Kematian Diplomat Arya Daru Masih Misteri, Rekaman CCTV di 20 Titik Disita Polisi
Kamis, 24 Juli 2025 - 17:27 WIB
loading...
Kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat masih ditelusuri. Foto/CCTV
A
A
A
JAKARTA - Kematian Arya Daru Pangayunan atau ADP (39), diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat masih ditelusuri. Sampai saat ini, rekaman CCTV di 20 titik telah disita polisi.
“Setidaknya penyelidik telah mengambil rekaman dari 20 titik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (24/7/2025).
Dia menerangkan, puluhan CCTV tersebut itu dari tempat kos korban. Selain itu, CCTV tersebut berasal dari beberapa lokasi yang didatangi korban, termasuk gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Baca juga: Fakta Terbaru, Wajah Diplomat Kemlu Tewas di Menteng juga Tertutup Plastik
“Dimulai dari circle terkecil dari TKP yaitu lingkungan kos korban, kemudian beberapa tempat yang pernah dikunjungi korban sampai 7 hari terakhir. Kemudin juga lokasi-lokasi tempat kerja korban,” ujar dia.
Dia menambahkan, saat ini bukti-bukti yang telah ditelah didapat akan dilakukan peneriksaan oleh Tim Digital Forensik dan analisis dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
Berdasarkan rekaman CCTV, kata Ade Ary, didapati korban membawa tas gendong dan tas belanja. Namun, saat korban turun dari roooftop, tas tersebut tidak dibawanya.
"Kemudian penyelidik mendapatkan fakta berdasarkan pengamatan CCTV, korban naik membawa tas gendong dan tas belanja. Kemudian saat turun, korban sudah tidak membawa tas gendong dan belanja," imbuhnya.
Sebagai informasi, korban Arya Daru Pangayunan atau ADP (39) ditemukan pertama kali pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 WIB. Ia ditemukan tewas dengan kondisi terlilit lakban.
“Setidaknya penyelidik telah mengambil rekaman dari 20 titik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (24/7/2025).
Dia menerangkan, puluhan CCTV tersebut itu dari tempat kos korban. Selain itu, CCTV tersebut berasal dari beberapa lokasi yang didatangi korban, termasuk gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Baca juga: Fakta Terbaru, Wajah Diplomat Kemlu Tewas di Menteng juga Tertutup Plastik
“Dimulai dari circle terkecil dari TKP yaitu lingkungan kos korban, kemudian beberapa tempat yang pernah dikunjungi korban sampai 7 hari terakhir. Kemudin juga lokasi-lokasi tempat kerja korban,” ujar dia.
Dia menambahkan, saat ini bukti-bukti yang telah ditelah didapat akan dilakukan peneriksaan oleh Tim Digital Forensik dan analisis dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
Sempat berada di Rooftop Gedung Kemlu
Polisi menyebut, malam sebelum ditemukan tewas, korban sempat ke rooftop Gedung Kemlu. "Jadi hasil pendalaman terhadap CCTV yang ada di Gedung Kemlu, tempat korban bekerja, maka diduga tanggal 7 Juli 2025, jam 21.43-23-09 atau sekitar 1 jam 26 menit diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemenlu," ungkap dia.Berdasarkan rekaman CCTV, kata Ade Ary, didapati korban membawa tas gendong dan tas belanja. Namun, saat korban turun dari roooftop, tas tersebut tidak dibawanya.
"Kemudian penyelidik mendapatkan fakta berdasarkan pengamatan CCTV, korban naik membawa tas gendong dan tas belanja. Kemudian saat turun, korban sudah tidak membawa tas gendong dan belanja," imbuhnya.
Sebagai informasi, korban Arya Daru Pangayunan atau ADP (39) ditemukan pertama kali pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 WIB. Ia ditemukan tewas dengan kondisi terlilit lakban.
(rca)
Lihat Juga :