Basarnas Pastikan 29 Penumpang Masih Hilang Akibat Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Jum'at, 04 Juli 2025 - 23:32 WIB
loading...
Basarnas Pastikan 29...
Basarnas menyebut 29 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali masih hilang. Foto/SindoNews
A A A
BANYUWANGI - Basarnas menyebut 29 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali masih hilang. Saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyatno mengungkapkan, dugaan adanya warga negara Malaysia yang jadi korban tenggelamnya kapal di Selat Bali masih dicari tim penyelamat. Sebab ada informasi warga Malaysia yang naik dalam rombongan travel yang ada di dalam KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Rabu tengah malam WIB.

Dari hasil penelusuran dengan BPBD Jawa Timur, dan kepolisian memang ada mobil travel sesuai dengan informasi Nopol yang dilaporkan. Tapi dari 8 penumpang mobil travel itu belum ada nama Faisal, yang diakui salah satu keluarga yang datang ke posko informasi menjadi korban tenggelamnya kapal.

Baca juga: Menhub Pantau Langsung Evakuasi KMP Tunu Pratama, KNKT Dikerahkan Investigasi

"Setelah ditelusuri, Kami menemukan data dari nopol kendaraan tersebut memang menjadi salah satu penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Namun dari delapan nama dalam manifest travel itu, tidak terdapat nama WNA yang dimaksud," katanya, Jumat malam (4/7/2025).

Eko mengakui adanya perubahan data dari awal yang dirilis oleh tim SAR gabungan, setelah mendapat konfirmasi dari ASDP dan kepolisian. Di mana awalnya tercatat terdapat 29 orang korban selamat, dengan hasil 21 orang korban selamat telah diserahkan kepada pihak keluarga di Ketapang, dan 8 orang korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Gilimanuk.

Baca juga: 6 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diserahkan ke Keluarga, Ini Identitasnya

"Namun setelah dilakukan konfirmasi dan rekonfirmasi, terdapat 9 orang korban selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga di Gilimanuk," ujarnya.

Dari hasil konfirmasi ulang data tersebut, dapat disimpulkan bahwa jumlah korban kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang telah ditemukan sebanyak 36 korban. Rinciannya 30 korban selamat dan 6 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Dengan demikian, data korban yang masih belum ditemukan sesuai data manifest kapal yakni 29 orang," tegasnya.


Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya sekitar pukul 00.15 WITA pada Kamis (3/7/2025) muncul kode merah dari tim operator Pelabuhan Gilimanuk dan salah satu nahkoda kapal lain, terhadap. KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal.

Sekitar pukul 00.19 WITA KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan mengalami black out alias insiden di tengah laut. Total ada sebanyak 53 penumpang dalam manifes, dan 12 kru kapal yang bertugas. Kapal itu juga membawa 22 kendaraan berbagai macam jenis.

Caption KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali (ASDP Ketapang Banyuwangi / istimewa)
Caption Korban tewas kapal tenggelam di Selat Bali (Basarnas / istimewa)
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Basarnas Pastikan Semua...
Basarnas Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan
8 Penumpang Helikopter...
8 Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Tewas
Basarnas: Helikopter...
Basarnas: Helikopter PK-CFX Jatuh di Perbukitan Terjal di Sekadau Kalbar
Lanud Supadio Kerahkan...
Lanud Supadio Kerahkan Super Puma Cari Helikopter PK-CFX yang Hilang di Sekadau Kalbar
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Rekomendasi
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Tim SAR Perluas Pencarian...
Tim SAR Perluas Pencarian 15 Orang Masih Hilang, di Tiga Sektor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved