Gus Idris Marbawy Cium Tangan Preman Sadis, Aksi Mengejutkan yang Menyentuh Hati Warga

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:48 WIB
loading...
Gus Idris Marbawy Cium...
Ulama kharismatik Gus Idris menyampaikan ceramah kepada masyarakat di Jawa Timur. Foto/istimewa
A A A
JATIM - Sebuah momen mengharukan terjadi di tengah keramaian pasar malam di sebuah kota kecil di Jawa Timur. Bukan karena keributan atau kekerasan, melainkan tindakan penuh kelembutan dari seorang ulama kharismatik , Gus Idris Marbawy.

Dikenal dengan pendekatan dakwahnya yang lembut dan merangkul semua kalangan, Gus Idris membuat publik terdiam ketika secara tiba-tiba mencium tangan seorang preman yang selama ini ditakuti warga. Preman tersebut, bernama Rahmat, dikenal luas karena sikap brutal dan kekerasannya terhadap siapa pun yang menentangnya.

Dalam rangkaian safari dakwahnya, Gus Idris hadir di kawasan tersebut. Di hadapan banyak warga yang berkumpul, Rahmat terlihat duduk bersimpuh di hadapannya. Bukannya ditegur atau dihardik, Gus Idris justru menghampiri, menggenggam tangan Rahmat, dan menciumnya dengan penuh hormat.

Baca juga: Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Sosok Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah

Suasana seketika hening. Banyak warga yang menyaksikan momen tersebut dengan tatapan tak percaya. Tangan yang selama ini menebar ketakutan, kini dicium oleh sosok yang dihormati ribuan umat.

“Ini tangan yang pernah menyakiti banyak orang. Tapi saya yakin, tangan ini juga bisa menjadi jalan kebaikan. Saya mencium tangan ini karena saya percaya, siapa pun bisa berubah,” ucap Gus Idris dengan tenang, Minggu (27/7/2025).

Baca juga: 5 Tips dari Para Ulama untuk Melembutkan Hati, Apa Saja?

Aksi tersebut membuat Rahmat menangis tersedu. Ia mengaku baru pertama kali dalam hidupnya merasa dihargai bukan karena ditakuti, tetapi karena diberikan kesempatan untuk berubah.



Sejak kejadian itu, Rahmat mulai meninggalkan dunia kelam yang selama ini ia jalani. Ia kini aktif mengikuti kegiatan sosial dan dakwah bersama tim Gus Idris, membantu masyarakat dan berbagi pengalaman hidupnya sebagai bentuk pertobatan.

Kisah ini menyebar luas di media sosial dan menjadi inspirasi bagi ribuan orang. Banyak yang menyebut tindakan Gus Idris sebagai “tamparan lembut yang menyentuh jiwa”, serta bukti bahwa kasih sayang dan kelembutan mampu meluluhkan hati yang paling keras sekalipun.

Tindakan Gus Idris menjadi pengingat bahwa perubahan besar seringkali lahir bukan dari kekuatan atau kemarahan, melainkan dari keberanian untuk memaafkan dan ketulusan dalam mencintai sesama manusia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Preman Tanah Abang Pemalak...
Preman Tanah Abang Pemalak Sopir Bajaj Ditangkap Polisi
Aksi Pemalakan Kembali...
Aksi Pemalakan Kembali Terjadi di Tanah Abang, Preman Palak Sopir Bajaj Rp100 Ribu
Kronologi Mobil Pelat...
Kronologi Mobil Pelat Luar Jakarta Dipalak Bang Jago di Kebon Kacang Tanah Abang
Ramadan Jazz Festival...
Ramadan Jazz Festival ke-15 Masjid Cut Meutia, RICMA: Dakwah Kultural Generasi Muda
Gelar Safari Dakwah...
Gelar Safari Dakwah di Cilacap, PP Persis: Perkuat Konsolidasi Jamiyyah
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved