Arus Lalu Lintas Sekitar Masjid Istiqlal Padat Jelang Zikir Kebangsaan
Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:44 WIB
loading...
Arus lalu lintas di kawasan Masjid Istiqlal terpantau padat. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Besar (PB) Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja ) akan menggelar Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (10/8/2025) malam. Saat ini, arus lalu lintas di kawasan Masjid Istiqlal terpantau padat karena banyaknya jemaah.
Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di Jalan Katedral tampak padat dari kendaraan. Kepadatan terjadi karena banyaknya aktivitas keluar masuk jemaah di Masjid Istiqlal.
Begitu juga di kawasan Jalan Perwira, arus lalu lintas padat karena banyaknya kendaraan yang hendak masuk ke dalam Masjid Istiqlal. Namun, kepadatan hanya terjadi di sekitar pintu masuk Masjid Istiqlal.
![Arus Lalu Lintas Sekitar Masjid Istiqlal Padat Jelang Zikir Kebangsaan]()
Baca juga: Menuju Usia 80 Tahun RI, Jatma Aswaja Gelar Zikir Kebangsaan Nasional di Masjid Istiqlal
Petugas kepolisian telah berada di jalanan sekitar Masjid Istiqlal, baik untuk melakukan pengamanan maupun pengaturan arus lalu lintas. Petugas kepolisian tampak sibuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Perwira dan Jalan Katedral.
Belum ada penutupan arus lalu lintas di jalanan sekitar Masjid Istiqlal karena belum terjadi kemacetan parah. Selain petugas kepolisian, terdapat juga Dishub dan Satpol PP membantu pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Ribuan orang jemaah telah mendatangi Masjid Istiqlal untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ribuan jemaah datang dengan berjalan kali dan menaiki kendaraan.
Mereka tampak mengenakan pakaian muslim dan muslimah. Umumnya, jemaah datang secara rombongan ke Masjid Istiqlal. Kegiatan zikir ini digelar menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.
Zikir kebangsaan ini dirancang untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan persatuan umat dalam bingkai NKRI. Selain itu, sebagai ruang kolektif untuk menghadirkan kembali nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja KH A Helmy Faishal Zaini menjelaskan, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional. “Kami mengundang secara khusus Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agama RI, para menteri kabinet, pimpinan TNI/Polri, serta para pemuka agama lintas iman,” kata Helmy dalam keterangannya, Sabtu (9/8/2025).
Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di Jalan Katedral tampak padat dari kendaraan. Kepadatan terjadi karena banyaknya aktivitas keluar masuk jemaah di Masjid Istiqlal.
Begitu juga di kawasan Jalan Perwira, arus lalu lintas padat karena banyaknya kendaraan yang hendak masuk ke dalam Masjid Istiqlal. Namun, kepadatan hanya terjadi di sekitar pintu masuk Masjid Istiqlal.

Baca juga: Menuju Usia 80 Tahun RI, Jatma Aswaja Gelar Zikir Kebangsaan Nasional di Masjid Istiqlal
Petugas kepolisian telah berada di jalanan sekitar Masjid Istiqlal, baik untuk melakukan pengamanan maupun pengaturan arus lalu lintas. Petugas kepolisian tampak sibuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Perwira dan Jalan Katedral.
Belum ada penutupan arus lalu lintas di jalanan sekitar Masjid Istiqlal karena belum terjadi kemacetan parah. Selain petugas kepolisian, terdapat juga Dishub dan Satpol PP membantu pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Ribuan orang jemaah telah mendatangi Masjid Istiqlal untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ribuan jemaah datang dengan berjalan kali dan menaiki kendaraan.
Mereka tampak mengenakan pakaian muslim dan muslimah. Umumnya, jemaah datang secara rombongan ke Masjid Istiqlal. Kegiatan zikir ini digelar menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.
Zikir kebangsaan ini dirancang untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan persatuan umat dalam bingkai NKRI. Selain itu, sebagai ruang kolektif untuk menghadirkan kembali nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja KH A Helmy Faishal Zaini menjelaskan, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional. “Kami mengundang secara khusus Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agama RI, para menteri kabinet, pimpinan TNI/Polri, serta para pemuka agama lintas iman,” kata Helmy dalam keterangannya, Sabtu (9/8/2025).
(rca)
Lihat Juga :