15 RT di Petogogan Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, Aktivitas Warga Lumpuh
Minggu, 06 Juli 2025 - 20:55 WIB
loading...
Sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terendam banjir setinggi 1,5 meter pada Minggu (6/7/2025) malam. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu siang menyebabkan 15 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terendam banjir. Genangan banjir Jakarta ini mencapai ketinggian hingga 1,5 meter pada Minggu (6/7/2025) malam.
Tingginya genangan air ini sangat mengakibatkan aktivitas warga lumpuh. Banjir setinggi 1,5 meter tersebut merendam permukiman warga di Petogogan, bahkan turut menenggelamkan kendaraan roda dua milik warga yang terparkir di halaman rumah mereka.
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Kampung Melayu, Warga: Belum Ada Bantuan Makanan
Menurut warga setempat, Solehudin, air mulai naik ke permukiman sejak Minggu sore ketika wilayah Jakata diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Akibat banjir ini, sebagian warga memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya memilih untuk tetap bertahan di rumah mereka dengan kondisi seadanya.
Banjir juga merendam ruas Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur atau tepatnya di underpass Cawang. Banjir tersebut membuat beberapa kendaraan mati mesin alias mogok hingga kemacetan lalulintas tak bisa dihindari.
Salah satu warga, Suryadi menyampaikan bahwa air mulai menggenangi jalan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Berselang 30 menit kemudian ketinggian air di underpass Cawang di atas batas hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas.
"Banjir sih pukul 16.00 WIB, mulai macet atau gak bisa lewat kendaraan itu sekitar pukul 16.30 WIB," ujar warga sekitar Suryadi, Minggu (6/7/2025).
Meski sudah tau bahwa underpass tersebut terendam banjir, sejumlah pengendara terkadang masih nekat melintas. Alhasil beberapa kendaraan yang nekat itu akhirnya mati mesin di tengah banjir.
"Yang maksa jalan pada mogok soalnya air sudah setinggi betis sih tadi, kebanyakan pada muter balik. Kalau paling tinggi se paha sekitar 70 cm lah," tuturnya.
Tingginya genangan air ini sangat mengakibatkan aktivitas warga lumpuh. Banjir setinggi 1,5 meter tersebut merendam permukiman warga di Petogogan, bahkan turut menenggelamkan kendaraan roda dua milik warga yang terparkir di halaman rumah mereka.
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Kampung Melayu, Warga: Belum Ada Bantuan Makanan
Menurut warga setempat, Solehudin, air mulai naik ke permukiman sejak Minggu sore ketika wilayah Jakata diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Akibat banjir ini, sebagian warga memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya memilih untuk tetap bertahan di rumah mereka dengan kondisi seadanya.
Banjir juga merendam ruas Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur atau tepatnya di underpass Cawang. Banjir tersebut membuat beberapa kendaraan mati mesin alias mogok hingga kemacetan lalulintas tak bisa dihindari.
Salah satu warga, Suryadi menyampaikan bahwa air mulai menggenangi jalan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Berselang 30 menit kemudian ketinggian air di underpass Cawang di atas batas hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas.
"Banjir sih pukul 16.00 WIB, mulai macet atau gak bisa lewat kendaraan itu sekitar pukul 16.30 WIB," ujar warga sekitar Suryadi, Minggu (6/7/2025).
Meski sudah tau bahwa underpass tersebut terendam banjir, sejumlah pengendara terkadang masih nekat melintas. Alhasil beberapa kendaraan yang nekat itu akhirnya mati mesin di tengah banjir.
"Yang maksa jalan pada mogok soalnya air sudah setinggi betis sih tadi, kebanyakan pada muter balik. Kalau paling tinggi se paha sekitar 70 cm lah," tuturnya.
(shf)
Lihat Juga :