Kasus Perusakan Mobil di Tugu Proklamasi Berakhir Damai

Kamis, 10 September 2020 - 09:12 WIB
loading...
Kasus Perusakan Mobil...
Polsek Metro Menteng mengungkapkan, kasus ancaman kekerasan terhadap pengemudi Avanza terhadap pengendara Fortuner di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir damai.Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polsek Metro Menteng mengungkapkan, kasus perusakan dan ancaman kekerasan terhadap pengemudi Avanza terhadap pengendara Fortuner di kawasan Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir damai.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Gozali Luhulima menjelaskan, peristiwa tersebut hanya salah paham saja. "Masing-masing pihak sudah berdamai dan diselesaikan secara kekeluargaan," jelasnya kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Gozali menegaskan, segala tuduhan kepada pelaku yang disebut sebagai debt collector di medsos juga tidak benar. "Yang di media sosial ada persepsi macam-macam itu tak benar," tegasnya. (Baca juga; Perusakan Mobi Berpenumpang Ibu dan Anak di Taman Proklamasi Viral di Medsos )

Sementara itu, perwakilan dari Maluku Satu Rasa Salam Sarane Bersatu, Dedi Pelu menjelaskan, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat dan korban. "Saya minta maaf kepada semua elemen masyarakat terutama korban," ungkapnya.

Korban, Lidya Adelin pun menyebut persoalan ini sudah selesai secara kekeluargaan. "Sudah selesai baik - baik. Iya kita jadi keluarga aja gitulah. Tidak ada tuntutan apa pun. Di jalan juga bukan karena mereka narik mobil gitu," ungkapnya.

Dia menyebut, apa yang ada di media sosial tak seseram yang terjadi. "Bukan juga soal debt collector. Kesalahpahaman saja," tutup Lidya.

Sebelumnya dari sebuah tayangan video yang diambil saat kejadian, polisi menelusuri pemilik kendaraan Avanza Veloz warna putih yang dikendarai para tersangka. (Baca juga; Dua Pria Lakukan Perusakan Mobil yang Berpenumpang Ibu dan Anak Balita )

Kurang dari 20 jam, para pelaku berinisial PFS (47), LFA (43) dan HA (29) dan satu unit mobil Avanza Veloz B 2**3 UFO akhirnya berhasil ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Menteng.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap tiga tersangka, penyidik kemudian mempertemukan para tersangka dan korban berinisial LA dan SK.

Dari hasil pertemuan itu, terungkap bahwa kejadian pengerusakan mobil Fortuner berawal dari adanya perusakan kaca spion mobil Avanza oleh SK selaku pengemudi mobil Fortuner ketika mobil keduanya hampir bersenggolan di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Tidak terima kaca spion mobilnya dirusak, pengemudi Avanza mengejar mobil Fortuner hingga akhirnya terjadi aksi pengerusakan mobil Fortuner menggunakan batu di Jalan Proklamasi.

Menyadari kesalahan karena kedua pihak terbawa emosi, akhinya ditempuh kesepakatan bahwa keduanya saling memaafkan dan berdamai.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Irvian Bobby Sultan...
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Dapat Intimidasi Sejak di Rutan
Kajari Karo Dicecar...
Kajari Karo Dicecar Habiburokhman soal Dugaan Intimidasi ke Amsal Sitepu
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet TerbaikĀ 
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved