersih Indah Rahayu Sungai Ciliwung) yang merupakan perwujudan komitmen untuk mendukung kelestarian sungai dan menghidupkan kembali semangat kolaborasi dan melahirkan potensi.
Menghubungkan pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu gerakan nyata: merawat Ciliwung, membangun masa depan hijau. Rangkaian puncak Festival Ciliwung 2025 ini diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari babak final Rafting Competition, pelepasan 1.500 bibit ikan khas Ciliwung, penanaman 3.000 bibit pohon di sekitar bantaran sungai. Selain itu, ada juga penyerahan sejumlah fasilitas pendukung untuk memperkuat aktivitas komunitas dan edukasi lingkungan.
Baca juga: Rafting Competition di Festival Ciliwung 2025 Bentuk Pelestarian Lingkungan
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan (KLH) Hidup Rasio Ridho Sani menekankan pentingnya menjaga sumber air, khususnya Sungai Ciliwung, yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat di Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Dia menyampaikan festival ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, sekaligus momentum penting untuk memperkuat persatuan, kesederhanaan, dan kolaborasi melalui aksi nyata menjaga kelestarian sumber mata air Ciliwung.
“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan pangan, ketahanan air, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan nasional,” jelas Rasio.
Baca juga: Unika Atma Jaya Tanamkan Kesadaran Ekologis Lewat Arung Edukasi Ciliwung
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berinisiatif menyelenggarakan Festival Ciliwung 2025. Chandra menilai kegiatan ini memiliki makna istimewa, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi dan edukasi lingkungan, tetapi juga karena bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan bahwa kemerdekaan tidak hanya bebas dari penjajahan, tetapi kemerdekaan juga ketika masyarakat dan lingkungan terbebas dari ancaman pencemaran, kerusakan lingkungan, dan krisis ekologi,” ujarnya.
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, menegaskan bahwa perseroan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan menjaga dan meningkatkan kelestarian Sungai Ciliwung. Menurutnya, keberlanjutan sungai penting bagi kelestarian ekosistem, kualitas lingkungan, dan berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
“Kami sangat senang bisa bersama-sama membantu membangun lingkungan yang lebih hijau di Depok ini, sekaligus juga mendukung program-program KLH yang mendorong kami memenuhi standar tentang lingkungan,” ungkap Agung, Minggu (10/8/2025).
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rahmat Hutama, mengatakan Festival Ciliwung 2025 merupakan bagian dari Program CSR PGN Gerbangbiru Ciliwung yang bertujuan mengubah wajah Sungai Ciliwung menjadi ruang kreatif untuk masyarakat sekitar sekaligus menjaga ekosistem lingkungan yang berkelanjutan yang telah dilakukan sejak 2024.
Program ini dihadirkan lantaran kondisi bantaran sungai sebelumnya sangat memprihatinkan dengan penumpukan sampah di berbagai titik, serta fasilitas dermaga yang masih jauh dari memadai. Ground Breaking Revitalisasi Kawasan Daerah Aliran Sungai Ciliwung sepanjang 3,4 Km juga dilaksanakan dalam kesempatan tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan kawasan hijau ramah lingkungan, membangun ekosistem ekonomi sosial kemasyarakatan berbasis semangat hijau dan berkelanjutan bagi kesejahteraan Masyarakat Depok dan Lingkungan Sungai Ciliwung.
Menurut Rahmat, PGN akan terus melanjutkan program hingga 2026 menuju tahap kemandirian, dengan target memperluas dampak positifnya bagi lingkungan dan komunitas di sekitar sungai dengan berbagai program seperti penataan kawasan ruang publik tahap 2, sekolah energi berdikari, penghijauan tahap 2, kemandirian urban farming, kemandirian perikanan dan budidaya ikan endemik Ciliwung, kemandirian bank sampah, serta kelompok tanggap bencana sungai.
“Di 2026 kami akan merevitalisasi dermaga agar nantinya bisa tertata rapi dan menjadi tempat kreatifnya masyarakat Depok di sekitar Sungai Ciliwung,” ucapnya.
Festival Ciliwung 2025 merupakan bagian dari Program GerbangBiru Ciliwung (Gerakan Membangun Bersih Indah Rahayu Sungai Ciliwung) yang merupakan perwujudan komitmen untuk mendukung kelestarian sungai dan menghidupkan kembali semangat kolaborasi dan melahirkan potensi.
Menghubungkan pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu gerakan nyata: merawat Ciliwung, membangun masa depan hijau. Rangkaian puncak Festival Ciliwung 2025 ini diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari babak final Rafting Competition, pelepasan 1.500 bibit ikan khas Ciliwung, penanaman 3.000 bibit pohon di sekitar bantaran sungai. Selain itu, ada juga penyerahan sejumlah fasilitas pendukung untuk memperkuat aktivitas komunitas dan edukasi lingkungan.
Baca juga: Rafting Competition di Festival Ciliwung 2025 Bentuk Pelestarian Lingkungan
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan (KLH) Hidup Rasio Ridho Sani menekankan pentingnya menjaga sumber air, khususnya Sungai Ciliwung, yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat di Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Dia menyampaikan festival ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, sekaligus momentum penting untuk memperkuat persatuan, kesederhanaan, dan kolaborasi melalui aksi nyata menjaga kelestarian sumber mata air Ciliwung.
“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan pangan, ketahanan air, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan nasional,” jelas Rasio.
Baca juga: Unika Atma Jaya Tanamkan Kesadaran Ekologis Lewat Arung Edukasi Ciliwung
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berinisiatif menyelenggarakan Festival Ciliwung 2025. Chandra menilai kegiatan ini memiliki makna istimewa, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi dan edukasi lingkungan, tetapi juga karena bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan bahwa kemerdekaan tidak hanya bebas dari penjajahan, tetapi kemerdekaan juga ketika masyarakat dan lingkungan terbebas dari ancaman pencemaran, kerusakan lingkungan, dan krisis ekologi,” ujarnya.
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, menegaskan bahwa perseroan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan menjaga dan meningkatkan kelestarian Sungai Ciliwung. Menurutnya, keberlanjutan sungai penting bagi kelestarian ekosistem, kualitas lingkungan, dan berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
“Kami sangat senang bisa bersama-sama membantu membangun lingkungan yang lebih hijau di Depok ini, sekaligus juga mendukung program-program KLH yang mendorong kami memenuhi standar tentang lingkungan,” ungkap Agung, Minggu (10/8/2025).
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rahmat Hutama, mengatakan Festival Ciliwung 2025 merupakan bagian dari Program CSR PGN Gerbangbiru Ciliwung yang bertujuan mengubah wajah Sungai Ciliwung menjadi ruang kreatif untuk masyarakat sekitar sekaligus menjaga ekosistem lingkungan yang berkelanjutan yang telah dilakukan sejak 2024.
Program ini dihadirkan lantaran kondisi bantaran sungai sebelumnya sangat memprihatinkan dengan penumpukan sampah di berbagai titik, serta fasilitas dermaga yang masih jauh dari memadai. Ground Breaking Revitalisasi Kawasan Daerah Aliran Sungai Ciliwung sepanjang 3,4 Km juga dilaksanakan dalam kesempatan tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan kawasan hijau ramah lingkungan, membangun ekosistem ekonomi sosial kemasyarakatan berbasis semangat hijau dan berkelanjutan bagi kesejahteraan Masyarakat Depok dan Lingkungan Sungai Ciliwung.
Menurut Rahmat, PGN akan terus melanjutkan program hingga 2026 menuju tahap kemandirian, dengan target memperluas dampak positifnya bagi lingkungan dan komunitas di sekitar sungai dengan berbagai program seperti penataan kawasan ruang publik tahap 2, sekolah energi berdikari, penghijauan tahap 2, kemandirian urban farming, kemandirian perikanan dan budidaya ikan endemik Ciliwung, kemandirian bank sampah, serta kelompok tanggap bencana sungai.
“Di 2026 kami akan merevitalisasi dermaga agar nantinya bisa tertata rapi dan menjadi tempat kreatifnya masyarakat Depok di sekitar Sungai Ciliwung,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :