Miris! SDN 1 Kendalrejo Jatim Hanya Dapat 1 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2025
Senin, 14 Juli 2025 - 17:25 WIB
loading...
SDN 1 Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur hanya menerima 1 siswa baru pada tahun ajaran baru 2025. Foto: iNews/Anang Agus Faisal
A
A
A
TRENGGALEK - Tahun ajaran baru 2025 menjadi momen penuh tantangan bagi SDN 1 Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Pasalnya, sekolah ini hanya menerima 1 siswa baru pada tahun ini.
Meski demikian, para guru dan pihak sekolah tetap bersemangat dalam menyambut sekaligus membimbing siswa tersebut.
Baca juga: Siswa MAN 4 Jakarta Raih Penghargaan Outstanding Cambridge 2025
Kepala SDN 1 Kendalrejo Didin Luskha mengatakan, minimnya jumlah siswa baru terkait sedikitnya jumlah lulusan TK di wilayah sekitar. Dari TK di desa setempat hanya ada tiga lulusan dan ketiganya masuk ke wilayah SDN 2 Kendalrejo.
Sementara itu, satu-satunya siswa yang masuk ke SDN 1 Kendalrejo berasal dari TK Giri Arum yang rumahnya berada dekat sekolah.
“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menarik peserta didik baru mulai dari sosialisasi ke TK dan RA, pendataan langsung ke wali murid, hingga menggelar acara kreatif seperti lomba mewarnai celengan yang melibatkan anak-anak TK di sekitar,” ujarnya, Senin (14/7/2025).
Didin juga menyampaikan tingginya tingkat kompetisi antar-SD di wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri. Di lingkungan terdekat, terdapat 5 SD lain yang juga menyelenggarakan pendidikan dasar.
Meski hanya 1 siswa baru, aktivitas MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tetap berlangsung dengan semangat. Guru Kelas 1 SDN 1 Kendalrejo Mita Purwanti yang membimbing siswa tunggal bernama Rahmat menyatakan proses pembelajaran tetap berjalan normal.
Menurut dia, pembelajaran untuk kelas 1 tidak digabung dengan kelas lain mengingat materi dan fase pembelajarannya berbeda.
Pihaknya berkomitmen membuat siswa merasa nyaman. Hal ini dilakukan melalui komunikasi yang aktif dengan orang tua dan pendampingan intensif.
“Rahmat termasuk siswa yang mandiri dan berani, terlihat dari sikapnya sejak hari pertama masuk sekolah yang sudah tidak ditemani orang tua,” kata Mita.
Meski demikian, para guru dan pihak sekolah tetap bersemangat dalam menyambut sekaligus membimbing siswa tersebut.
Baca juga: Siswa MAN 4 Jakarta Raih Penghargaan Outstanding Cambridge 2025
Kepala SDN 1 Kendalrejo Didin Luskha mengatakan, minimnya jumlah siswa baru terkait sedikitnya jumlah lulusan TK di wilayah sekitar. Dari TK di desa setempat hanya ada tiga lulusan dan ketiganya masuk ke wilayah SDN 2 Kendalrejo.
Sementara itu, satu-satunya siswa yang masuk ke SDN 1 Kendalrejo berasal dari TK Giri Arum yang rumahnya berada dekat sekolah.
“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menarik peserta didik baru mulai dari sosialisasi ke TK dan RA, pendataan langsung ke wali murid, hingga menggelar acara kreatif seperti lomba mewarnai celengan yang melibatkan anak-anak TK di sekitar,” ujarnya, Senin (14/7/2025).
Didin juga menyampaikan tingginya tingkat kompetisi antar-SD di wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri. Di lingkungan terdekat, terdapat 5 SD lain yang juga menyelenggarakan pendidikan dasar.
Meski hanya 1 siswa baru, aktivitas MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tetap berlangsung dengan semangat. Guru Kelas 1 SDN 1 Kendalrejo Mita Purwanti yang membimbing siswa tunggal bernama Rahmat menyatakan proses pembelajaran tetap berjalan normal.
Menurut dia, pembelajaran untuk kelas 1 tidak digabung dengan kelas lain mengingat materi dan fase pembelajarannya berbeda.
Pihaknya berkomitmen membuat siswa merasa nyaman. Hal ini dilakukan melalui komunikasi yang aktif dengan orang tua dan pendampingan intensif.
“Rahmat termasuk siswa yang mandiri dan berani, terlihat dari sikapnya sejak hari pertama masuk sekolah yang sudah tidak ditemani orang tua,” kata Mita.
(jon)
Lihat Juga :