Kaesang Ungkap Alasan Jokowi Batal Daftar Calon Ketua Umum PSI
Selasa, 15 Juli 2025 - 16:57 WIB
loading...
Kaesang Pangarep menjadi salah satu kandidat dalam Pemilihan Raya untuk mencari Ketua Umum PSI. Dia juga mengungkap alasan Jokowi daftar jadi calon ketua umum. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kaesang Pangarep menjadi salah satu kandidat dalam Pemilihan Raya untuk mencari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025-2030. Dia meminta doa kepada kader untuk kembali maju sebagai pemimpin partai.
“Saya ingin maju sekali lagi untuk menjadi Ketua Umum di PSI. Saya minta doanya dari ama inang semuanya, semoga semuanya lancar tidak ada halangan sama sekali,” ujar Kaesang Pangarep saat kampanye di Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/07/2025).
Baca juga: Kaesang Beri Sinyal Kehadiran Tokoh Nasional di PSI, Jokowi?
Kaesang sempat berkelakar jika ayahnya, Joko Widodo bisa saja ikut dalam Pemilu Raya yang rencananya akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah.
Namun, dia menduga, Presiden Indonesia Ketujuh itu mengurungkan niatnya karena takut setelah mengetahui putranya juga akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PSI.
“Karena kan kalau mau mencalonkan sebagai ketua umum PSI harus mendaftar saya kira kemarin ketika saya mendaftar, beliau (Jokowi) agak sedikit takut ketika saya mendaftar. Insecure bahasa Jakselnya,” candanya.
Dia menegaskan, tetap akan memberikan bantuan kepada warga jika ternyata tidak kembali terpilih sebagai Ketua Umum PSI.
Baca juga: Viral Jepang Akan Blacklist Indonesia Buntut PMI Bermasalah, Begini Respons KBRI Tokyo
“Izin saya minta doanya dari ama inang semua di sini. Terlepas nanti saya menjadi ketua umum atau tidak, saya akan tetap komitmen,” pungkasnya.
“Saya ingin maju sekali lagi untuk menjadi Ketua Umum di PSI. Saya minta doanya dari ama inang semuanya, semoga semuanya lancar tidak ada halangan sama sekali,” ujar Kaesang Pangarep saat kampanye di Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/07/2025).
Baca juga: Kaesang Beri Sinyal Kehadiran Tokoh Nasional di PSI, Jokowi?
Kaesang sempat berkelakar jika ayahnya, Joko Widodo bisa saja ikut dalam Pemilu Raya yang rencananya akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah.
Namun, dia menduga, Presiden Indonesia Ketujuh itu mengurungkan niatnya karena takut setelah mengetahui putranya juga akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PSI.
“Karena kan kalau mau mencalonkan sebagai ketua umum PSI harus mendaftar saya kira kemarin ketika saya mendaftar, beliau (Jokowi) agak sedikit takut ketika saya mendaftar. Insecure bahasa Jakselnya,” candanya.
Dia menegaskan, tetap akan memberikan bantuan kepada warga jika ternyata tidak kembali terpilih sebagai Ketua Umum PSI.
Baca juga: Viral Jepang Akan Blacklist Indonesia Buntut PMI Bermasalah, Begini Respons KBRI Tokyo
“Izin saya minta doanya dari ama inang semua di sini. Terlepas nanti saya menjadi ketua umum atau tidak, saya akan tetap komitmen,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :