Komisi III DPR Berharap Bareskrim Ambil Alih Kasus Kematian Arya Daru

Rabu, 30 Juli 2025 - 13:59 WIB
loading...
Komisi III DPR Berharap...
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil berharap Bareskrim Polri mengambil alir penanganan kasus kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas terlilt labkan di kamar kosnya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil merespons sikap keluarga Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP) yang tak percaya hasil penyelidikan Polda Metro Jaya. Diketahui Polda Metro Jaya menyimpulkan, tak ada unsur pidana dan keterlibatan orang lain dalam kematian Arya Daru.

Nasir pun berharap agar Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bisa turun tangan untuk mengusut kasus tewasnya Arya Daru. Apalagi, kata dia, korban merupakan diplomat atau abdi negara Kemlu.

Baca juga: Polisi Simpulkan Diplomat Kemlu Arya Daru Bunuh Diri

"Berharap agar Bareskrim Mabes Polri bisa mengambil alih penyelidikan itu mengingat yang meninggal itu adalah seorang yang bekerja di Kementerian penting di republik ini," ucap Nasir saat dihubungi, Rabu (30/7/2025).



Nasir menjelaskan, ambil alih kasus itu bukan dimaksudkan dirinya tak percaya terhadap hasil penyelidikan Polda Metro Jaya.

"Pengambil-alihan ini bukan kita tidak percaya dengan Polda Metro, tapi untuk menjawab keragu-raguan publik soal dugaan kematian Arya," ucapnya.

Nasir pun menghormati hasil penyelidikan Polda Metro Jaya soal kematian ADP yang tidak menemukan unsur pidana dan keterlibatan orang lain. Dengan kata lain, ADP meninggal dengan cara bunuh diri.

Baca juga: Beda dengan Polisi, Keluarga Yakin Diplomat Arya Daru Tewas Bukan karena Bunuh Diri

"Berharap kesimpulan itu masih sebatas koma, belum titik. Sebab pihak keluarga tidak percaya dengan kesimpulan polisi itu," ujar Nasir.

Keluarga almarhum Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (39), angkat bicara usai Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan penyebab kematiannya. Diketahui Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi terlilit lakban.

Respons Keluarga Arya Daru


Kakak ipar Arya Daru yang mewakili keluarga yakni Meta Bagus mengatakan, keluarga menuntut penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, terbuka, dan tidak boleh ada yang ditutupi.

"Kami percaya bahwa setiap orang berhak atas kebenaran, terlebih ketika menyangkut seseorang yang sangat kami cintai. Karena itu, kami sangat berharap agar proses penyelidikan ini dilakukan secara cermat, menyeluruh, dan profesional," kata Meta Bagus, Rabu (30/7/2025).

Keluarga minta seluruh fakta yang ada diperiksa teliti, termasuk masukan dan informasi yang keluarga punya. Penyelidikan diminta dilakukan dengan tanggung jawab dan integritas.

"Artinya, kami berharap setiap fakta yang ada bisa benar-benar diperiksa dengan teliti dan terbuka. Kami juga berharap semua masukan dari keluarga termasuk hal-hal yang kami alami dan ketahui secara langsung dapat ikut dipertimbangkan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di mata keluarga Arya Daru merupakan anak, suami, kakak, adik, dan sahabat yang dikenal berdedikasi serta peduli ke sesama. Maka, keluarga menolak kalau kasus ini cuma disederhanakan atau ditutup cepat.

"Bagi kami, Daru bukan hanya seorang diplomat atau aparatur negara. Ia adalah anak, suami, kakak, adik, dan sahabat yang kami sayangi. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pribadi yang berdedikasi dan memiliki kepedulian tinggi terhadap orang lain. Dan yang tak kalah penting, kami percaya proses ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas oleh pihak-pihak yang berwenang," katanya.

Keluarga mengajak media dan masyarakat luas mengawal proses penyelidikan dengan empati dan informasi berimbang. Mereka merasa pentingnya sikap objektif dan menghargai privasi pihak keluarga.

"Kami percaya, pada waktunya nanti, kebenaran akan terungkap dengan terang dan membawa keadilan serta ketenangan bagi Daru, juga bagi kami yang ditinggalkan. Terima kasih atas doa, perhatian, dan semua bentuk dukungan yang terus kami rasakan dari berbagai pihak," kata dia.

Untuk diketahui, jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu. Ia ditemukan dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning, yang sempat menimbulkan spekulasi publik soal dugaan pembunuhan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Polisi Masih Dalami...
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Banten
Polri Pastikan Listrik...
Polri Pastikan Listrik di Sumatera Sudah Pulih 100% usai Blackout
Bareskrim Gerebek New...
Bareskrim Gerebek New Zone, Penasihat Ahli Kapolri: Tekan Peredaran Narkoba di Sumut
Bareskrim Polri Gerebek...
Bareskrim Polri Gerebek New Zone Medan, Tempat Hiburan Malam Penjual Narkoba Tinggal Tunggu Waktu
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Rekomendasi
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Berita Terkini
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved