Pemkab Mojokerto dan LNK Dorong UMKM Siap Hadapi Era Digital
Kamis, 31 Juli 2025 - 18:01 WIB
loading...
Pemkab Mojokerto mendorong UMKM lebih siap menghadapi era digital. Ini sebagai komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Foto: Ist
A
A
A
MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto dan PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) mendorong UMKM lebih siap menghadapi era digital. Ini sebagai komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Pada acara yang berlangsung di Pabrik LNK Mojokerto, LNK bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto menginisiasi program UMKM KOMPAK (Kolaborasi Usaha Makanan dan Minuman Paling Kreatif), sebuah program pendampingan yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM di sektor kuliner.
Program ini mengangkat tema “Transformasi Digital untuk Pelaku Usaha Mikro” dan diikuti pemilik usaha makanan dan minuman skala mikro dari Kabupaten Mojokerto. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pelatihan langsung untuk membuat toko daring di platform e-commerce.
Kemudian, mempelajari strategi meningkatkan penjualan melalui fitur Live Streaming salah satu pendekatan pemasaran modern yang terbukti efektif dalam menjangkau konsumen digital.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, UMKM KOMPAK merupakan langkah strategis LNK dalam membantu pelaku usaha makanan dan minuman mengoptimalkan potensi usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program ini juga menjadi wadah perkenalan terhadap produk inovatif LNK seperti FiberCreme bubuk serbaguna tinggi serat dan RichCreme bahan baku premium dengan harga bersaing untuk kreasi UMKM. Keduanya berbasis nabati dan menjadi solusi bagi pelaku UMKM dalam menciptakan produk kuliner yang sehat, lezat, serta bernilai jual lebih tinggi.
“Kualitas produk UMKM kita sudah semakin baik, tetapi tantangan berikutnya bagaimana UMKM bisa memasarkan produknya dengan lebih efektif. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar dan memaksimalkan peluang penjualan digital. LNK ingin menjadi mitra strategis bagi UMKM agar mereka naik kelas sekaligus mengenalkan solusi produk dari LNK yang dapat mendukung daya saing," ujar Corporate Brand Manager PT LNK Ikka Marissa Roberta.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdullah Mochtar menyambut positif inisiatif ini. “Harapannya, pelatihan ini menjadi langkah penting agar produk-produk UMKM kita bisa lebih dikenal, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Melalui UMKM KOMPAK dan kolaborasi lintas sektor, pihaknya berharap dapat turut menciptakan ekosistem UMKM kuliner yang lebih tangguh, adaptif terhadap perubahan digital, serta mampu menciptakan produk yang tidak hanya kompetitif tetapi juga bernilai gizi dan inovatif.
Kerja sama strategis antara LNK dan Dinas Koperasi Mojokerto telah terjalin sejak tahun 2024 dan menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal melalui jalur edukasi dan pemberdayaan.
Program-program seperti UMKM KOMPAK dirancang untuk memperluas akses pelaku usaha mikro terhadap pengetahuan, teknologi, dan inovasi produk pangan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Pada acara yang berlangsung di Pabrik LNK Mojokerto, LNK bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto menginisiasi program UMKM KOMPAK (Kolaborasi Usaha Makanan dan Minuman Paling Kreatif), sebuah program pendampingan yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM di sektor kuliner.
Program ini mengangkat tema “Transformasi Digital untuk Pelaku Usaha Mikro” dan diikuti pemilik usaha makanan dan minuman skala mikro dari Kabupaten Mojokerto. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pelatihan langsung untuk membuat toko daring di platform e-commerce.
Kemudian, mempelajari strategi meningkatkan penjualan melalui fitur Live Streaming salah satu pendekatan pemasaran modern yang terbukti efektif dalam menjangkau konsumen digital.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, UMKM KOMPAK merupakan langkah strategis LNK dalam membantu pelaku usaha makanan dan minuman mengoptimalkan potensi usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program ini juga menjadi wadah perkenalan terhadap produk inovatif LNK seperti FiberCreme bubuk serbaguna tinggi serat dan RichCreme bahan baku premium dengan harga bersaing untuk kreasi UMKM. Keduanya berbasis nabati dan menjadi solusi bagi pelaku UMKM dalam menciptakan produk kuliner yang sehat, lezat, serta bernilai jual lebih tinggi.
“Kualitas produk UMKM kita sudah semakin baik, tetapi tantangan berikutnya bagaimana UMKM bisa memasarkan produknya dengan lebih efektif. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar dan memaksimalkan peluang penjualan digital. LNK ingin menjadi mitra strategis bagi UMKM agar mereka naik kelas sekaligus mengenalkan solusi produk dari LNK yang dapat mendukung daya saing," ujar Corporate Brand Manager PT LNK Ikka Marissa Roberta.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdullah Mochtar menyambut positif inisiatif ini. “Harapannya, pelatihan ini menjadi langkah penting agar produk-produk UMKM kita bisa lebih dikenal, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Melalui UMKM KOMPAK dan kolaborasi lintas sektor, pihaknya berharap dapat turut menciptakan ekosistem UMKM kuliner yang lebih tangguh, adaptif terhadap perubahan digital, serta mampu menciptakan produk yang tidak hanya kompetitif tetapi juga bernilai gizi dan inovatif.
Kerja sama strategis antara LNK dan Dinas Koperasi Mojokerto telah terjalin sejak tahun 2024 dan menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal melalui jalur edukasi dan pemberdayaan.
Program-program seperti UMKM KOMPAK dirancang untuk memperluas akses pelaku usaha mikro terhadap pengetahuan, teknologi, dan inovasi produk pangan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
(jon)
Lihat Juga :