100 Warga Bandung Semringah Terima Kunci Rumah Bersubsidi
Selasa, 15 Juli 2025 - 15:44 WIB
loading...
Sebanyak warga Bandung semringah mendapatkan kunci rumah bersubsidi dari pemerintah. Penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada 100 warga berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu malam (13/7/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak warga Bandung semringah mendapatkan kunci rumah bersubsidi dari pemerintah. Penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada 100 warga berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu malam (13/7/2025). Kunci rumah diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
"Malam ini saya serahkan 100 kunci rumah untuk MBR. Ada guru, ada ASN, ada pegawai pabrik, ada karyawan toko dan pelaku usaha kecil lainnya. Program Presiden Prabowo ini didedikasikan untuk rakyat kecil yang berpenghasilan rendah agar bisa hidup sejahtera dan memiliki rumah layak huni," kata Maruarar.
Baca juga: Pemerintah Batalkan Rencana Perkecil Rumah Subsidi Jadi 18 Meter Persegi
Pria yang akrab disapa Bang Ara itu menyatakan, keberhasilan program nasional tiga juta rumah sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan lembaga keuangan.
"Saya minta Sekda Jabar dan dirut bjb menjadi petarung untuk rakyat. Pak Gubernurnya petarung, kalian juga harus jadi petarung. Petarung agar rakyat kecil memiliki rumah layak huni. Sukseskan program KPR FLPP di Jawa Barat dengan target progresif 90 ribu unit," ujar Ara.
Rumah Bersubsidi ini merupakan bersinergi pemerintah dengan bank bjb dalam penyediaan pembiayaan kredit hunian KPR FLPP. Bank bjb merupakan salah satu bank daerah yang mendukung penuh program pemerintah penyediaan 3 juta rumah yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak.
Program ini mendorong pertumbuhan sektor pembiayaan perumahan di Indonesia.
Baca juga: Revisi Kriteria MBR, Pekerja Single Bergaji di Bawah Rp12 Juta Bisa Akses Rumah Subsidi
Kegiatan penyerahan kunci rumah bersubsidi itu terselenggara berkat kolaborasi erat antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan bank bjb.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dan Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin.
Dalam keterangan resmi, bank bjb mencatat sejak 2016 hingga pertengahan 2025, bank bjb telah menyalurkan pembiayaan KPR bersubsidi kepada sekitar 24.087 debitur di Jawa Barat.
Sementara secara nasional, total debitur yang telah mendapatkan pembiayaan KPR FLPP melalui jaringan kantor bank bjb mencapai lebih dari 38.000 orang, mencakup segmen pekerja tetap maupun non tetap.
Berdasarkan pernyataan resmi dari bank bjb, sinergi ini tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap program nasional, namun juga memperkuat peran sebagai mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.
"Malam ini saya serahkan 100 kunci rumah untuk MBR. Ada guru, ada ASN, ada pegawai pabrik, ada karyawan toko dan pelaku usaha kecil lainnya. Program Presiden Prabowo ini didedikasikan untuk rakyat kecil yang berpenghasilan rendah agar bisa hidup sejahtera dan memiliki rumah layak huni," kata Maruarar.
Baca juga: Pemerintah Batalkan Rencana Perkecil Rumah Subsidi Jadi 18 Meter Persegi
Pria yang akrab disapa Bang Ara itu menyatakan, keberhasilan program nasional tiga juta rumah sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan lembaga keuangan.
"Saya minta Sekda Jabar dan dirut bjb menjadi petarung untuk rakyat. Pak Gubernurnya petarung, kalian juga harus jadi petarung. Petarung agar rakyat kecil memiliki rumah layak huni. Sukseskan program KPR FLPP di Jawa Barat dengan target progresif 90 ribu unit," ujar Ara.
Rumah Bersubsidi ini merupakan bersinergi pemerintah dengan bank bjb dalam penyediaan pembiayaan kredit hunian KPR FLPP. Bank bjb merupakan salah satu bank daerah yang mendukung penuh program pemerintah penyediaan 3 juta rumah yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak.
Program ini mendorong pertumbuhan sektor pembiayaan perumahan di Indonesia.
Baca juga: Revisi Kriteria MBR, Pekerja Single Bergaji di Bawah Rp12 Juta Bisa Akses Rumah Subsidi
Kegiatan penyerahan kunci rumah bersubsidi itu terselenggara berkat kolaborasi erat antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan bank bjb.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dan Direktur Utama bank bjb Yusuf Saadudin.
Dalam keterangan resmi, bank bjb mencatat sejak 2016 hingga pertengahan 2025, bank bjb telah menyalurkan pembiayaan KPR bersubsidi kepada sekitar 24.087 debitur di Jawa Barat.
Sementara secara nasional, total debitur yang telah mendapatkan pembiayaan KPR FLPP melalui jaringan kantor bank bjb mencapai lebih dari 38.000 orang, mencakup segmen pekerja tetap maupun non tetap.
Berdasarkan pernyataan resmi dari bank bjb, sinergi ini tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap program nasional, namun juga memperkuat peran sebagai mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.
(shf)
Lihat Juga :