ERHA Ultimate dan Pelanggan Tanam Mangrove Bersama di Taman Wisata Alam Angke Kapuk
Senin, 21 Juli 2025 - 10:03 WIB
loading...
ERHA bersama para pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas Start to Change Heroes menggelar kegiatan penanaman 300 pohon mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta, Sabtu (19/7/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - ERHA Ultimate bersama para pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas Start to Change Heroes menggelar kegiatan penanaman 300 pohon mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta. Inisiatif ini menjadi bagian dari kampanye #Plant4Change, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi di kawasan pesisir Jakarta.
Dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dalam 20 tahun terakhir kondisi mangrove secara global cukup memprihatinkan. Global Mangrove Alliance memperkirakan lebih dari 60% mangrove di dunia telah hilang atau terdegradasi. Dengan demikian, hutan mangrove dunia menghilang 3-5 kali lebih cepat dibandingkan hilangnya hutan global.
Indonesia menjadi salah satu negara yang mempunyai hutan mangrove dengan luasan 20-25% ekosistem mangrove di dunia. Menurut KLH, luasan lahan yang dimiliki Indonesia adalah sebesar 3,36 juta hektare yang terbentang dari Papua sampai dengan pulau Sumatera. Baca juga: Awas! Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta Pada 18-27 Juli
Dalam upayanya menjaga kelestarian mangrove, ERHA Ultimate mengajak 40 orang pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas “Start to Change Heroes” untuk melakukan penanaman mangrove di Angke, Jakarta Utara. Komunitas STC Heroes ini, berisikan para pelanggan setia ERHA Ultimate yang mempunyai kepedulian terhadap perbaikan lingkungan disekitarnya, dan merupakan pelanggan yang secara aktif berkontribusi untuk mengembalikan botol kemasan kosmetik plastik ke masing-masing klinik ERHA.
Head of Sustainability & People Relations Arya Noble Group (Induk Usaha ERHA) Oemar Saputra mengatakan, kegiatan #plant4change ini merupakan sebuah kontribusi nyata dari Erha Ultimate Bersama para pelanggan terhadap perbaikan lingkungan. ”Kami secara aktif membawa kampanye perbaikan lingkungan dengan program Start to Change, yaitu sebuah program pengumpulan kembali kemasan plastik kosmetik bekas pakai dari pelanggan untuk dikelola lebih lanjut agar tidak sampai pada tempat pembuangan sampah,” katanya, Sabtu (19/7/2025).
Hari ini ERHA sudah mengelola 2,6 juta botol dan ingin merayakannya dengan melakukan penanaman mangrove bersama dengan para pelanggan yang juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. ”Tujuan kami ingin merubah perilaku pemakai kosmetik untuk mengembalikan kembali kemasan kosmetik plastik bekas pakai yang ada dirumah ke klinik kami,” ujarnya.
Sehingga bisa dipastikan kemasan kosmetik tersebut tidak sampai kepada tempat pembuangan sampah dan dapat dikelola dengan baik untuk menjadi beberapa barang yang bermanfaat. ERHA juga bersinergi Bersama dengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang ditanam tetap tumbuh dan terjaga di habitatnya. ”Kami ingin agar pohon-pohon ini tumbuh besar dan membawa manfaat yang signifikan sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.
Manager Operasional Taman Wisata Alam Angke Kapuk Ratih Maduretno sangat senang sekali dengan adanya kegiatan kolaborasi ini. Ia berharap semakin banyak perusahaan melalui program CSR menjadikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan mangrove.
Di Taman Wisata Alam Angke Kapuk ada 99,82 hektare lahan yang dapat ditanami mangrove. Dari jumlah itu, baru 60% yang ditanami dan dijaga pertumbuhannya. ”Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan ERHA Ultimate dapat Kembali menambah persentase lahan yang sudah tertanam di TWAAK ini dan dapat menjaga ekosistem laut Jakarta agar lebih baik lagi di kedepannya,” katanya.
Sejak diluncurkan, program Start to Change telah berhasil mengelola 2,6 juta botol kosmetik bekas pakai. Mengolah lebih dari 40 ton limbah kosmetik, dan mengajak lebih dari 400.000 pelanggan untuk menjadi agen perubahan.
Melalui pengelolaan botol kosmetik bekas pakai ini, ERHA berhasil mengubah sampah menjadi hal yang lebih bernilai, mulai dari beasiswa pendidikan untuk 50 anak Indonesia, hingga produk merchandise eksklusif berbahan daur ulang. Tak hanya itu, ERHA juga terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengembalikan sampah kosmetiknya. Baca juga: Hutan Mangrove Indonesia Berkontribusi Besar Terhadap Dunia
Tidak hanya dapat ditukarkan di seluruh klinik. Pada 2023 lalu ERHA meluncurkan Cosmetic Reverse Vending Machine (CRVM) pertama di Indonesia. Mesin pengembali otomatis yang menggunakan kecerdasan artifisial pertama di Indonesia ini dapat sangat memudahkan pelanggan untuk mengembalikan kemasan kosmetiknya.
Mesin ini ada di 5 lokasi di Jabodetabek yaitu, Aeon Mall BSD, Aeon Mall Jakarta Garden City, Supermall Karawaci, Senayan Park Mall dan Central Park Mall. Ini adalah bukti keseriusan ERHA dalam berupaya untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan botol kemasan plastik yang dihasilkan.
Dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dalam 20 tahun terakhir kondisi mangrove secara global cukup memprihatinkan. Global Mangrove Alliance memperkirakan lebih dari 60% mangrove di dunia telah hilang atau terdegradasi. Dengan demikian, hutan mangrove dunia menghilang 3-5 kali lebih cepat dibandingkan hilangnya hutan global.
Indonesia menjadi salah satu negara yang mempunyai hutan mangrove dengan luasan 20-25% ekosistem mangrove di dunia. Menurut KLH, luasan lahan yang dimiliki Indonesia adalah sebesar 3,36 juta hektare yang terbentang dari Papua sampai dengan pulau Sumatera. Baca juga: Awas! Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta Pada 18-27 Juli
Dalam upayanya menjaga kelestarian mangrove, ERHA Ultimate mengajak 40 orang pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas “Start to Change Heroes” untuk melakukan penanaman mangrove di Angke, Jakarta Utara. Komunitas STC Heroes ini, berisikan para pelanggan setia ERHA Ultimate yang mempunyai kepedulian terhadap perbaikan lingkungan disekitarnya, dan merupakan pelanggan yang secara aktif berkontribusi untuk mengembalikan botol kemasan kosmetik plastik ke masing-masing klinik ERHA.
Head of Sustainability & People Relations Arya Noble Group (Induk Usaha ERHA) Oemar Saputra mengatakan, kegiatan #plant4change ini merupakan sebuah kontribusi nyata dari Erha Ultimate Bersama para pelanggan terhadap perbaikan lingkungan. ”Kami secara aktif membawa kampanye perbaikan lingkungan dengan program Start to Change, yaitu sebuah program pengumpulan kembali kemasan plastik kosmetik bekas pakai dari pelanggan untuk dikelola lebih lanjut agar tidak sampai pada tempat pembuangan sampah,” katanya, Sabtu (19/7/2025).
Hari ini ERHA sudah mengelola 2,6 juta botol dan ingin merayakannya dengan melakukan penanaman mangrove bersama dengan para pelanggan yang juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. ”Tujuan kami ingin merubah perilaku pemakai kosmetik untuk mengembalikan kembali kemasan kosmetik plastik bekas pakai yang ada dirumah ke klinik kami,” ujarnya.
Sehingga bisa dipastikan kemasan kosmetik tersebut tidak sampai kepada tempat pembuangan sampah dan dapat dikelola dengan baik untuk menjadi beberapa barang yang bermanfaat. ERHA juga bersinergi Bersama dengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang ditanam tetap tumbuh dan terjaga di habitatnya. ”Kami ingin agar pohon-pohon ini tumbuh besar dan membawa manfaat yang signifikan sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.
Manager Operasional Taman Wisata Alam Angke Kapuk Ratih Maduretno sangat senang sekali dengan adanya kegiatan kolaborasi ini. Ia berharap semakin banyak perusahaan melalui program CSR menjadikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan mangrove.
Di Taman Wisata Alam Angke Kapuk ada 99,82 hektare lahan yang dapat ditanami mangrove. Dari jumlah itu, baru 60% yang ditanami dan dijaga pertumbuhannya. ”Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan ERHA Ultimate dapat Kembali menambah persentase lahan yang sudah tertanam di TWAAK ini dan dapat menjaga ekosistem laut Jakarta agar lebih baik lagi di kedepannya,” katanya.
Sejak diluncurkan, program Start to Change telah berhasil mengelola 2,6 juta botol kosmetik bekas pakai. Mengolah lebih dari 40 ton limbah kosmetik, dan mengajak lebih dari 400.000 pelanggan untuk menjadi agen perubahan.
Melalui pengelolaan botol kosmetik bekas pakai ini, ERHA berhasil mengubah sampah menjadi hal yang lebih bernilai, mulai dari beasiswa pendidikan untuk 50 anak Indonesia, hingga produk merchandise eksklusif berbahan daur ulang. Tak hanya itu, ERHA juga terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengembalikan sampah kosmetiknya. Baca juga: Hutan Mangrove Indonesia Berkontribusi Besar Terhadap Dunia
Tidak hanya dapat ditukarkan di seluruh klinik. Pada 2023 lalu ERHA meluncurkan Cosmetic Reverse Vending Machine (CRVM) pertama di Indonesia. Mesin pengembali otomatis yang menggunakan kecerdasan artifisial pertama di Indonesia ini dapat sangat memudahkan pelanggan untuk mengembalikan kemasan kosmetiknya.
Mesin ini ada di 5 lokasi di Jabodetabek yaitu, Aeon Mall BSD, Aeon Mall Jakarta Garden City, Supermall Karawaci, Senayan Park Mall dan Central Park Mall. Ini adalah bukti keseriusan ERHA dalam berupaya untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan botol kemasan plastik yang dihasilkan.
(poe)
Lihat Juga :