Dukung Program MBG, Brigif 4 Mar/BS Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan
Selasa, 29 Juli 2025 - 16:14 WIB
loading...
Komandan Brigif 4 Mar / BS Kolonel Marinir Supriyadi Tarigan berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Foto/istimewa
A
A
A
LAMPUNG - Brigif 4 Mar/BS melakukan budidaya tanaman padi unggul, sayuran, hingga buah. Langkah ini sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komandan Brigif 4 Mar / BS Kolonel Marinir Supriyadi Tarigan mengatakan, pihaknya secara konsisten melaksanakan program ketahanan pangan terpadu di tiga sektor utama yakni, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Di bidang pertanian dan perkebunan Brigif 4 Mar/BS membudidayakan tanaman seperti kangkung, terong, singkong, pisang, ubi jalar, cabai, tomat , serai, melon, nanas, alpukat, pepaya california hingga durian dengan teknik organik yang ramah lingkungan.
Baca juga: Rumkital Marinir Cilandak Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Makan Bergizi Gratis di Majalengka
"Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi prajurit dan keluarga serta masyarakat sekitar," ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Di bidang peternakan, Brigif 4 Mar/BS melakukan pengelolaan ayam petelur, ayam kampung jawa, bebek pedaging, kambing etawa, domba, dan sapi sebagai sumber protein hewani dan mendukung konsumsi pangan sehat secara mandiri. Selain itu, Brigif 4 Mar/BS melakukan budidaya lalat BSF/Magot dalam mendukung pakan ternak dan ikan.
Baca juga: Presiden Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Diapresiasi Dunia
Sementara di bidang perikanan, Brigif 4 Mar/BS membudidayakan ikan patin, ikan gurame, ikan lele dan ikan nila dalam kolam bioflok. Termasuk ikan bawal bintang dalam keramba jaring apung sebagai alternatif protein yang murah dan bergizi.
"Dengan semangat prajurit petarung Harimau Sumatera Brigif 4 Mar/BS dan jajarannya berdiri tegak sebagai garda terdepan tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam mewujudkan kemandirian pangan bangsa," tegasnya.
Di sisi lain, Brigif 4 Mar/BS kembali melaksanakan tabur benih ikan bawal bintang sebanyak 5.000 ekor dan panen melon varietas inthanon yang kali keempat. Melon ini kaya vitamin, bertekstur lembut dan bernilai ekonomi tinggi.
"Panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan satuan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional" ucapnya
Komandan Brigif 4 Mar / BS Kolonel Marinir Supriyadi Tarigan mengatakan, pihaknya secara konsisten melaksanakan program ketahanan pangan terpadu di tiga sektor utama yakni, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Di bidang pertanian dan perkebunan Brigif 4 Mar/BS membudidayakan tanaman seperti kangkung, terong, singkong, pisang, ubi jalar, cabai, tomat , serai, melon, nanas, alpukat, pepaya california hingga durian dengan teknik organik yang ramah lingkungan.
Baca juga: Rumkital Marinir Cilandak Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Makan Bergizi Gratis di Majalengka
"Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi prajurit dan keluarga serta masyarakat sekitar," ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Di bidang peternakan, Brigif 4 Mar/BS melakukan pengelolaan ayam petelur, ayam kampung jawa, bebek pedaging, kambing etawa, domba, dan sapi sebagai sumber protein hewani dan mendukung konsumsi pangan sehat secara mandiri. Selain itu, Brigif 4 Mar/BS melakukan budidaya lalat BSF/Magot dalam mendukung pakan ternak dan ikan.
Baca juga: Presiden Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Diapresiasi Dunia
Sementara di bidang perikanan, Brigif 4 Mar/BS membudidayakan ikan patin, ikan gurame, ikan lele dan ikan nila dalam kolam bioflok. Termasuk ikan bawal bintang dalam keramba jaring apung sebagai alternatif protein yang murah dan bergizi.
"Dengan semangat prajurit petarung Harimau Sumatera Brigif 4 Mar/BS dan jajarannya berdiri tegak sebagai garda terdepan tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam mewujudkan kemandirian pangan bangsa," tegasnya.
Di sisi lain, Brigif 4 Mar/BS kembali melaksanakan tabur benih ikan bawal bintang sebanyak 5.000 ekor dan panen melon varietas inthanon yang kali keempat. Melon ini kaya vitamin, bertekstur lembut dan bernilai ekonomi tinggi.
"Panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan satuan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional" ucapnya
(cip)
Lihat Juga :