Jokowi Jadi Dewan Pembina PSI? Raja Juli Buka Suara
Jum'at, 18 Juli 2025 - 21:21 WIB
loading...
Sekjen PSI Raja Juli Antoni buka suara menanggapi isu Mantan Presiden Indonesia Jokowi akan bergabung sebagai Dewan Pembina. Foto/Ist
A
A
A
SOLO - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni buka suara menanggapi isu mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan bergabung sebagai Dewan Pembina. Raja Juli Antoni mengatakan, dalam politik ada yang bersifat formal, informal, implisit dan eksplisit.
Dia mengingatkan bahwa Kongres PSI diselenggarakan di Solo dan menggunakan properti milik Jokowi, Graha Saba.
Baca juga: Jelang Pemilihan Raya, Kaesang Bakal Keliling Jateng
"Acaranya di Solo. Saya kira semua orang sudah paham kenapa di Solo. Bahkan ini propertinya Pak Jokowi nih ini Graha Saba. Saya dulu hadir nikahan Mas Gibran di gedung ini. Iya itu saya kira juga bagian dari simbol politik ya," katanya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2025).
Selain itu, pada Kamis (17/7/2025), Jokowi telah menerima DPP PSI di kediaman. Kala itu, Jokowi mendapatkan jaket PSI dengan logo gajah.
"Pak Jokowi kemarin sudah pakai jaket PSI tentu itu akan tambah memperlihatkan kepada publik kedekatan emosional kedekatan hati Pak Jokowi kepada PSI," ujar Menteri Kehutanan itu.
Dia mengingatkan bahwa Kongres PSI diselenggarakan di Solo dan menggunakan properti milik Jokowi, Graha Saba.
Baca juga: Jelang Pemilihan Raya, Kaesang Bakal Keliling Jateng
"Acaranya di Solo. Saya kira semua orang sudah paham kenapa di Solo. Bahkan ini propertinya Pak Jokowi nih ini Graha Saba. Saya dulu hadir nikahan Mas Gibran di gedung ini. Iya itu saya kira juga bagian dari simbol politik ya," katanya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2025).
Selain itu, pada Kamis (17/7/2025), Jokowi telah menerima DPP PSI di kediaman. Kala itu, Jokowi mendapatkan jaket PSI dengan logo gajah.
"Pak Jokowi kemarin sudah pakai jaket PSI tentu itu akan tambah memperlihatkan kepada publik kedekatan emosional kedekatan hati Pak Jokowi kepada PSI," ujar Menteri Kehutanan itu.
Lihat Juga :