Cek Kesehatan Gratis di SMPN 5 Bandung, Menkes Sebut Banyak Pelajar Alami Gangguan Penglihatan
Senin, 04 Agustus 2025 - 17:07 WIB
loading...
Menkes Budi Sadikin Gunawan menemukan banyak pelajar mengalami masalah gangguan kesehatan mata saat meninjau pelaksanaan program CKG di SMPN 5 Kota Bandung. Foto/Agus Warsudi
A
A
A
BANDUNG - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menemukan banyak pelajar mengalami masalah gangguan kesehatan mata. Karena itu, Menkes mengimbau pelajar mengurangi penggunaan handphone (HP) yang menyebabkan gangguan penglihatan.
Imbauan itu disampaikan Menkes saat meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMPN 5 Kota Bandung, Jalan Jawa, Senin (4/8/2025). Dalam peninjauan itu, Menkes didampingi Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Dimulai, Mendikdasmen: Bangun Budaya Hidup Sehat
Di SMPN 5 Bandung, Budi Gunadi menemukan dari 14 pelajar yang telah diperiksa, 9 di antaranya mengalami masalah mata.
"Kadang-kadang itu nilainya jelek bukan gara-gara bodoh, tapi nggak bisa lihat. Dengan demikian (mengetahui kondisi kesehatan pelajar), kita bisa perbaiki, supaya anak-anak itu sehat semua," kata Menkes.
Budi Gunadi menyatakan, pelajar yang mengalami masalah kesehatan didata oleh Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kemudian, petugas puskesmas akan datang ke sekolah untuk memberikan pengobatan.
Imbauan itu disampaikan Menkes saat meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMPN 5 Kota Bandung, Jalan Jawa, Senin (4/8/2025). Dalam peninjauan itu, Menkes didampingi Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Dimulai, Mendikdasmen: Bangun Budaya Hidup Sehat
Di SMPN 5 Bandung, Budi Gunadi menemukan dari 14 pelajar yang telah diperiksa, 9 di antaranya mengalami masalah mata.
"Kadang-kadang itu nilainya jelek bukan gara-gara bodoh, tapi nggak bisa lihat. Dengan demikian (mengetahui kondisi kesehatan pelajar), kita bisa perbaiki, supaya anak-anak itu sehat semua," kata Menkes.
Budi Gunadi menyatakan, pelajar yang mengalami masalah kesehatan didata oleh Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kemudian, petugas puskesmas akan datang ke sekolah untuk memberikan pengobatan.
Lihat Juga :